Menu

Mode Gelap
Capaian WTP Harus Berkorelasi dengan Pembangunan Daerah Gubernur Bantu Pembangunan Masjid Al Ikhlas Polairud Polda Kaltara Gubernur Santuni Pemilik Taman Pendidikan Alquran (TPA) Pantai Amal yang Terbakar Percepat Herd Immunity, Kodim Tarakan Gelar Serbuan Vaksin Untuk Pelajar Sinergikan Pemerintah Pusat dan Daerah, Pemprov Gelar Rakor GWPP

Daerah · 19 Sep 2022 18:30 WITA ·

Zonasi Budidaya Rumput Laut Akan Direvisi, Rhuki Syayahdin: Bisa Bertambah Luas


Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kaltara Rhuki Syayahdin. Foto: fokuaborneo.com Perbesar

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kaltara Rhuki Syayahdin. Foto: fokuaborneo.com

TARAKAN – Budidaya Rumput laut di wilayah Provinsi Kalimantan Utara sangat menjanjikan sebagai penggerak ekonomi masyarakat, bahkan saat ini rumput laut Kaltara sudah di ekspor langsung dari Pelabuhan Malundung Tarakan ke luar negeri.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kaltara, Rhuki Syayahdin mengatakan bahwa dengan kegiatan ekspor ini jelas mengangkat ekonomi masyarakat melalui penjualan rumput laut itu sendiri.

“Kita kedepan bagaimana terus menjaga supaya eksis dalam persaingan perdagangan, menjaga kualitas dan kuantitas,” ujar Rukhi, Jumat (16/9/2022).

Menurutnya, budidaya rumput laut di Kaltara saat ini sangat diuntungkan dimana tidak mengenal musim kemarau dan setiap tahun bisa panen dibandingkan daerah lain hanya bisa panen di musim kemarau.

Ia menegaskan, Pemerintah Provinsi Kaltara akan terus mendorong ini melalui Peraturan Gubernur, meski sudah ada karena sudah lima tahun Pergub akan direvisi.

“Yang cepat kita akan bentuk regulasi Pergub, karena kita juga melihat animo masyarakat cukup tinggi bahkan sampai tidak terukur (zonasi) banyak alur pelayaran tertutup,” ucapnya.

Pemerintah berharap, rumput laut kedepan bisa menjadi ujung tombak ekonomi di Kaltara, bisa memberikan kontribusi baik masyarakat secara langsung maupun pendapatan daerah melalui retribusi.

Menurutnya, zonasi budidaya rumput laut di Kaltara cukup luas, maka melalui Pergub nantinya akan diatur kembali zonasi rumput laut, akan ditata dan kemungkinan bisa bertambah.

“Total luasnya ada di peta, pasti berubah karena kondisi saat ini, mungkin ada tempat – tempat baru juga. Kemungkinan bertambah (luas) pasti, ini adalah kesempatan (revisi Pergub),” ungkapnya.

Rukhi menambahkan, yang pasti saat ini bagaimana Kaltara meningkatkan kualitas dan kuantitas rumput laut. (wic/Iik)

Print Friendly, PDF & Email
Artikel ini telah dibaca 54 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Tanah Longsor di Jalan Anggrek, Ibu dan 3 Anak Nyaris Jadi Korban 

26 September 2022 - 17:46 WITA

Presiden: Ekonomi Digital Pesat, _Startup_ Indonesia Punya Banyak Peluang

26 September 2022 - 17:34 WITA

Tanggapi Dugaan Kasus Suap dan Korupsi, Presiden: Semua Sama di Mata Hukum

26 September 2022 - 17:22 WITA

Lantik 39 Pejabat, Gubernur Titip Tiga Hal

26 September 2022 - 17:16 WITA

Pimpin Sertijab Pejabat Kodam, Pangdam VI/Mlw : Sertijab Bagian Dari Tour Of Duty dan Tour Of Area

26 September 2022 - 13:51 WITA

Mobile Legend Student Cup Sukses Digelar di Tarakan, Telkomsel Launching Kartu GameMAX Tarakan

26 September 2022 - 12:30 WITA

Trending di Daerah
error: Alert: Content is protected !!