Menu

Mode Gelap
Capaian WTP Harus Berkorelasi dengan Pembangunan Daerah Gubernur Bantu Pembangunan Masjid Al Ikhlas Polairud Polda Kaltara Gubernur Santuni Pemilik Taman Pendidikan Alquran (TPA) Pantai Amal yang Terbakar Percepat Herd Immunity, Kodim Tarakan Gelar Serbuan Vaksin Untuk Pelajar Sinergikan Pemerintah Pusat dan Daerah, Pemprov Gelar Rakor GWPP

Advetorial · 22 Nov 2021 18:30 WITA ·

Sidak RSUD, Gubernur Minta Fasilitas Digunakan Sesuai Peruntukan


Foto : Dkisp Kaltara Perbesar

Foto : Dkisp Kaltara

TARAKAN – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Drs. Zainal A Paliwang, S.H., M.Hum lakukan inspeksi mendadak (sidak) di RSUD Tarakan.

Terdapat beberapa hal yang ditinjau langsung sekaligus fasilitas dinas yang digunakan para pegawai.

Fasilitas yang ditinjau yakni peralatan kesehatan, kendaraan dinas, koperasi serta kantin yang berada di RSUD Tarakan. Zainal menjelaskan, sidak dilakukan karena ada laporan yang diterimanya terkait kendaraan dinas yang tidak sesuai peruntukkan.

“Kami dapat laporan ada dua dokter spesialis yang tidak mendapatkan kendaraan dinas, jadi saya cek, kemudian ini kendaraan khusus untuk kerja, untuk pelayanan juga jangan dipakai rekreasi,” terangnya, Kamis (18/11).

Tidak hanya kendaraan dinas, terdapat pula fasilitas kesehatan seperti handsanitizer yang harus selalu disediakan untuk pelayanan.

Tidak hanya kendaraan dinas, terdapat pula fasilitas kesehatan seperti handsanitizer yang harus selalu disediakan untuk pelayanan.

“Dimana ada terkumpul orang banyak harus ada handsanitizernya. Nanti saya cek lagi harus ada,” tambahnya.

Sementara itu, kantin di RSUD haruslah dilelang. Saat ini kantin RSUD Tarakan dikelola oleh pihak Dharma Wanita. Lalu, Zainal juga menjelaskan persoalan koperasi. Berdasarkan hasil yang diterima dari pengelola tidak ada Rapat Anggota Tahunan (RAT) pada setahun terakhir.

“Tak ada RAT alasannya karena pandemi. Okelah, tapi kedepan harus ada catatan keuntungan tiap tahun berapa, katanya satu bulan Rp 100 juta lebih pemasukan, jadi pertahunnya sekitar 1,3 milyar lalu dipotong modal dan harus dibagi-bagi lagi soal SHU nya,” beber Zainal.

Sementara itu, Kepala Badan Keuangan Aset Daerah (BKAD) Kaltara, Denny Harianto menuturkan saat ini kendaraan dinas telah sesuai dengan peruntukan. Dikatakan Denny, terdapat sekitar 61 kendaraan dinas di RSUD Tarakan.

“Termasuk di dalamnya ada Ambulance, mobil dinas atau roda empat, roda dua juga ada,” katanya.

Denny menambahkan, peruntukan kendaraan dinas ini untuk ASN maksimal hingga eselon III serta dokter spesialis. Denny menjabarkan, terdapat pula kendaraan dengan kondisi rusak berat sebanyak 8 buah dan rusak ringan sebanyak 4 buah. (agc/dkisp)

Artikel ini telah dibaca 25 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Resmi Dilantik, Dewan Pendidikan Diharapkan Bantu Gubernur Tingkatkan Pelayanan Pendidikan

4 Desember 2021 - 06:36 WITA

Pesta Budaya Ditutup, Akan Jadi Event Tahunan Kaltara

3 Desember 2021 - 20:17 WITA

Luhut Panjaitan Kunjungi Provinsi Kaltara

3 Desember 2021 - 20:06 WITA

Persiapan Groundbreaking KIPI, 9 Perusahaan Mancanegara Siap Investasi di Kaltara

3 Desember 2021 - 20:00 WITA

Bupati Ibrahim Ali Tegaskan Pembangunan Pusat Pemerintah Terus Beprores

3 Desember 2021 - 11:59 WITA

Gedung Baru DPRD KTT Tahun Depan Bisa Digunakan 

3 Desember 2021 - 06:44 WITA

Trending di Daerah