• About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Fokus Borneo
Advertisement
  • Beranda
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • KPH Tarakan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • Rubrik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olah Raga
    • Sosial Budaya
    • Hiburan
    • Energi
  • Opini
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • KPH Tarakan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • Rubrik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olah Raga
    • Sosial Budaya
    • Hiburan
    • Energi
  • Opini
No Result
View All Result
Fokus Borneo
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Advetorial
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • KPH Tarakan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olah Raga
  • Sosial Budaya
  • Travel
  • Energi
  • Hiburan
  • Opini
Home Daerah

Resmikan Kampung Mural, Gubernur Berpesan Agar Selalu Dijaga

by Redaksi
10/02/2020
in Daerah
A A
Kaltara Dapat 90 Unit PLTS Rooftop On Grid

Gubernur Kaltara, Dr. Irianto Lambrie. Poto : Humas Pemprov Kaltara

TARAKAN – Atas kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah, sebagai upaya penanganan kawasan kumuh, pemerintah melakukan program KOTAKU (Kota Tanpa Kumuh). Di Kalimantan Utara (Kaltara), program penanganan kawasan kumuh, salah satunya dilaksanakan di Tarakan.

“Penataan kawasan kumuh menjadi salah satu perhatian pemerintah. Baik dari pusat maupun daerah. Kita berkolaborasi untuk menangani masalah ini, sebagai salah satu bagian upaya menata wilayah, agar menjadi lingkungan yang bersih dan sehat,” kata Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie saat meresmikan “Kampung Mural”, salah satu daerah di Kelurahan Karang Rejo, Tarakan Barat yang telah ditata dari sebelumnya merupakan kawasan kumuh.

Baca Juga

Dekranasda Dorong Talenta Muda Fashion Naik Kelas

Diduga Catut Nama Kadis DLH Bulungan untuk Minta Uang, Ismail: Itu Penipuan

Sambut Ekspedisi Arsitektur Lintas Borneo, Pemprov Dorong Pelestarian Warisan Budaya

39 Peserta Ikuti Balap Speedboat, UMKM Ikut ‘Kecipratan’ Manfaat Ekonomi

Gubernur mengungkapkan, ada 4 indikator daerah disebut sebagai kawasan kumuh. Pertama, penataan rumah atau pemukiman. “Letak rumah yang tidak beraturan menjadi salah satu indikator daerah kumuh. Makanya perlu dilakukan penataan, juga peningkatan perumahan warga yang sebelumnya tidak layak menjadi layak,” kata Irianto, Jumat (7/2).

Dalam penataan rumah, atau peningkatan kualitas rumah, Pemprov berkolaborasi dengan pusat telah melakukan melalui program rehab rumah. “Hingga kini, sudah ada 10.000 rumah lebih di Kaltara yang kita bantu rehab. Yang sebelum tidak layak, menjadi layak huni. Menjadi lebih rapi,” ujarnya.

Selain rumah, kedua yang perlu ditata adalah sanitasi. Kemudian ketiga jalan lingkungan, serta yang terakhir adalah penanganan sampah atau kebersihan. Dalam penanganan kawasan kumuh, disebutkan Irianto ada program KOTAKU.

Melalui program ini, dilakukan penataan pada kawasan yang sebelumnya kumuh dan sempit, menjadi kawasan yang lebih tertata. Pola pelaksanaan, kolaborasi antara Pusat melalui Kementerian PUPR, dengan Pemerintah Daerah dan juga pemberdayaan masyarakat.

“Banyak orang yang beranggapan, bahwa ini adalah program pusat, gunakan APBN. Jadi bukan hasil kerja pemerintah daerah. Perlu saya jelaskan, agar tidak ada kesalahpahaman. Bahwa semua program yang didanai oleh APBN, tidak akan terlaksana tanpa ada persetujuan atau sepengetahuan Gubernur. Termasuk dalam program KOTAKU ini. Sebelumnya telah melalui usulan yang disampaikan ke pusat,” terangnya.

Kampung Mural di Karang Rejo yang diresmikan Gubernur ini, merupakan salah satu contoh daerah yang sudah ditata melalui program KOTAKU.  Pada 2019 lalu, dialokasikan anggaran sebesar Rp 11,2 miliar. Daerah yang merupakan pesisir pantai itu, sekarang telah banyak berubah. Kawasannya menjadi lebih tertata rapi.

Ditambah lagi dengan kreatifitas, berupa gambar-gambar mural yang membuat lingkungan semakin cantik dan bernilai seni.  Sehingga disebut sebagai Kampung Mural.

Atas pembangunan fasilitas tersebut, gubernur berpesan kepada masyarakat, terutama di wilayah yang sudah dibangun dan ditata lingkungannya untuk sama-sama menjaga. “Jaga fasilitas yang ada. Saya juga mengajak, mari kita ubah pola pikir kita ke arah yang lebih baik. Disiplin, dengan selalu kebersihan lingkungan kita. Jangan buang sampah sembarang,” tutupnya.(**/Redaksi)

Tags: borneoFokusFokusboneoKalimantan UtaraKampung MuralKota Tanpa KumuhKotakuTarakan

Berita Lainnya

Daerah

Dekranasda Dorong Talenta Muda Fashion Naik Kelas

24 Agustus 2026 20:06
Daerah

Diduga Catut Nama Kadis DLH Bulungan untuk Minta Uang, Ismail: Itu Penipuan

24 Agustus 2026 16:15
Daerah

Sambut Ekspedisi Arsitektur Lintas Borneo, Pemprov Dorong Pelestarian Warisan Budaya

24 Agustus 2026 11:52
39 Peserta Ikuti Balap Speedboat, UMKM Ikut ‘Kecipratan’ Manfaat Ekonomi
Daerah

39 Peserta Ikuti Balap Speedboat, UMKM Ikut ‘Kecipratan’ Manfaat Ekonomi

24 Agustus 2026 06:45
Daerah

25 Kafilah Kaltara Siap Berlaga di MTQ VIII KORPRI Nasional 2026

23 Agustus 2026 20:06
Daerah

Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak Kebakaran di Baru Ilir

23 Agustus 2026 19:56
Next Post
KPU Kaltara Pantau Proses Penerimaan PPK di Daerah, Geografis Jadi Kendala

KPU Kaltara Pantau Proses Penerimaan PPK di Daerah, Geografis Jadi Kendala

13 Februari Tes Kesehatan, Ini Daftar 12 Balon Bawaslu Kaltara

13 Februari Tes Kesehatan, Ini Daftar 12 Balon Bawaslu Kaltara

Perlu Pembelajaran Berbasis Bermain yang Inovatif dan Kreatif di PAUD

Perlu Pembelajaran Berbasis Bermain yang Inovatif dan Kreatif di PAUD

Discussion about this post

Ikuti Kami

Ikuti Kami
  • Pembangunan Yonif TP 922/Upun Taka di Tana Tidung Segera Dimulai, Diawali Prosesi Adat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Siswa Tarakan Harumkan Kaltara di O2SN Nasional, Disdik Beri Apresiasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cegah Bahaya Kebakaran Batubara, Wali Kota Tarakan Tutup Sementara Jalan Pantai Amal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Empat Perumda Tarakan Bakal Dilebur, Direktur Poltek Bisnis Kaltara Dorong Skema Holding Perseroda

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bupati Tana Tidung Sampaikan Duka Cita Atas Kebakaran di Tideng Pale, Ajak Warga Saling Bantu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Fokus Borneo

Ikuti Kami

Rubrik

  • Advetorial
  • Daerah
  • Derap Nusantara
  • Ekonomi
  • Energi
  • Fokus
  • Hiburan
  • IKN
  • Kantah Kota Balikpapan
  • Kementrian ATR/BPN
  • KPH Tarakan
  • Kriminal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Olah Raga
  • Opini
  • Otomotif
  • Parlemen
  • Pemkab Bulungan
  • Pemkab Malinau
  • Pemkab Nunukan
  • Pemkab Tana Tidung
  • Pemkot Balikpapan
  • Pemkot Tarakan
  • Pemprov Kaltara
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial Budaya
  • TNI Polri
  • Travel
  • Video

Recent News

Satu Suara, DPRD Tarakan dan Ormas Bersatu Tolak LGBT

Satu Suara, DPRD Tarakan dan Ormas Bersatu Tolak LGBT

24 Agustus 2026 21:17

Dekranasda Dorong Talenta Muda Fashion Naik Kelas

24 Agustus 2026 20:06
  • About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 PT KITA MEDIA GROUP

error: Content is protected !!
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • KPH Tarakan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olah Raga
  • Sosial Budaya
  • Travel
    • Kuliner
  • Energi
  • Hiburan
  • Opini

© 2025 PT KITA MEDIA GROUP