• About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Fokus Borneo
Advertisement
  • Beranda
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • KPH Tarakan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • Rubrik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olah Raga
    • Sosial Budaya
    • Hiburan
    • Energi
  • Opini
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • KPH Tarakan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • Rubrik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olah Raga
    • Sosial Budaya
    • Hiburan
    • Energi
  • Opini
No Result
View All Result
Fokus Borneo
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Advetorial
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • KPH Tarakan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olah Raga
  • Sosial Budaya
  • Travel
  • Energi
  • Hiburan
  • Opini
Home Advetorial Pemkot Tarakan

Pemkot Tarakan Proaktif Jalankan Sekolah Rakyat

by Redaksi
22/10/2025
in Pemkot Tarakan
A A

Wakil Wali Kota, Ibnu Saud meninjau pelaksanaan Program Sekolah Rakyat bersama Ombudsman RI di Tarakan, Rabu (22/10/2025).

TARAKAN, Fokusborneo.com  – Dalam kunjungan bersama Anggota Ombudsman RI, Wakil Wali Kota Tarakan Ibnu Saud menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam menjalankan program Sekolah Rakyat (SR). Menurutnya, langkah cepat ini diambil agar pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu tidak tertunda hanya karena urusan anggaran.

Wakil Wali Kota Tarakan, Ibnu Saud, menjelaskan meskipun program tersebut merupakan inisiatif pemerintah pusat, pihaknya tidak ingin hanya menunggu. Pemkot Tarakan memilih memanfaatkan sumber daya yang tersedia melalui APBD agar program ini bisa segera berjalan.

Baca Juga

​Meriahnya Jalan Sehat Karang Rejo Bareng Barokah, Walikota Titip Pesan Penting

Cegah Bahaya Kebakaran Batubara, Wali Kota Tarakan Tutup Sementara Jalan Pantai Amal

Gerak Jalan Tarakan Kembali Setelah 17 Tahun Vakum, 1.980 Peserta Ikut

Wawali Tarakan Tekankan Pentingnya Penempatan ASN Sesuai Kompetensi

“Kalaupun ini salah, tapi kan kesalahan yang baik. Salahnya kami ya kami memulai. Daripada nunggu benar terus diam saja, bagaimana?” ujarnya.

Menurut Ibnu, Sekolah Rakyat adalah terobosan besar dalam upaya pemerintah memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan yang terintegrasi. Di sekolah ini, seluruh kebutuhan siswa mulai dari pakaian, makan, perlengkapan mandi, hingga tempat tinggal ditanggung penuh pemerintah.

“Kaos kakinya dan seluruh pakaiannya diurus pusat. Bahkan kebutuhan kecil seperti sabun dan sikat gigi pun disiapkan. Anak-anak tinggal belajar saja,” jelasnya.

Namun, karena belum semua daerah menerima alokasi APBN secara merata, pelaksanaan di Tarakan masih menggunakan APBD. Kondisi ini membuat standar pelaksanaan program bisa sedikit berbeda dibanding daerah lain. Meski begitu, Ibnu menilai Tarakan termasuk yang paling siap menjalankan program tersebut.

“Kita ini memulai dengan segala keterbatasan. Tapi tugas ini harus dituntaskan karena sudah menjadi bagian dari konstitusi,” tegasnya.

Selain soal pendanaan, Pemkot Tarakan juga menghadapi tantangan sosial dalam pelaksanaan program ini. Hingga saat ini jumlah siswa di Sekolah Rakyat Tarakan baru mencapai sekitar 50 orang, dari kuota ideal 100 siswa.

Beberapa masyarakat masih enggan menyekolahkan anaknya karena belum memahami konsep sekolah berbasis asrama ini.

“Ada yang miskin tapi tidak mau anaknya di sekolah rakyat. Kadang bukan gengsi, tapi belum paham. Bahkan ada yang bilang, ‘Bisa nggak Pak, kalau bantuannya diuangkan saja, nanti kami masak sendiri di rumah.’ Padahal kalau begitu, ya bukan Sekolah Rakyat namanya,” terang Ibnu.

Mengatasi hal itu, Pemkot berencana melakukan pendekatan lebih intensif kepada masyarakat. Sosialisasi dinilai penting agar masyarakat memahami bahwa Sekolah Rakyat bukan hanya tempat belajar, tapi juga sarana pembinaan karakter dan peningkatan kualitas hidup keluarga miskin.

“Kadang-kadang kami melakukan persuasi dianggap mengintimidasi. Padahal niatnya baik. Karena ada anak yang sudah kerasan, tapi orang tuanya malah minta pulang. Butuh waktu dan proses,” katanya.

Ibnu juga menyoroti pentingnya kejelasan petunjuk teknis (juknis) dan standar operasional program dari pemerintah pusat. Ia berharap juknis itu segera diterbitkan agar pelaksanaan di daerah bisa lebih terarah dan seragam.

“Kita ini menunggu juknisnya keluar. Katanya akan segera. Tapi sembari menunggu itu, kita tidak bisa diam. Karena kalau ada masalah, yang kena bukan pusat, tapi Pemkot di lapangan,” ucapnya.

Ia mengibaratkan kondisi saat ini seperti membangun pondasi tanpa peta yang lengkap. “Kami memantau dan menyesuaikan di lapangan. Kalau ada yang perlu diperbaiki, kami sesuaikan. Jadi, takarannya kita yang mengatur sendiri sementara ini,” tambahnya.

Meski begitu, Ibnu optimistis ke depan Sekolah Rakyat di Tarakan akan berkembang lebih baik. Pemkot telah menyiapkan lahan baru di Kecamatan Tarakan Utara untuk pembangunan fasilitas Sekolah Rakyat yang akan dibiayai penuh oleh APBN pada tahun anggaran mendatang.

“Kalau yang di sana nanti pasti APBN. Kita sudah sediakan tanahnya, dan rencana pembangunannya sudah masuk dalam program nasional,” ungkapnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya memandang program ini sebagai investasi jangka panjang. Menurutnya, hasil dari Sekolah Rakyat tidak bisa dilihat dalam hitungan bulan, tetapi akan terlihat dalam satu atau dua dekade mendatang.

“Saya berani taruhan, yang hari ini baru 50 siswa, dua puluh tahun lagi akan jadi orang. Karena dengan tekad dan pendidikan yang benar, mereka bisa mengubah nasibnya. Ini jalan paling cepat untuk mengangkat derajat dari kemiskinan,” tuturnya penuh keyakinan.

Ibnu menilai, terlepas dari segala kekurangan di tahap awal, pelaksanaan Sekolah Rakyat di Tarakan telah menunjukkan hasil positif. Fasilitas makan dan asrama dinilai layak, bahkan lebih baik dibanding standar rumah tangga biasa.

“Kalau kita lihat tadi secara fisik, makanannya oke, prosesinya di atas rata-rata rumah tangga. Belum selevel restoran, tapi sudah jauh lebih baik,” kata Ibnu menambahkan.

Ia berharap program ini bisa menjadi model bagi daerah lain dalam memperkuat kolaborasi pusat dan daerah. “Kita ini cuma ingin memastikan, ketika nanti pusat datang melihat, mereka bisa bilang, ‘Oh, ternyata di Tarakan sudah jalan.’ Jadi, jangan menunggu, tapi tunjukkan kita bisa memulai lebih dulu,” tutupnya.(**)

 

 

Tags: APBDAPBNIbnu SaudJuataKalimantan UtaraKemiskinan EkstremPemerintah Kota TarakanPendidikanProgram NasionalSekolah rakyatSosialisasiTarakan

Berita Lainnya

​Meriahnya Jalan Sehat Karang Rejo Bareng Barokah, Walikota Titip Pesan Penting
Daerah

​Meriahnya Jalan Sehat Karang Rejo Bareng Barokah, Walikota Titip Pesan Penting

25 Agustus 2026 08:34
Cegah Bahaya Kebakaran Batubara, Wali Kota Tarakan Tutup Sementara Jalan Pantai Amal
Pemkot Tarakan

Cegah Bahaya Kebakaran Batubara, Wali Kota Tarakan Tutup Sementara Jalan Pantai Amal

24 Agustus 2026 13:10
Daerah

Gerak Jalan Tarakan Kembali Setelah 17 Tahun Vakum, 1.980 Peserta Ikut

23 Agustus 2026 11:06
Wawali Tarakan Tekankan Pentingnya Penempatan ASN Sesuai Kompetensi
Pemkot Tarakan

Wawali Tarakan Tekankan Pentingnya Penempatan ASN Sesuai Kompetensi

21 Agustus 2026 07:56
Daerah

Kota Tarakan Raih Penghargaan Indeks Reformasi Hukum Terbaik 2026

20 Agustus 2026 09:08
Daerah

HAN 2026, Pemkot Tarakan Buka Ruang Aspirasi Anak

18 Agustus 2026 12:20
Next Post

Ombudsman RI Soroti Kesiapan Sarpras Sekolah Rakyat di Tarakan

Sepenuhnya APBN, Sarpras Sekolah Rakyat Dipenuhi Bertahap

Pemantauan Forkopimda Ungkap Tingginya Peredaran Narkoba di Kampung Tias

Discussion about this post

Ikuti Kami

Ikuti Kami
  • Siswa Tarakan Harumkan Kaltara di O2SN Nasional, Disdik Beri Apresiasi

    Siswa Tarakan Harumkan Kaltara di O2SN Nasional, Disdik Beri Apresiasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cegah Bahaya Kebakaran Batubara, Wali Kota Tarakan Tutup Sementara Jalan Pantai Amal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Soliditas TNI–Polri Jaga Perbatasan RI–Malaysia, Kapolda Kaltara Sambangi Satgas Pamtas Yonarmed 4/Parahyangan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Aliansi Peduli NTT di Tarakan Galang Dana untuk Korban Gempa, Hari Pertama Terkumpul Rp16 Juta

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Satu Suara, DPRD Tarakan dan Ormas Bersatu Tolak LGBT

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Fokus Borneo

Ikuti Kami

Rubrik

  • Advetorial
  • Daerah
  • Derap Nusantara
  • Ekonomi
  • Energi
  • Fokus
  • Hiburan
  • IKN
  • Kantah Kota Balikpapan
  • Kementrian ATR/BPN
  • KPH Tarakan
  • Kriminal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Olah Raga
  • Opini
  • Otomotif
  • Parlemen
  • Pemkab Bulungan
  • Pemkab Malinau
  • Pemkab Nunukan
  • Pemkab Tana Tidung
  • Pemkot Balikpapan
  • Pemkot Tarakan
  • Pemprov Kaltara
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial Budaya
  • TNI Polri
  • Travel
  • Video

Recent News

BPN Balikpapan Dukung Magang Nasional 2026, Dorong Pengembangan Kompetensi Lulusan Baru

25 Agustus 2026 22:01

Selembar Sertipikat, Menjaga Amanah dan Masa Depan Tanah Wakaf

25 Agustus 2026 21:58
  • About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 PT KITA MEDIA GROUP

error: Content is protected !!
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • KPH Tarakan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olah Raga
  • Sosial Budaya
  • Travel
    • Kuliner
  • Energi
  • Hiburan
  • Opini

© 2025 PT KITA MEDIA GROUP