TARAKAN, Fokusborneo.com – Aksi kepedulian ditunjukkan mahasiswa dan masyarakat Nusa Tenggara Timur (NTT) yang berada di Kota Tarakan, Rabu (19/8/26).
Bergabung dalam Aliansi Peduli NTT, sekitar 45 massa aksi menggelar penggalangan dana untuk membantu korban terdampak bencana gempa bumi bermagnitudo 7,7 yang menguncang wilayah NTT, beberapa hari lalu.
Aksi yang berlangsung dari pukul 15.00 hingga 18.00 Wita ini, disebar di dua lokasi strategis, yaitu lampu merah Grand Tarakan Mall (GTM) dan lampu merah Ladang.
Kegiatan ini melibatkan gabungan dari Kerukunan Keluarga Nusa Tenggara Timur (K2NTT) Kota Tarakan, Ikatan Mahasiswa (IKM) NTT Universitas Borneo Tarakan (UBT), serta Himpunan Mahasiswa Katolik Tarakan.
Ketua IKM NTT, Erliana Kelen, menjelaskan bahwa aksi kemanusiaan ini lahir dari rasa kepedulian mendalam terhadap warga di tujuh kabupaten terdampak gempa di NTT.
”Maksud dan tujuan kami turun ke jalan adalah karena rasa kepedulian kami terhadap saudara-saudara kita di NTT yang sedang mengalami bencana alam gempa bumi berkekuatan 7,7. Ada tujuh kabupaten yang terdampak, banyak korban jiwa, dan ada sekitar 59 ribu jiwa yang kini mengungsi,” ujar Erliana.
Pada hari pertama aksi, Aliansi Peduli NTT berhasil mengumpulkan dana sebesar Rp16.043.400.

Erliana mengungkapkan, aksi penggalangan dana ini tidak hanya berhenti di hari Rabu. Pihaknya berencana melanjutkan aksi jalanan pada hari berikutnya, serta akan kembali menggalang dana di arena Pekan Kebudayaan yang berlokasi di Taman Berkampung.
Seluruh bantuan uang yang terkumpul nantinya akan disalurkan secara langsung melalui Pemerintah Daerah Provinsi Nusa Tenggara Timur.
Selain aksi di jalan raya, Aliansi Peduli NTT juga membuka posko penerimaan bantuan logistik bagi masyarakat Kota Tarakan yang ingin menyumbangkan barang berupa pakaian layak pakai, obat-obatan, maupun sembako.
”Para pengungsi sangat membutuhkan bantuan seperti pakaian layak pakai, sembako, dan obat-obatan. Masyarakat Tarakan yang ingin menyalurkan bantuan barang bisa langsung mengantarkannya ke Sekretariat K2NTT di Pasir Putih, Jalan Cendrawasih Gang Lili 2,” jelasnya.
Erliana juga menyampaikan permohonan maaf dan imbauannya kepada warga Kota Tarakan atas potensi terganggunya kenyamanan lalu lintas selama aksi berlangsung.
”Kami mohon maaf jika kegiatan ini sedikit mengganggu aktivitas berkendara warga Tarakan. Namun, kami sangat berharap masyarakat Kota Tarakan tergerak hatinya untuk ikut ambil bagian membantu saudara-saudara kita di NTT. Berapa pun besaran bantuan yang diberikan, sangat berarti bagi mereka,” pungkas Erliana.(*/mt)












Discussion about this post