TARAKAN – Usai hujan mengguyur Kota Tarakan, ular piton sepanjang 4 meter masuk ke salah satu tempat usaha kuliner di Jalan Mulawarman, Senin (6/7/2020).
Ular piton atau ular sawah dengan panjang 4 meter sempat membuat kaget pemilik dan pegawai restoran di Jalan Mulawarman karena tiba-tiba masuk ke teras dalam.
Kasi PMK Tarakan, Irwan mengungkapkan, tim damkar mendapatkan telepon dari call center 112 sekitar pukul 23.45 bahwa ada ular jenis piton memasuki salah satu tempat usaha kuliner di Jalan Mulawarman.
“Kita kontak ke damkar sektor barat untuk sterilisasi lokasi, dibantu dengan Mako PMK Kampung 1 Skip, jadi berkolaborasi antara Mako dan sektor barat untuk evakuasi ular tersebut,” ungkapnya.
Irwan mengatakan, ukuran ular panjang sekitar kurang lebih 4 meter, evakuasi ular dilakukan 7 orang personel rescue dari PMK dibantu sama ambulance 112,” terangnya.
Kejadian setelah hujan turun setelah beberapa menit, menurut pemilik tempat usaha, tiba-tiba ular sudah berada di teras didalam.
“Kebetulan ular bergerak sempat kaget berteriak mereka langsung menghubungi call center 112,” katanya.
Lebih lanjut, Irwan mengatakan pada saat kejadian tempat kuliner tidak ramai pengunjung dan juga lokasi terbuka, sehingga sangat mudah ditangani tanpa kesulitan sedikitpun.
“Prosesnya menggunakan langsung tangkap tangan, kita amankan ke pojok tidak bisa bergerak kemana-mana langsung kita amankan, menangkap pada posisi kepala,” bebernya.
Prosesnya tidak lama cukup singkat, tim damkar sektor barat mengawali evakuasi karena lebih dekat, ular ditangkap sama anggota sekitar 5 menit.

Berbicara bahaya dan tidak berbahaya semua tentu punya bahaya sendiri hanya saja bicara berbisa, ular piton tidak berbisa kalau pas membelit dia bisa mematahkan tulang, bekas gigitanya bisa menimbulkan orang infeksi.
“Setelah dokumentasi kita lepaskan kembali hutan, tadi malam kita cari hutan jauh dari pemukiman, dulunya kita mendapatkan hewan kita lepaskan di hutan gunung selatan namun karena sudah ada pemukiman kita pilih hutan pantai amal,” tuturnya.
Semua binatang yang mengancam keselamatan manusia dikebalikan ke alam, seperti ular, sarang lebah. (wic/Iik)















Discussion about this post