Menu

Mode Gelap
Capaian WTP Harus Berkorelasi dengan Pembangunan Daerah Gubernur Bantu Pembangunan Masjid Al Ikhlas Polairud Polda Kaltara Gubernur Santuni Pemilik Taman Pendidikan Alquran (TPA) Pantai Amal yang Terbakar Percepat Herd Immunity, Kodim Tarakan Gelar Serbuan Vaksin Untuk Pelajar Sinergikan Pemerintah Pusat dan Daerah, Pemprov Gelar Rakor GWPP

Daerah · 11 Nov 2020 09:15 WITA ·

Dulu Angkat Senjata, Kini Lawan Corona


HARI PAHLAWAN : Pjs Gubernur Kaltara, Teguh Setyabudi saat melakukan tabur bunga di TMP Telabang Bangsa, Selasa (10/11) pagi.
Foto: Humas Provinsi Kaltara Perbesar

HARI PAHLAWAN : Pjs Gubernur Kaltara, Teguh Setyabudi saat melakukan tabur bunga di TMP Telabang Bangsa, Selasa (10/11) pagi. Foto: Humas Provinsi Kaltara

TANJUNG SELOR – Penjabat Sementara (Pjs) Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Teguh Setyabudi menjadi inspektur upacara (Irup) Upacara Peringatan Hari Pahlawan ke-75 Tahun 2020 di Lapangan Agatish, Tanjung Selor, Selasa (10/11) pagi.

Peringatan kali ini mengangkat tema, “Pahlawanku Sepanjang Masa”.

Pada kesempatan ini, Teguh yang membacakan pidato Menteri Sosial (Mensos) RI Juliari P Batubara menekankan bahwa salah satu perjuangan yang menjadi kewajiban seluruh rakyat, termasuk di Kaltara saat ini adalah melawan pandemi Covid-19. “Kalau dulu kita berjuang dengan mengangkat senjata, maka sekarang kita berjuang melawan berbagai permasalahan bangsa seperti kemisikinan, bencana alam, narkoba, paham-paham radikal dan termasuk berjuang melawan pandemi Covid-19 yang saat ini melanda dunia,” ucapnya.

Lebih jauh, Hari Pahlawan kiranya tidak hanya sekedar diingat pada setiap 10 November saja. Namun lebih dari itu, perjuangan dan pengorbanan para pahlawan yang telah mempertaruhkan nyawanya untuk mempertahankan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) perlu terus dikenang sepanjang masa. “Apa yang telah dilakukan para pahlawan kiranya dapat menginspirasi dan memotivasi kita semua untuk meneruskan perjuangan mereka,” jelasnya.

Meskipun dalam masa pandemi Covid-19, Peringatan Hari Pahlawan Tahun 2020 tetap berlangsung secara khidmat dan tidak kehilangan makna. Bahkan dapat memberikan energi tambahan untuk menggugah kesadaran segenap elemen bangsa untuk terus bersatu mengutamakan persatuan dan kesatuan bangsa.

“Nilai-nilai kepahlawanan seperti percaya kepada Tuhan Yang Maha Esa, rela berkorban, pantang menyerah, suka membantu, bergotong royong, perlu terus dirawat dan dipupuk agar dapat tumbuh bersemi di dalam hati sanubari setiap rakyat Indonesia,” ujarnya.

Teguh juga berharap semangat kepahlawanan yang terus menyala, dapat dijadikan sebagai motor penggerak dalam upaya mengisi kemerdekaan untuk mewujudkan cita-cita para pendiri negeri ini. “Yakinlah, apabila setiap anak bangsa Indonesia tertanam semangat dan nilai-nilai kepahlawanan tersebut, maka kita akan dapat menyelesaikan berbagai masalah bangsa,” katanya.

Di kesempatan ini, Teguh juga mengimbau kepada seluruh masyarakat Kaltara untuk berpartisipasi memperingati Hari Pahlawan Tahun 2020 sebagai salah satu bentuk penghargaan atas jasa para pahlawan. “Saya juga berharap masyarakat Kaltara bisa berkontribusi memberikan sumbangsih terhadap pembangunan Kaltara yang mandiri, maju dan sejahtera. Dimana, peran pemuda-pemudi, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh perempuan diperlukan untuk berinovasi menyelesaikan bersama permasalahan yang ada di Kaltara untuk mengejar ketertinggalan dari provinsi-provinsi yang sudah maju,” harapnya.

 

TABUR BUNGA

Sebagai bentuk penghargaan atas jasa para pahlawan, usai Upacara Peringatan Hari Pahlawan ke-75/2020 di Lapangan Agatish, Pjs Gubernur Kaltara Teguh Setyabudi bersama Forkopimda Kaltara melakukan Upacara Ziarah Taman Makam Pahlawan di TMP Telabang Bangsa, Tanjung Selor, Selasa (10/11) siang.

Upacara ini dipimpin Kapolda Kaltara, Irjen Pol. Bambang Kristiyono. Pelaksanaan upacara berlangsung khidmat, meski tetap mematuhi protokol kesehatan.

Suasana haru juga terasa saat Pjs Gubernur beserta peserta upacara melakukan ziarah dan tabur bunga diatas pusara para pahlawan yang gugur di medan perang atas nama Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) itu.(humas)

Artikel ini telah dibaca 42 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Petugas Lapas Tarakan Musnahkan Handphone Hasil Razia Gabungan

24 Mei 2022 - 11:40 WITA

Hati – Hati Bisa Meledak! Bom Sisa Perang Dunia Ke II Tak Ada Tanggal Kadaluwarsanya

24 Mei 2022 - 11:24 WITA

Bom Seberat Setengah Ton Dievakuasi Tim Jibom Satbrimob Polda Kaltara

23 Mei 2022 - 21:40 WITA

Silaturahmi dengan Warga Sulsel di Tarakan, Andi Rakhmat Ingin Melepas Kangen

23 Mei 2022 - 19:29 WITA

Warga Tarakan Temukan Bom Ukuran Jumbo Peninggalan Perang Dunia Ke II

23 Mei 2022 - 18:23 WITA

Pimpin Harkitnas, Gubernur Dorong Transparansi pada ASN

23 Mei 2022 - 18:16 WITA

Trending di Daerah
error: Alert: Content is protected !!