Menu

Mode Gelap
Capaian WTP Harus Berkorelasi dengan Pembangunan Daerah Gubernur Bantu Pembangunan Masjid Al Ikhlas Polairud Polda Kaltara Gubernur Santuni Pemilik Taman Pendidikan Alquran (TPA) Pantai Amal yang Terbakar Percepat Herd Immunity, Kodim Tarakan Gelar Serbuan Vaksin Untuk Pelajar Sinergikan Pemerintah Pusat dan Daerah, Pemprov Gelar Rakor GWPP

Daerah · 29 Mei 2020 14:03 WITA ·

New Normal, Danrem 092 Maharajalila Ingatkan Personil TNI-Polri Tidak Arogan


Danrem 092 Maharajalila Kolonel. Inf. Suratno saat melakukan pertemuan dengan Kapolda Kaltara di Makodim 0907 Tarakan, Jumat (29/5). Foto : Fokusborneo.com Perbesar

Danrem 092 Maharajalila Kolonel. Inf. Suratno saat melakukan pertemuan dengan Kapolda Kaltara di Makodim 0907 Tarakan, Jumat (29/5). Foto : Fokusborneo.com

TARAKAN – Kota Tarakan merupakan salah satu daerah yang akan menerapkan new normal atau kehidupan baru ditengah pandemi Covid-19 di Indonesia, Komandan Korem 092 Maharajalila mengingatkan personil TNI-Polri tidak arogan saat melakukan penertiban masyarakat yang melanggar.

Danrem 092 Maharajalila Kolonel Inf. Suratno mengatakan, jangan sampai kejadian di daerah lain seperti di Bogor dan Surabaya, terjadi di Kota Tarakan. Dalam melakukan penertiban masyarakat yang masih melanggaran dalam penerapan new normal, supaya diingatkan dengan santai.

“Kita mengajak kepada masyarakat bukan menekan kepada masyarakat. Nanti bakal dibekali masker dalam menjalankan tugas. Jadi masyarakat yang tidak membawa masker dikasih masker bukan disuruh pulang jadi saling mengingatkan,” kata Danrem 092 Maharajalila saat pertemuan bersama Kapolda Kaltara, Ketua DPRD Provinsi Kaltara, Walikota Tarakan, Kapolres dan Dandim di Makodim 0907 Tarakan, Jumat (29/5/20).

Danrem menambahkan, beberapa kejadian seperti di Bogor dan Surabaya Jawa Timur, karena arogansi petugas. Akhirnya nama baik petugas keamana baik dari TNI-Polri jadi jelek di mata masyarakat.

“Jangan sampai ini terjadi di Kota Tarakan terutama Kaltara. Pak Dandim dan pak Kalpolres minta tolong dikontrol kegiatan yang kita perintahkan ini,” tutur Danrem.

Ia juga menjelaskan, dalam menjalankan tugas personil TNI-Polri harus fleksibel karena masyarakat tidak semuanya memiliki pendidikan yang tinggi.

“Saya bersama bapak Kapolda Kaltara sudah membuat rencana, ini harus diorganisir betul-betul siapa berbuat apa dan siapa yang bertanggungjawab disitu. Sehingga apabila ada sesuatu terjadi disitu, kita tinggal mengambil saja siapa yang bertanggungjawab disitu,” tegas Danrem.

Danrem sudah memerintahkan jajarannya di Kodim untuk menjalankan tugasnya. Disetiap pos pengawasan, nanti ada masing-masing unsur baik dari TNI maupun Polri.

“Aktualisasinya dilapangan tolong disampaikan sampai jajaran TNI paling bawah. Supaya mereka mengetahui tugasnya. Minta tolong pak Dandim dan pak Kapolres untuk selalu berkoordinasi jika ada apa-apa laporkan agar bisa memberikan kebijakan,” imbau Danrem.(iik/mt)

Artikel ini telah dibaca 335 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Sumpah Pemuda Ke-93, Jamhari: Pemuda Harus Bangkit di Tengah Pandemi

28 Oktober 2021 - 08:58 WITA

Uji Kemampuan Fisik Prajurit,Kodim 0907/Trk Gelar Garjas Periodik II

28 Oktober 2021 - 06:15 WITA

Bentuk Kepedulian, Kodim 0907/Tarakan Berikan Bantuan Sembako Untuk Korban Kebakaran

27 Oktober 2021 - 20:46 WITA

Desa Bandan Bikis Sambut Baik Program Gebyar Pemda KTT

27 Oktober 2021 - 18:15 WITA

Ketua TP-PKK Rachmawati Zainal akan Promosikan Batik Kaltara ke Ajang Nasional

27 Oktober 2021 - 17:29 WITA

1.000 Unit Rumah ASN Pemprov Dibangun Tahun Depan

27 Oktober 2021 - 17:21 WITA

Trending di Advetorial