• About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Fokus Borneo
Advertisement
  • Beranda
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • KPH Tarakan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • Rubrik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olah Raga
    • Sosial Budaya
    • Hiburan
    • Energi
  • Opini
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • KPH Tarakan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • Rubrik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olah Raga
    • Sosial Budaya
    • Hiburan
    • Energi
  • Opini
No Result
View All Result
Fokus Borneo
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Advetorial
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • KPH Tarakan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olah Raga
  • Sosial Budaya
  • Travel
  • Energi
  • Hiburan
  • Opini
Home Daerah

Data Pedagang Kecil, Pemerintah Siapkan BLT

Paling Terdampak Ekonomi Akibat Covid-19

by Redaksi
30 Maret 2020 19:46
in Daerah
A A
Data Pedagang Kecil, Pemerintah Siapkan BLT

PASTIKAN AMAN : Gubernur Kaltara, Dr H Irianto Lambrie mengecek langsung kondisi Pasar Induk Tanjung Selor, guna memastikan stabilitas pangan. Foto : Humas Pemprov Kaltara

TANJUNG SELOR – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Dr H Irianto Lambrie memastikan stabilitas harga dan pasokan barang pokok di Kaltara masih dalam taraf aman, meski Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) masih terus mewabah. Walau demikian, Gubernur mengatakan, daya beli masyarakat ketersediaan bahan pokok di pasar-pasar tradisional harus terus dipantau, berikut stabilitas harganya. Mengingat Covid-19 terus berkembang, di saat itu pula harus dilakukan pengecekan harga dan pasokan barang pokok secara berkelanjutan.

“Ini sesuai dengan arahan Bapak Presiden kepada seluruh Kepala Daerah agar senantiasa terus mengikuti dampak ekonomi Covid-19. Untuk itu juga, saya sudah meminta Sekda, Disperindagkop, Dinas Ketahanan Pertanian dan Ketahanan Pangan, termasuk Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 melakukan pemantauan harian, bahkan per jam di pasar,” ujar Gubernur, Jumat (27/3) lalu.

Baca Juga

Wagub Kaltara Buka Seleksi Paskibraka 2026, Peserta Diminta Tunjukkan Kemampuan Terbaik

Kerinduan Rute Kapal Pelni Tarakan-Surabaya, Ini Penjelasan Lengkap Kepala Pelni

Pemprov Kaltara Gelar Forum JFAK, Perkuat Analisis Kebijakan dan Layanan Publik

DKISP Kaltara Perkuat Kapasitas Tim Teknis untuk Tingkatkan Keamanan Siber

Di Pasar Induk Bulungan, Gubernur mendengar keluhan pedagang sayuran yang beberapa hari ini kesulitan mendapatkan omset normal seperti lazimnya akibat pasar yang sepi pembeli. Kurangnya pembali dipastikan Gubernur, akibat rasa khawatir masyarakat terhadap wabah virus Corona. “Yang sangat kasihan memang adalah pegadagang kecil, khususnya penjual sayur atau pedagang yang memang penghasilan per harinya adalah pembelian masyarakat,” ujarnya.

“Memang saat ini pasar-pasar umumnya sepi, termasuk di Bulungan. Kalau dulu mereka mendapat Rp 100 ribu sehari tidak terlalu susah, beberapa hari ini dapat Rp 50 ribu saja mulai agak berat. Cukup beli beras 1 kilogram dan lauk sedikit. Kalau satu hari mereka tidak laku, mereka tidak bisa makan,” ujarnya.

Pemprov Kaltara sebut Gubernur Irianto akan segera mendata pedagang-pedagang kecil yang sangat terdampak dari sisi ekonomi akibat wabah Covid-19. Kata Gubernur, hal ini akan segera dikoordinasikan dengan pemerintah sebagai regulator yang akan menggelontorkan social safety net (bantuan sosial) berupa Bantuan Langsung Tunai. “Ini dikoordinir langsung pemerintah (pusat). Akan ada pembaruan data penerima BLT atau keluarga-keluarga prasejahtera ini,” ujarnya.

Gubernur Irianto mengatakan, bantuan sosial ini disiapkan untuk menjaga daya beli masyarakat. Pemerintah akan memberikan bantuan langsung tunai ke 29,3 juta masyarakat yang masuk dalam 40 persen rumah tangga termiskin dan dianggap paling terdampak dari tekanan wabah Covid-19. “Sebagaimana pernyataan Presiden bahwa sektor usaha mikro dan kecil di Kaltara yang akan terberat terdampak Covid-19. Pendapatan mereka akan turun sampai 36 persen,” ujarnya.

 

MINTA PEDAGANG WASPADA

Di Pasar Induk Bulungan, Gubernur Irianto sekaligus bersosialisasi kepada pedagang dan pembeli agar lebih berhati-hati serta menjaga kebersihan dan pola hidup sehat. Penyebaran virus Corona yang begitu cepat, semua masyarakat dituntut mawas diri dan menerapkan gerakan jara jarak atau social distancing. “Apalagi mulai adanya kasus positif di daerah kita, harus lebih hati-hati. Pedagang dan pembeli yang tadinya tidak memakai masker, sekarang harus gunakan. Jaga jarak, jangan lengah, jangan menganggap remeh karena sispapun bisa terjangkit. Kalau masker enggak ada, sementara berinisiatif bikin sendiri dulu. Kita harus menyelamatkan diri sendiri, keluarga kita, dan orang lain,” tuturnya.

Diingatkan Gubernur, distributor dan pedagang tidak melakukan penimbunan barang kebutuhan pokok. Jajaran Polda Kaltara akan menerapkan sanksi hukum yang berat. “Akan ada tindakan hukum tegas dari Polda Kaltara. Kita ini sama-sama susah, harus ada saling peduli, toleransi, bergotong royonglah. Tidak bisa jika pemerintah saja yang berusaha mengatasi dampak ekonomi dan sosial akibat Corona ini,” tuturnya.

Sementara itu, dipastikan harga pangan di Pasar Induk Bulungan relatif masih normal, baik telur ayam, beras, gula, ayam, daging, dan bawang-bawangan. Hanya saja, cabai, tembus Rp 67 ribu per kilogram ditengarai pasokan yang kurang dari petani. “Gula lokal berada di Rp 17 ribu, tetapi dari laporan Disperindagkop dan pantauan harian di pasar-pasar, justru gula Malaysia harganya Rp 16 ribu saja. Itu karena faktor transportasi. Kalau gula lokal karena datang dari Jawa, ajak jauh jadi mahal,” kata Gubernur.

Persediaan beras di gudang Bulog juga dilaporkan masih aman hingga 3 bulan ke depan. Begitu pun persediaan petani dan pedagang di sejumlah wilayah di Kaltara. “Kita tidak terlalu khawatir untuk beras. Karena Bulungan khususnya dan Kaltara secara umum bisa memproduksi beras secara lokal,” tuturnya.(humas)

Tags: BLTborneoCovid-19FokusfokusborneoHumas Pemprov KaltaraKaltaraPemprov Kaltara

Berita Lainnya

Daerah

Wagub Kaltara Buka Seleksi Paskibraka 2026, Peserta Diminta Tunjukkan Kemampuan Terbaik

19 Mei 2026 13:06
Daerah

Kerinduan Rute Kapal Pelni Tarakan-Surabaya, Ini Penjelasan Lengkap Kepala Pelni

19 Mei 2026 10:32
Daerah

Pemprov Kaltara Gelar Forum JFAK, Perkuat Analisis Kebijakan dan Layanan Publik

19 Mei 2026 10:05
Daerah

DKISP Kaltara Perkuat Kapasitas Tim Teknis untuk Tingkatkan Keamanan Siber

18 Mei 2026 19:05
Daerah

Sekprov Kaltara Tekankan Pentingnya Evaluasi untuk Wujudkan Good Governance

18 Mei 2026 18:31
Daerah

31 Tahun Mengabdi! Mantan Sekda Tarakan Ir. Jamaluddin Tutup Pensiun 3 Kali Rapat di Akhir Tugas

18 Mei 2026 18:19
Next Post
Pengadilan Negeri Tarakan Gelar Sidang Online

Pengadilan Negeri Tarakan Gelar Sidang Online

Presiden: Prioritaskan Perlindungan Tenaga Kesehatan!

Presiden: Prioritaskan Perlindungan Tenaga Kesehatan!

Sidang Online Selamatkan Tahanan Ditengah Global Pademi Covid-19

Sidang Online Selamatkan Tahanan Ditengah Global Pademi Covid-19

Discussion about this post

Ikuti Kami

Ikuti Kami
  • Perkuat Sinergi di Bumi Benuanta, Kapolda Kaltara Terima Kunjungan Dan Grup 4 Kopassus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kapolda Kaltara Pimpin Upacara Pembinaan Tradisi dan Pembaretan, 100 Bintara Remaja Resmi Jadi Bhayangkara Sejati

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Masuk Tahap Pondasi, Pembangunan Jembatan Perintis Garuda Terus Berjalan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tebar Kepedulian, Yonif 880/Banuanta Hadirkan Senyum di Panti Asuhan Ar-Rahman

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wakapolda Kaltara Pimpin Exit Meeting Audit Kinerja 2026, Tekankan Pembenahan dan Akuntabilitas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Fokus Borneo

Ikuti Kami

Rubrik

  • Advetorial
  • Daerah
  • Derap Nusantara
  • Ekonomi
  • Energi
  • Fokus
  • Hiburan
  • IKN
  • Kantah Kota Balikpapan
  • Kementrian ATR/BPN
  • KPH Tarakan
  • Kriminal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Olah Raga
  • Opini
  • Otomotif
  • Parlemen
  • Pemkab Bulungan
  • Pemkab Malinau
  • Pemkab Nunukan
  • Pemkab Tana Tidung
  • Pemkot Balikpapan
  • Pemkot Tarakan
  • Pemprov Kaltara
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial Budaya
  • TNI Polri
  • Travel
  • Video

Recent News

Pelabuhan Liem Hie Djung Nunukan Resmi Go Digital, Bayar Tiket Speedboat bisa Lewat QRIS

Pelabuhan Liem Hie Djung Nunukan Resmi Go Digital, Bayar Tiket Speedboat bisa Lewat QRIS

19 Mei 2026 13:51
Kemnaker—Unpad Bangun Sinergi Pengembangan SDM dan Ketenagakerjaan

Kemnaker—Unpad Bangun Sinergi Pengembangan SDM dan Ketenagakerjaan

19 Mei 2026 13:46
  • About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 PT KITA MEDIA GROUP

error: Content is protected !!
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • KPH Tarakan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olah Raga
  • Sosial Budaya
  • Travel
    • Kuliner
  • Energi
  • Hiburan
  • Opini

© 2025 PT KITA MEDIA GROUP