• About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Fokus Borneo
Advertisement
  • Beranda
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • KPH Tarakan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • Rubrik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olah Raga
    • Sosial Budaya
    • Hiburan
    • Energi
  • Opini
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • KPH Tarakan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • Rubrik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olah Raga
    • Sosial Budaya
    • Hiburan
    • Energi
  • Opini
No Result
View All Result
Fokus Borneo
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Advetorial
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • KPH Tarakan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olah Raga
  • Sosial Budaya
  • Travel
  • Energi
  • Hiburan
  • Opini
Home Daerah

Data Pedagang Kecil, Pemerintah Siapkan BLT

Paling Terdampak Ekonomi Akibat Covid-19

by Redaksi
30/03/2020
in Daerah
A A
Data Pedagang Kecil, Pemerintah Siapkan BLT

PASTIKAN AMAN : Gubernur Kaltara, Dr H Irianto Lambrie mengecek langsung kondisi Pasar Induk Tanjung Selor, guna memastikan stabilitas pangan. Foto : Humas Pemprov Kaltara

TANJUNG SELOR – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Dr H Irianto Lambrie memastikan stabilitas harga dan pasokan barang pokok di Kaltara masih dalam taraf aman, meski Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) masih terus mewabah. Walau demikian, Gubernur mengatakan, daya beli masyarakat ketersediaan bahan pokok di pasar-pasar tradisional harus terus dipantau, berikut stabilitas harganya. Mengingat Covid-19 terus berkembang, di saat itu pula harus dilakukan pengecekan harga dan pasokan barang pokok secara berkelanjutan.

“Ini sesuai dengan arahan Bapak Presiden kepada seluruh Kepala Daerah agar senantiasa terus mengikuti dampak ekonomi Covid-19. Untuk itu juga, saya sudah meminta Sekda, Disperindagkop, Dinas Ketahanan Pertanian dan Ketahanan Pangan, termasuk Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 melakukan pemantauan harian, bahkan per jam di pasar,” ujar Gubernur, Jumat (27/3) lalu.

Baca Juga

Dukung DPRD Bentuk Pansus Soal WKP, Pertamina EP Siap Berikan Data

BPN Kota Tarakan Dukung Pembentukan Pansus DPRD Terkait Sengketa Lahan WKP Pertamina

DWP Kaltara Aktifkan Kembali Koperasi, Perkuat Pemberdayaan Ekonomi Anggota

Gubernur Resmikan Kapel Rumah Doa SMA Negeri 1 Tanjung Palas Barat

Di Pasar Induk Bulungan, Gubernur mendengar keluhan pedagang sayuran yang beberapa hari ini kesulitan mendapatkan omset normal seperti lazimnya akibat pasar yang sepi pembeli. Kurangnya pembali dipastikan Gubernur, akibat rasa khawatir masyarakat terhadap wabah virus Corona. “Yang sangat kasihan memang adalah pegadagang kecil, khususnya penjual sayur atau pedagang yang memang penghasilan per harinya adalah pembelian masyarakat,” ujarnya.

“Memang saat ini pasar-pasar umumnya sepi, termasuk di Bulungan. Kalau dulu mereka mendapat Rp 100 ribu sehari tidak terlalu susah, beberapa hari ini dapat Rp 50 ribu saja mulai agak berat. Cukup beli beras 1 kilogram dan lauk sedikit. Kalau satu hari mereka tidak laku, mereka tidak bisa makan,” ujarnya.

Pemprov Kaltara sebut Gubernur Irianto akan segera mendata pedagang-pedagang kecil yang sangat terdampak dari sisi ekonomi akibat wabah Covid-19. Kata Gubernur, hal ini akan segera dikoordinasikan dengan pemerintah sebagai regulator yang akan menggelontorkan social safety net (bantuan sosial) berupa Bantuan Langsung Tunai. “Ini dikoordinir langsung pemerintah (pusat). Akan ada pembaruan data penerima BLT atau keluarga-keluarga prasejahtera ini,” ujarnya.

Gubernur Irianto mengatakan, bantuan sosial ini disiapkan untuk menjaga daya beli masyarakat. Pemerintah akan memberikan bantuan langsung tunai ke 29,3 juta masyarakat yang masuk dalam 40 persen rumah tangga termiskin dan dianggap paling terdampak dari tekanan wabah Covid-19. “Sebagaimana pernyataan Presiden bahwa sektor usaha mikro dan kecil di Kaltara yang akan terberat terdampak Covid-19. Pendapatan mereka akan turun sampai 36 persen,” ujarnya.

 

MINTA PEDAGANG WASPADA

Di Pasar Induk Bulungan, Gubernur Irianto sekaligus bersosialisasi kepada pedagang dan pembeli agar lebih berhati-hati serta menjaga kebersihan dan pola hidup sehat. Penyebaran virus Corona yang begitu cepat, semua masyarakat dituntut mawas diri dan menerapkan gerakan jara jarak atau social distancing. “Apalagi mulai adanya kasus positif di daerah kita, harus lebih hati-hati. Pedagang dan pembeli yang tadinya tidak memakai masker, sekarang harus gunakan. Jaga jarak, jangan lengah, jangan menganggap remeh karena sispapun bisa terjangkit. Kalau masker enggak ada, sementara berinisiatif bikin sendiri dulu. Kita harus menyelamatkan diri sendiri, keluarga kita, dan orang lain,” tuturnya.

Diingatkan Gubernur, distributor dan pedagang tidak melakukan penimbunan barang kebutuhan pokok. Jajaran Polda Kaltara akan menerapkan sanksi hukum yang berat. “Akan ada tindakan hukum tegas dari Polda Kaltara. Kita ini sama-sama susah, harus ada saling peduli, toleransi, bergotong royonglah. Tidak bisa jika pemerintah saja yang berusaha mengatasi dampak ekonomi dan sosial akibat Corona ini,” tuturnya.

Sementara itu, dipastikan harga pangan di Pasar Induk Bulungan relatif masih normal, baik telur ayam, beras, gula, ayam, daging, dan bawang-bawangan. Hanya saja, cabai, tembus Rp 67 ribu per kilogram ditengarai pasokan yang kurang dari petani. “Gula lokal berada di Rp 17 ribu, tetapi dari laporan Disperindagkop dan pantauan harian di pasar-pasar, justru gula Malaysia harganya Rp 16 ribu saja. Itu karena faktor transportasi. Kalau gula lokal karena datang dari Jawa, ajak jauh jadi mahal,” kata Gubernur.

Persediaan beras di gudang Bulog juga dilaporkan masih aman hingga 3 bulan ke depan. Begitu pun persediaan petani dan pedagang di sejumlah wilayah di Kaltara. “Kita tidak terlalu khawatir untuk beras. Karena Bulungan khususnya dan Kaltara secara umum bisa memproduksi beras secara lokal,” tuturnya.(humas)

Tags: BLTborneoCovid-19FokusfokusborneoHumas Pemprov KaltaraKaltaraPemprov Kaltara

Berita Lainnya

Dukung DPRD Bentuk Pansus Soal WKP, Pertamina EP Siap Berikan Data
Daerah

Dukung DPRD Bentuk Pansus Soal WKP, Pertamina EP Siap Berikan Data

6 November 2026 17:52
BPN Kota Tarakan Dukung Pembentukan Pansus DPRD Terkait Sengketa Lahan WKP Pertamina
Daerah

BPN Kota Tarakan Dukung Pembentukan Pansus DPRD Terkait Sengketa Lahan WKP Pertamina

6 November 2026 17:40
Daerah

DWP Kaltara Aktifkan Kembali Koperasi, Perkuat Pemberdayaan Ekonomi Anggota

6 November 2026 11:32
Daerah

Gubernur Resmikan Kapel Rumah Doa SMA Negeri 1 Tanjung Palas Barat

6 November 2026 10:31
Sertifikat Tanah di WKP Pertamina Tertahan, BPN Tarakan Beberkan Alasannya
Daerah

Sertifikat Tanah di WKP Pertamina Tertahan, BPN Tarakan Beberkan Alasannya

6 November 2026 07:35
Daerah

Wagub Tinjau Pembangunan dan Fasilitas Pendidikan di Pulau Sebatik

6 November 2026 07:34
Next Post
Pengadilan Negeri Tarakan Gelar Sidang Online

Pengadilan Negeri Tarakan Gelar Sidang Online

Presiden: Prioritaskan Perlindungan Tenaga Kesehatan!

Presiden: Prioritaskan Perlindungan Tenaga Kesehatan!

Sidang Online Selamatkan Tahanan Ditengah Global Pademi Covid-19

Sidang Online Selamatkan Tahanan Ditengah Global Pademi Covid-19

Discussion about this post

Ikuti Kami

Ikuti Kami
  • Polemik Gaji Karyawan Dicicil, Manajemen PT Intracawood Beberkan Alasannya

    Polemik Gaji Karyawan Dicicil, Manajemen PT Intracawood Beberkan Alasannya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Otorita IKN, FK UI, dan Universitas Gunadarma Wujudkan Kolaborasi di Bidang Pendidikan dan Riset Kesehatan di IKN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gaji Dibayar Dicicil, Karyawan Intracawood Mengadu ke DPRD Tarakan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • SKK Migas Gandeng Insan Pers Perkuat Kolaborasi Industri Hulu Migas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • RDMP Balikpapan Diresmikan Presiden, Produksi BBM Nasional Meningkat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Fokus Borneo

Ikuti Kami

Rubrik

  • Advetorial
  • Daerah
  • Derap Nusantara
  • Ekonomi
  • Energi
  • Fokus
  • Hiburan
  • IKN
  • Kantah Kota Balikpapan
  • Kementrian ATR/BPN
  • KPH Tarakan
  • Kriminal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Olah Raga
  • Opini
  • Otomotif
  • Parlemen
  • Pemkab Bulungan
  • Pemkab Malinau
  • Pemkab Nunukan
  • Pemkab Tana Tidung
  • Pemkot Balikpapan
  • Pemkot Tarakan
  • Pemprov Kaltara
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial Budaya
  • TNI Polri
  • Travel
  • Video

Recent News

NasDem Kaltara Ziarah Makam Pahlawan, Minta Kader Buktikan Lewat Kerja Nyata

NasDem Kaltara Ziarah Makam Pahlawan, Minta Kader Buktikan Lewat Kerja Nyata

7 November 2026 09:09
DPRD Tarakan Bakal Bentuk Pansus Usut Permasalahan WKP, Ini Dilibatkan

DPRD Tarakan Bakal Bentuk Pansus Usut Permasalahan WKP, Ini Dilibatkan

7 November 2026 05:52
  • About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 PT KITA MEDIA GROUP

error: Content is protected !!
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • KPH Tarakan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olah Raga
  • Sosial Budaya
  • Travel
    • Kuliner
  • Energi
  • Hiburan
  • Opini

© 2025 PT KITA MEDIA GROUP