• About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Fokus Borneo
Advertisement
  • Beranda
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • KPH Tarakan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • Rubrik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olah Raga
    • Sosial Budaya
    • Hiburan
    • Energi
  • Opini
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • KPH Tarakan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • Rubrik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olah Raga
    • Sosial Budaya
    • Hiburan
    • Energi
  • Opini
No Result
View All Result
Fokus Borneo
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Advetorial
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • KPH Tarakan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olah Raga
  • Sosial Budaya
  • Travel
  • Energi
  • Hiburan
  • Opini
Home Daerah

Inflasi Kaltara Terjaga di Bawah Inflasi Nasional

by Redaksi
03/09/2020
in Daerah, Ekonomi
A A
Inflasi Kaltara Terjaga di Bawah Inflasi Nasional

Gubernur Kaltara, Dr H Irianto Lambrie saat mencoba memanen kacang panjang di salah satu kebun warga, baru-baru ini. Foto: Humas Pemprov Kaltara

TANJUNG SELOR – Indeks Harga Konsumen (IHK) merupakan salah satu indikator ekonomi yang digunakan untuk mengukur tingkat perubahan harga (Inflasi/Deflasi) di tingkat konsumen, khususnya di daerah perkotaan. Perubahan IHK dari waktu ke waktu menunjukkan pergerakan harga dari paket komoditas yang dikonsumsi oleh rumah tangga.

Di Indonesia, tingkat inflasi diukur dari persentase perubahan IHK dan diumumkan ke publik setiap awal bulan (hari kerja pertama) oleh Badan Pusat Statistik (BPS). Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara)-gabungan Kota Tarakan dan Kota Tanjung Selor, mengalami inflasi sebesar 0,17 persen, atau terjadi perubahan IHK dari 103,87 pada bulan Juli 2020 menjadi 104,05 bulan  Agustus 2020. Inflasi tahun kalender sebesar 0,77 persen dan inflasi tahun ke tahun sebesar 1,18 persen.

Baca Juga

Empat Perumda Tarakan Bakal Dilebur, Direktur Poltek Bisnis Kaltara Dorong Skema Holding Perseroda

Peringati Detik-Detik Proklamasi, Satlantas Polres Tarakan Hentikan Arus Lalu Lintas dan Gelar Penghormatan

Detik-Detik Proklamasi di Simpang 4 Tarakan Dipenuhi Antusiasme Warga

Renungan Suci HUT ke-81 RI, Gubernur Tekankan Pentingnya Semangat Perjuangan

Sesuai catatan resmi BPS Kaltara, yang dikutip Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie, diketahui inflasi di Kaltara yang dihitung dari gabungan Kota Tarakan dan Kota Tanjung Selor dipengaruhi oleh kenaikan indeks pada kelompok transportasi sebesar 4,69 persen, kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 2,66 persen, kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga sebesar 0,29 persen. “Kemudian kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan, kelompok kesehatan, kelompok rekreasi, olahraga, dan budaya, termasuk kelompok pendidikan, dan kelompok penyediaan makan dan minum semuanya 0 persen,” ujar Gubernur.

Adapun deflasi yang terjadi di provinsi ini dipengaruhi oleh turunnya indeks kelompok makanan, minuman, dan tembakau sebesar -1,96 persen. Lalu kelompok perlengkapan, peralatan, dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar -0,14 persen.

Gubernur mengatakan, ada lima jenis barang/jasa penyumbang inflasi tertinggi di bulan Agustus kemarin. Yakni angkutan udara sebesar 0,5307 persen, emas perhiasan 0,1891 persen, bahan bakar rumah tangga 0,0515 persen, ikan bandeng sebesar 0,0241 persen dan cabai merah sebesar 0,0199  persen. “Sedangkan lima jenis barang penyumbang deflasi   tertinggi adalah daging ayam ras sebesar -0,2035 persen, bawang merah sebesar -0,0883 persen, tomat sebesar -0,0731 persen, bayam sebesar -0,0440 persen dan ikan layang sebesar -0,0354 persen,” ujarnya.

Adapun kondisi kota-kota lain di Kalimantan di luar Kota Tarakan dan Kota Tanjung Selor, inflasi tertinggi terjadi pada Kota Banjarmasin Sebesar 0,31 persen, Kota   Kotabaru sebesar 0,23 persen. Sedangkan kota  yang mengalami deflasi tertinggi terjad pada kota Sintang sebesar -0,58 persen, kemudian Kota Palangkaraya sebesar -0,55 persen, Kota Tanjung sebesar -0,43 persen, Kota Sampit sebesar -0,43 persen, Kota Singkawang sebesar -0,28 persen, Kota Balikpapan sebesar -0,21  persen, Kota Samarinda sebesar -0,16 persen, dan kota Pontianak sebesar -0,15 persen.

Sedang inflasi Kaltara berdasarkan versi Bank Indonesia (BI) kata Gubernur, tak berbeda jauh dengan versi BPS. Versi BI, pada Agustus 2020 Kota Tarakan mengalami inflasi sebesar 0,35 persen (mtm). Sedang Kota Tanjung Selor mengalami deflasi 0,53 persen (mtm). Dengan kondisi tersebut, Kalimantan Utara pada Agustus 2020 tercatat mengalami inflasi 0,17 persen (mtm). Berdasarkan perkembangan tersebut, inflasi tahunan Provinsi Kaltara pada Agustus 2020 sebesar 0,42 persen (yoy) atau masih berada di bawah kisaran inflasi nasional sebesar 3,0 persen plus 1 persen (yoy).

 

NILAI TUKAR PETANI

Catatan statistik lainnya yang dirilis BPS Kaltara adalah Nilai Tukar Petani (NTP). Berdasarkan hasil pemantauan harga-harga perdesaan di 4 kabupaten di Kaltara pada Agustus 2020, NTP provinsi ini naik 0,52 persen dibandingkan NTP Juli 2020, yaitu dari 102,04 menjadi 102,58.

Artinya, petani mengalami surplus atau peningkatan daya beli karena harga yang mereka terima mengalami peningkatan yang lebih cepat daripada harga yang mereka bayar terhadap tahun dasar (2018=100).

Meningkatnya NTP Agustus 2020 dipengaruhi naiknya NTP di tiga subsektor pertanian, yaitu NTP Subsektor Tanaman Pangan mengalami peningkatan sebesar 0,09 persen, Subsektor Tanaman Perkebunan Rakyat sebesar 3,12 persen, dan Subsektor Peternakan sebesar 0,94 persen. “Tetapi NTP pada Subsektor Hortikultura mengalami penurunan sebesar 0,80 persen dan Subsektor Perikanan turun sebesar 0,11 persen,” ujarnya.

Gubernur mengatakan, NTP merupakan salah satu indikator untuk melihat tingkat kemampuan daya beli   petani di perdesaan. NTP juga menunjukkan daya tukar (terms of trade) dari produk pertanian dengan barang dan jasa yang dikonsumsi maupun untuk biaya produksi. “Semakin tinggi NTP, secara relatif semakin kuat pula tingkat kemampuan daya beli petani,” sebutnya.

NTP per subsektor Provinsi Kaltara Agustus 2020 dirincikan NTP Tanaman Pangan sebesar 100,06; NTP Hortikultura sebesar 95,36; NTP Tanaman Perkebunan Rakyat sebesar 112,64; NTP Peternakan sebesar 102,68, dan NT Nelayan dan Pembudidaya Ikan sebesar 103,21.

 

NERACA PERDAGANGAN SURPLUS

Gubernur menyampaikan, berdasarkan catatan BPS, pada Juli 2020 kemarin, total ekspor komoditas melalui pelabuhan di Kaltara mencapai USD 74,37 juta. Atau mengalami peningkatan sebesar 2,80 persen dibanding kondisi Juni 2020 yang mencapai USD 72,34 juta.

Namun, nilai ekspor periode Januari-Juli 2020 mencapai US$ 565,70 juta, tercatat turun sebesar 2,38 persen dibanding bulan Januari-Juli di tahun 2019. “Hal ini disebabkan oleh pandemi global Covid-19 yang telah menyebabkan di 216 negara di dunia. Kebanyakan negara negara mitra buyer komoditas asal Kaltara saat itu menerapkan kebijakan karantina wilayah atau lockdown. Sekarang sudah ada beberapa yang mulai membuka. Dan itu adalah kondisi positif bagi kegiatan ekspor impor di Kalimantan Utara,” ujar Gubernur.

Peningkatan ekspor Juli 2020 dibandingkan dengan Juni 2020 disebabkan oleh meningkatnya ekspor kelompok barang non migas di sektor Industri sebesar 45,51 persen.  Adapun nilai impor Provinsi Kaltara Juli 2020 mencapai USD 9,51 juta atau mengalami peningkatan dibandingkan dengan impor Juni 2020. Bila dibandingkan dengan periode Januari-Juli 2019, nilai impor Provinsi Kalimantan Utara periode Januari-Juli 2020 mengalami penurunan sebesar 18,33 persen. “Impor kita didominasi komoditas barang non migas utamanya kelompok hasil pertanian,” ujarnya.

Kesimpulannya, neraca perdagangan Kaltara pada bulan Juli 2020 surplus sebesar USD 64,84 juta, mengalami peningkatan 0,19 persen jika dibandingkan dengan neraca perdagangan pada bulan Juni 2020 yang surplus sebesar USD 64,73 juta.(humas)

Tags: BIborneoFB. FokusborneoInflasiPemprov KaltaraSurplusUSD

Berita Lainnya

Daerah

Empat Perumda Tarakan Bakal Dilebur, Direktur Poltek Bisnis Kaltara Dorong Skema Holding Perseroda

17 Agustus 2026 13:50
Daerah

Peringati Detik-Detik Proklamasi, Satlantas Polres Tarakan Hentikan Arus Lalu Lintas dan Gelar Penghormatan

17 Agustus 2026 13:45
Daerah

Detik-Detik Proklamasi di Simpang 4 Tarakan Dipenuhi Antusiasme Warga

17 Agustus 2026 13:29
Renungan Suci HUT ke-81 RI, Gubernur Tekankan Pentingnya Semangat Perjuangan
Daerah

Renungan Suci HUT ke-81 RI, Gubernur Tekankan Pentingnya Semangat Perjuangan

17 Agustus 2026 13:28
Peringati HUT ke-81 RI, Gapasdap dan KSOP Dorong Pelayaran Aman Lewat Rompi Safety di Tarakan 
Daerah

Peringati HUT ke-81 RI, Gapasdap dan KSOP Dorong Pelayaran Aman Lewat Rompi Safety di Tarakan 

17 Agustus 2026 11:19
Kaltara Run Semarakkan HUT ke-81 RI, Gubernur Ajak Warga Terapkan Hidup Sehat dengan Berolahraga
Ekonomi

Presiden Prabowo Apresiasi Kinerja Pegadaian dalam Pidato Sidang Tahunan MPR 2026

16 Agustus 2026 21:06
Next Post
Jaga Keharmonisan, Gubernur Silaturahmi Bersama Kajati Kaltim

Jaga Keharmonisan, Gubernur Silaturahmi Bersama Kajati Kaltim

Tambah 1 Positif dan 1 Sembuh, Pasien Konfirmasi Positif Covid-19 Masih 23 Orang

7 Orang Positif Covid-19 Tarakan Dinyatakan Sembuh

TMMD Ke 109 Akan Dilaksanakan di 47 Kodim, Tarakan Sudah Siap

TMMD Ke 109 Akan Dilaksanakan di 47 Kodim, Tarakan Sudah Siap

Discussion about this post

Ikuti Kami

Ikuti Kami
  • Suryadi Sangkala Minta BPN Tak Persulit Pengajuan Hak Tanah Warga, Ini Penjelasan BPN

    Suryadi Sangkala Minta BPN Tak Persulit Pengajuan Hak Tanah Warga, Ini Penjelasan BPN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PT Medco E&P Tegaskan Komitmen Kepatuhan Hukum Soal Polemik Sertifikat Tanah Warga Mamburungan 

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dekan FEB UBT Luruskan Tudingan Pungli Tur Akademik Mahasiswa S2 yang Viral di Medsos

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Status Lahan Dipersoalkan, PT Medco Tegaskan Area Mamburungan Merupakan Aset Barang Milik Negara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lima Bulan di Tana Tidung, Yonif TP 922/Upun Taka Rayakan HUT RI Bersama Warga Betayau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Fokus Borneo

Ikuti Kami

Rubrik

  • Advetorial
  • Daerah
  • Derap Nusantara
  • Ekonomi
  • Energi
  • Fokus
  • Hiburan
  • IKN
  • Kantah Kota Balikpapan
  • Kementrian ATR/BPN
  • KPH Tarakan
  • Kriminal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Olah Raga
  • Opini
  • Otomotif
  • Parlemen
  • Pemkab Bulungan
  • Pemkab Malinau
  • Pemkab Nunukan
  • Pemkab Tana Tidung
  • Pemkot Balikpapan
  • Pemkot Tarakan
  • Pemprov Kaltara
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial Budaya
  • TNI Polri
  • Travel
  • Video

Recent News

Meriahkan HUT ke-81 RI, Abdul Kadir Gelar Jalan Santai dan Bagikan Sembako di Sebengkok

Meriahkan HUT ke-81 RI, Abdul Kadir Gelar Jalan Santai dan Bagikan Sembako di Sebengkok

17 Agustus 2026 14:03

Perkara Laka Maut Gunung Selatan Berakhir Damai

17 Agustus 2026 14:00
  • About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 PT KITA MEDIA GROUP

error: Content is protected !!
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • KPH Tarakan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olah Raga
  • Sosial Budaya
  • Travel
    • Kuliner
  • Energi
  • Hiburan
  • Opini

© 2025 PT KITA MEDIA GROUP