Menu

Mode Gelap
Capaian WTP Harus Berkorelasi dengan Pembangunan Daerah Gubernur Bantu Pembangunan Masjid Al Ikhlas Polairud Polda Kaltara Gubernur Santuni Pemilik Taman Pendidikan Alquran (TPA) Pantai Amal yang Terbakar Percepat Herd Immunity, Kodim Tarakan Gelar Serbuan Vaksin Untuk Pelajar Sinergikan Pemerintah Pusat dan Daerah, Pemprov Gelar Rakor GWPP

Daerah · 21 Jun 2021 17:34 WITA ·

Covid-19 Tarakan Bertambah 12 Kasus, 30 Sampel Masih Menunggu Hasil


dr Devi Ika Indriarti, Jubir Satgas Covid-19 Tarakan. foto: fokusborneo.com Perbesar

dr Devi Ika Indriarti, Jubir Satgas Covid-19 Tarakan. foto: fokusborneo.com

TARAKAN – Perkembangan kasus Covid-19 di Kota Tarakan bertambah 12 kasus baru pada Minggu (20/6/2021), dan hari ini Senin (21/6/2021) jumlah kasus kembali bertambah sebanyak 3 orang.

Juru bicara (jubir) Satgas Penanganan Covid-19 Tarakan, dr Devi Ika Indriarti menjelaskan, penambahan kasus ini cukup tinggi. Diketahui, beberapa minggu terakhir kasus di Tarakan cukup landai bahkan sempat tidak ada penambahan.

“Penambahan kasus 12 orang ini karena kita melakukan tracing kasus, pertama pelaku perjalan, kemudian ada juga lakukan tracing kasus rutin pemeriksaan rapid test hasilnya positif kemudian di PCR hasilnya positif, ada juga kontak erat dari kasus sebelumnya,” ungkapnya.

Penambahan kasus baru juga terdapat dari pelaku perjalanan. Diharapkan bagi pelaku perjalanan semisalnya memiliki keluhan demam, batuk, pilek segera melapor ke Pukesmas terdekat.

“Tracing kasus masih tetap kita lakukan, kemudian pemeriksaan swab di Dinas Kesehatan juga masih berjalan. Diharapkan masyarakat tetap patuh dan taat melakukan 3 M untuk memutus mata rantai penularan Covid-19,” ujarnya.

Jubir mengatakan, saat ini jumlah sampel yang masih menunggu hasil masih sekitar 30-an lebih dan kemungkinan masih bertambah karena terdapat positif baru.

Perkembangan kasus positif saat total mencapai 6.102 orang, masih dirawat dan dipantau sebanyak 36 orang.

“Yang jelas di RSUKT tidak ada pasien Covid-19 yang dirawat, ada di RSUD Tarakan kemungkinan 2 sampai 3 orang sisanya melakukan isolasi mandiri karena gejala ringan dan tidak memiliki gejala,” ucapnya.

Selanjutnya, jumlah pasien yang sembut sampai saat ini total mencapai 5.956 orang, kemudian pasien konfirmasi meninggal dunia sebanyak 110 orang dan kasus probable meninggal dunia sebanyak 6 orang.

Sementara untuk kasus suspek yang dipantau sebanyak 23 orang dan kasus kontak erat yang dpantau sebanyak 36 orang. (wic/iik)

Artikel ini telah dibaca 427 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Petugas Lapas Tarakan Musnahkan Handphone Hasil Razia Gabungan

24 Mei 2022 - 11:40 WITA

Hati – Hati Bisa Meledak! Bom Sisa Perang Dunia Ke II Tak Ada Tanggal Kadaluwarsanya

24 Mei 2022 - 11:24 WITA

Bom Seberat Setengah Ton Dievakuasi Tim Jibom Satbrimob Polda Kaltara

23 Mei 2022 - 21:40 WITA

Silaturahmi dengan Warga Sulsel di Tarakan, Andi Rakhmat Ingin Melepas Kangen

23 Mei 2022 - 19:29 WITA

Warga Tarakan Temukan Bom Ukuran Jumbo Peninggalan Perang Dunia Ke II

23 Mei 2022 - 18:23 WITA

Pimpin Harkitnas, Gubernur Dorong Transparansi pada ASN

23 Mei 2022 - 18:16 WITA

Trending di Daerah
error: Alert: Content is protected !!