Menu

Mode Gelap
Capaian WTP Harus Berkorelasi dengan Pembangunan Daerah Gubernur Bantu Pembangunan Masjid Al Ikhlas Polairud Polda Kaltara Gubernur Santuni Pemilik Taman Pendidikan Alquran (TPA) Pantai Amal yang Terbakar Percepat Herd Immunity, Kodim Tarakan Gelar Serbuan Vaksin Untuk Pelajar Sinergikan Pemerintah Pusat dan Daerah, Pemprov Gelar Rakor GWPP

Daerah · 17 Apr 2021 11:39 WITA ·

Kembangkan Destinasi Wisata, Pemprov Kaltara Akan Percantik Situs Perang Dunia II di Mamburungan


Gubernur Kaltara, Drs.Zainal A Paliwang saat mengunjungi bungker dan meriam peninggalan Perang Dunia II di daerah Peningki Lama Kelurahan Mamburungan Kota Tarakan.Foto: Diskominfo Kaltara Perbesar

Gubernur Kaltara, Drs.Zainal A Paliwang saat mengunjungi bungker dan meriam peninggalan Perang Dunia II di daerah Peningki Lama Kelurahan Mamburungan Kota Tarakan.Foto: Diskominfo Kaltara

TARAKAN-Jejak Perang Dunia II di awal tahun 1.900-an silam di Kota Tarakan hingga sekarang masih bisa ditemukan.

Salah satunya benteng pertahanan militer (bungker) dan sejumlah meriam Belanda di Peningki Lama di Kelurahan Mamburungan Kecamatan Tarakan Timur.

Peninggalan bungker dan meriam buatan Jerman tahun 1902 itu kini menjadi daya tarik Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Zainal Arifin Paliwang untuk dijadikan salah satu destinasi wisata unggulan Bumi Benunata khususnya Tarakan.

width"450"

Rencananya, dikatakan gubernur, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara melalui kerja sama Dinas Pariwisata akan melakukan restorasi peninggalan barang bersejarah tersebut untuk kepentingan wisata Bumi Benuanta.

“Kita (Pemprov, red) akan mempercantik dan memperindah situs-situs peninggalan perang dunia II di Tarakan itu. Sehingga nantinya bisa kita jual ke luar maupun dalam negeri untuk mendatangkan wisatawan,” kata gubernur usai melihat langsung situs tersebut, Jumat (16/4).

Dengan demikian, gubernur mengharapkan wisata situs peninggalan Perang Dunia II tersebut dapat menambah pendapatan perekonomian masyarakat, khususnya kota Tarakan. Perbaikan akan dilakukan namun tidak membongkar bentuk aslinya.

Untuk diketahui, pada masa silam, tempat ini menjadi basis utama pertahanan Belanda yang dapat mengawasi jalur darat dan laut ke Tarakan dari arah selatan. (sur)

Sumber : Diskominfo Kaltara

Print Friendly, PDF & Email
Artikel ini telah dibaca 684 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Pemerintah Siapkan 47 Apartemen untuk ASN, TNI, Polri di IKN

31 Januari 2023 - 07:07 WITA

Rakor Penanggulangan Inflasi, Antisipasi Menjelang Panen

30 Januari 2023 - 23:19 WITA

Pimpin Ratas, Presiden Minta Jajaran Waspadai Inflasi dan Kenaikan Harga

30 Januari 2023 - 23:11 WITA

Gerindra Minta Kenaikan Ongkos Haji Rp 69 juta Dikaji Ulang: Terlalu Berat untuk Rakyat

30 Januari 2023 - 22:54 WITA

LTABI 2022, Komitmen BI untuk Indonesia Maju

30 Januari 2023 - 18:49 WITA

Menuju Satu Dekade JKN: Kontribusi BPJS Kesehatan Mewujudkan Indonesia Lebih Sehat

30 Januari 2023 - 18:35 WITA

Trending di Daerah
error: Alert: Content is protected !!