TARAKAN – Suasana berbeda tampak di Kawasan Hutan Lindung Pulau Tarakan, Selasa (9/12). Puluhan pelajar menyusuri lembahan hutan, mengamati lebah tanpa sengat, hingga mencium aroma daun kayu putih yang baru dipetik. Aktivitas tersebut merupakan bagian dari kegiatan “Belajar dari Alam: Pelatihan Budidaya Kayu Putih dan Lebah Madu Kelulut untuk Generasi Muda Kota Tarakan” yang diselenggarakan oleh Gapoktanhut Lestari Gunung Selatan bersama UPTD KPH Kota Tarakan.
Kegiatan ini diikuti 50 siswa dari SMP Negeri 9 dan SMP Negeri 11 Tarakan, serta melibatkan mitra lintas sektor, di antaranya PT Pertamina EP Tarakan, PT Pertamina Patra Niaga FT Tarakan, dan Kelurahan Kampung 1 Skip. Sekolah alam tersebut berlangsung di Ekowisata Gunung Selatan yang dikembangkan sebagai Eco-Edu-Park.
Acara dibuka oleh Kepala Seksi Perencanaan dan Pemanfaatan Hutan UPTD KPH Kota Tarakan, H. Heriansyah, S.Hut, yang menegaskan bahwa hutan tidak hanya berfungsi sebagai kawasan lindung, tetapi juga sebagai ruang belajar, inovasi, dan peluang usaha berkelanjutan bagi generasi muda.

Selama pelatihan, peserta mendapatkan materi budidaya lebah madu kelulut dan pemanfaatan kayu putih. Para siswa mempelajari struktur koloni lebah, manfaat madu, hingga melakukan praktik langsung dengan mengamati sarang dan mencicipi madu kelulut yang memiliki nilai ekonomi tinggi.
Peserta juga diajak melihat proses pemanenan daun kayu putih di lapangan serta menyaksikan secara langsung penyulingan minyak kayu putih di Pabrik Cap Burung Kenawai yang dikenal memiliki kandungan cineol tinggi dan daya saing produk lokal.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan penanaman pohon sebagai simbol kepedulian terhadap lingkungan dan komitmen menjaga kelestarian hutan.
Kegiatan ini didukung Small Grant Dana Masyarakat untuk Lingkungan sebagai bagian dari upaya mewujudkan target FOLU Net Sink 2030. Melalui kegiatan ini, diharapkan tumbuh kepedulian lingkungan, meningkatnya pengetahuan generasi muda, serta lahirnya wirausaha hijau sejak dini.
Ke depan, Gapoktanhut Lestari Gunung Selatan siap menjadi lokasi kegiatan serupa bagi sekolah lain di Kota Tarakan dalam rangka penguatan ekowisata dan edukasi lingkungan berbasis hutan. (**)














Discussion about this post