• About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Fokus Borneo
Advertisement
  • Beranda
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • KPH Tarakan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
    • Parlemen
  • Rubrik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olah Raga
    • Sosial Budaya
    • Hiburan
    • Energi
  • Opini
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • KPH Tarakan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
    • Parlemen
  • Rubrik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olah Raga
    • Sosial Budaya
    • Hiburan
    • Energi
  • Opini
No Result
View All Result
Fokus Borneo
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Advetorial
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • KPH Tarakan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olah Raga
  • Sosial Budaya
  • Travel
  • Energi
  • Hiburan
  • Opini
Home Daerah

Hasbi Tegaskan, RSUD Tarakan Rawat Pasien Positif Covid-19 Sesuai SOP

by Redaksi
28 Maret 2020 14:37
in Daerah, Fokus
A A
Hasbi Tegaskan, RSUD Tarakan Rawat Pasien Positif Covid-19 Sesuai SOP

dr Hasbi Hasyim, Direktur RSUD Tarakan. Poto: fokusborneo.com

TARAKAN – Perawatan pasien positif Covid-19 sudah sesuai Standart Opersional Prosedur (SOP) Kementerian Kesehatan. direktur utama RSUD Tarakan Hasbi hanya menyayangkan, tidak ada kejujuran dari anak pasien sehingga menyebabkan banyak petugas medis RSUD Tarakan kontak dengan pasien.

Dirut RSUD Tarakan Hasbi menjelaskan, bahwa pasien M positif Covid-19, pasien datang bukan dari rujukan Puskesmas atau fasiltas kesehatan tingkat pertama (FKPT).

Baca Juga

Ramadan 1447 H, Wali Kota Rahmad Mas’ud Atur Jam Operasional Hiburan di Balikpapan

Gubernur Zainal Ajak Pengusaha Nasional Realisasikan Investasi Pendidikan dan Kesehatan di Kaltara

Blue Sky Hotel Balikpapan Hadirkan Grand Prize Motor dalam Perayaan Imlek 2026

Bhabinkamtibmas Polsek Tanjung Palas Utara Tanam Jagung Bersama Kelompok Tani di Desa Pimping

Tanggal 18 maret 2020 pasien datang ke praktek spesialis penyakit dalam, dengan keluhan lemas sejak 3 hari tidak ada demam tidak ada batuk dan pilek, riwayat berpergian dan riwayat gula disangkal. Kemudian pasien dikirim ke RSUD Tarakan untuk rawat inap.

“Karena sudah melihat riwayat perjalanan penyakitnya, pasien M tidak dicurigai sebagai Covid-19 karena tidak ada tanda-tanda yang mengarah ke Covid-19, sesuai protap atau pedoman yang dikeluarkan Kemenkes. Dalam protapnya, disebutkan harus ada deman, batuk, pilek dan usia tidak menjadi patokan untuk diagnosis ke Covid-19,” ujar Dirut RSUD Tarakan Hasby, Sabtu (28/3/20).

Tanggal 19 Maret 2020 jam 06.00 Wita, pasien masuk perawatan di Asoka ruang kelas 1 karena tidak ada kecurigaan. Pasien dirawat sebagai pasien diabetes dengan komplikasi lain.

“Untuk gulanya, pasien dikasih insulin serta dilakukan pengecekan gula darah secara berkala setiap 4 jam oleh perawat. Kondisi saat di visit kunjungan dokter pagi hari, pasien masih mengeluh lemas tidak ada sesak, tidak ada batuk dan gula darah sudah mulai terkontrol,” kata Hasby.

Selanjutnya, Pihak RSUD Tarakan merencanakan pemeriksaan dahak untuk memastikan ada TBC atau tidak. Namun pasien belum bisa diambil dahaknya, karena belum ada batuk.

“Pasien sudah mendapatkan pengobatan untuk infeksi radang paru-parunya. Malamnya pasien minta di pindahkan ke ruang VIP jam 17.00 wita dengan keluhan masih tetap lemas. Kemudian dilakukan pengecekan darah kembali, pemeriksaan foto ulang hasilnya infeksi di paru itu makin meluas, serta hasil laboratorium ditemukan penurunan trombosit sel darah putih,” tuturnya.

Hasbi menjelaskan, pada saat itu dokter mulai curiga ke Covid-19. Kemudian ditanya ke Keluarga mengatakan, sudah lama di Jakarta. Hanya satu bulan lalu tidak ingat dan tidak mau memberi kepastian kapan tepatnya kembali ke Tarakan masalahnya disitu.

“Jadi bukan kelalaian rumah sakit melakukan penanganan. Kita sudah sesuai SOP yang ada cuma pasien tidak jujur. Kemudian keluarga sempat emosi ditanya kapan tepatnya dari Jakarta. Setelah didesak anaknya yang menunggu, baru mengaku bahwa Ia bersama Ibunya baru datang dari Jakarta 3 Maret 2020,” jelasnya.

Hasbi menerangkan, pada 15 Maret 2020, pasien mulai timbul gejala lemas. Setelah dicurigai dokter spesialis paru, dokter penyakit dalamnya dan dokter yang bertanggungjawab di ruang VIP, memutuskan untuk memberitahu kepada keluarga dan petugas langsung menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) lengkap.

“Saya sudah komitmen saya tidak mau ada petugas di rumah sakit terpapar. Selalu saya mengingatkan mereka, pada saat ada kecurigaan untuk menggunakan APD lengkap. Penggunaan APD, juga harus bijak jangan sampai tidak perlu dipakai dipakainya karena keterbatasan ketersediaan,” tambahnya.

Lebih lanjut Habsi dijelaskan, Berdasarkan masa inkubasi dan pemeriksaan dokter paru, pada saat itu langsung ditetapkan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) untuk Covid-19 dan harus diisolasi. RSUD Tarakan juga meminta semua keluarga, melakukan isolasi mandiri di rumah saat itu.

Saat itu keluarga mengatakan, harus ada yang menemani Ibunya di ruang isolasi karena Ibunya sudah tua dan tidak mampu melakukan aktivitas sendiri. Sehingga keluarganya juga diisolasi dan disarankan tetap menggunakan masker begitu juga pasiennya.

“Celakanya, anak ini malah memanggil keluarga lain yang ada di luar Kota untuk menggantikannya menjaga Ibunya. Padahal sudah dijelas jangan lah membawa yang lain supaya bisa meminimalisir atau memutus rantai penularan,” tegasnya.

Tanggal 20 Maret 2020 sore jam 16.00 wita pasien dipindah diruang isolasi dan setelah itu kamar VIP dilakukan penyemprotan disinfektan 3 kali berturut-turut. Tanggal 21 dan 22 Maret 2020 dilakukan pengambilan swab diruang isolasi. Tanggal 27 Maret 2020, hasil swab keluar dan dinyatakan positif. (mt/iik)

Tags: borneoCovid-19. KaltaraFBFokusKalimantanPsoitif CoronaRSUDTim Gugus Tugas Covid-19

Berita Lainnya

Daerah

Ramadan 1447 H, Wali Kota Rahmad Mas’ud Atur Jam Operasional Hiburan di Balikpapan

17 Februari 2026 20:46
Gubernur Zainal Ajak Pengusaha Nasional Realisasikan Investasi Pendidikan dan Kesehatan di Kaltara
Daerah

Gubernur Zainal Ajak Pengusaha Nasional Realisasikan Investasi Pendidikan dan Kesehatan di Kaltara

17 Februari 2026 19:33
Fokus

Blue Sky Hotel Balikpapan Hadirkan Grand Prize Motor dalam Perayaan Imlek 2026

17 Februari 2026 18:32
Fokus

Bhabinkamtibmas Polsek Tanjung Palas Utara Tanam Jagung Bersama Kelompok Tani di Desa Pimping

17 Februari 2026 17:57
Daerah

Muhammadiyah Kaltara Tetapkan 1 Ramadhan 18 Februari, Syamsi Sarman Ajak Umat Jaga Toleransi

16 Februari 2026 17:56
Perkuat Pendidikan Vokasi, SMKN 3 Tenggarong Terima Bantuan Komponen Alat Berat  dan Safety Center dari United Tractors
Daerah

Perkuat Pendidikan Vokasi, SMKN 3 Tenggarong Terima Bantuan Komponen Alat Berat dan Safety Center dari United Tractors

16 Februari 2026 16:03
Next Post
Kondisi Pasien Positif Covid-19 di Tarakan Membaik

Kondisi Pasien Positif Covid-19 di Tarakan Membaik

Cegah Covid -19, Kodim 0907/Trk Semprot Disinfektan Rumah Warga

Cegah Covid -19, Kodim 0907/Trk Semprot Disinfektan Rumah Warga

RSUD Tarakan Tiadakan Jam Besuk, Putus Mata Rantai Penularan Covid-19

Kontak Dengan Pasien Covid-19, Hasil Pemeriksaan Puluhan Tenaga Medis Negatif

Discussion about this post

Ikuti Kami

Ikuti Kami
  • Ketua Koperasi Selumit Curhat ke Wamenkop: “Kami Disuruh Berlari, Tapi Modal Masih Terhambat”

    Ketua Koperasi Selumit Curhat ke Wamenkop: “Kami Disuruh Berlari, Tapi Modal Masih Terhambat”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Beasiswa Kaltara Terjun Bebas dari Rp15 Miliar ke Rp5 Miliar, Syamsuddin Arfah Berharap Bisa Dikembalikan 

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 30 Lansia di Tarakan Wisuda S1, Ketua Yayasan Almarhamah Tegaskan Biaya Sekolah Gratis

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dukung Pemeriksaan BPK, Pejabat Pemprov Kaltara Diminta Tunda Dinas Luar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Satlantas Polres Tarakan Sita Puluhan Knalpot Brong, Siap Tindak Tegas Balap Liar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Fokus Borneo

Ikuti Kami

Rubrik

  • Advetorial
  • Daerah
  • Derap Nusantara
  • Ekonomi
  • Energi
  • Fokus
  • Hiburan
  • IKN
  • Kantah Kota Balikpapan
  • Kementrian ATR/BPN
  • KPH Tarakan
  • Kriminal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Olah Raga
  • Opini
  • Otomotif
  • Parlemen
  • Pemkab Bulungan
  • Pemkab Malinau
  • Pemkab Nunukan
  • Pemkab Tana Tidung
  • Pemkot Balikpapan
  • Pemkot Tarakan
  • Pemprov Kaltara
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial Budaya
  • TNI Polri
  • Travel
  • Video

Recent News

Muhammad Nasir Jadi Anggota DPRD Provinsi Pertama Reses di Mansalong, Ini Usulan Warga

Muhammad Nasir Jadi Anggota DPRD Provinsi Pertama Reses di Mansalong, Ini Usulan Warga

17 Februari 2026 21:40

Ramadan 1447 H, Wali Kota Rahmad Mas’ud Atur Jam Operasional Hiburan di Balikpapan

17 Februari 2026 20:46
  • About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 PT KITA MEDIA GROUP

error: Content is protected !!
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
    • Parlemen
  • KPH Tarakan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olah Raga
  • Sosial Budaya
  • Travel
    • Kuliner
  • Energi
  • Hiburan
  • Opini

© 2025 PT KITA MEDIA GROUP