BULUNGAN – Puluhan pengusaha jasa travel menyampaikan beberapa keluhan, masukan serta saran kepada jajaran Kepolisian Daerah Kalimantan Utara (Polda Kaltara) dalam kegiatan Jumat Curhat, Jumat (5/5/2023).
Kegiatan Jumat curhat Polda Kaltara kali ini dihadiri langsung Wakapolda Kaltara Brigjen Pol Kasmudi, didampingi Dirbinmas Polda Kaltara Kombes Pol Eri Dwi Hariyanto, Karoops Kombes Pol Prasodjo Wibowo, Karo SDM Kombes Pol Yusup Rahmanto, Kabid Humas Kombes Pol Budi Rachmat, serta Wadirlantas AKBP Reza Pahlevi.
Masih dalam suasana bulan Syawal 1444 Hijriah, dalam kesempatan ini Wakapolda Kaltara mengucapkan selamat hari raya Idul Fitri kepada seluruh komunitas travel di wilayah Kaltara.
Dalam suasana penuh keakraban, Wakapolda juga menyampaikan bahwa kemajuan suatu daerah tidak lepas daripada transportasi di daerah tersebut. Perekonomian akan meningkat bila ditunjang dari kelancaran arus transportasi baik keluar maupun ke dalam daerah.
Sementara itu, Rio perwakilan Delta Travel bertanya langsung kepada Wakapolda Kaltara tentang keluhan dan keresahan pengemudi travel khususnya travel darat.
“Sering terjadi penumpang dari luar daerah membawa barang ilegal tanpa pengemudi travel mengetahui. Hal ini berakibat pengemudi bisa dikaitkan dengan tindak pidana dan berakhir dengan penyitaan kendaraan,” ucapnya.
Menanggapi pertanyaan tersebut, Wakapolda Kaltara menyampaikan bahwa hal ini merupakan dilema yang selalu dirasakan oleh seluruh komunitas travel. Dalam konteks ini Wakapolda Kaltara memberikan saran untuk seluruh komunitas memasang stiker larangan membawa barang ilegal, narkoba dan senjata tajam.
“Jika suatu saat terjadi pemeriksaan dan terbukti bahwa ada penumpang yang membawa barang yang dilarang, maka travel terlepas dari permasalahan. Namun tetap ditekankan bahwa untuk tetap selalu waspada kepada penumpang yang mencurigakan dan segera melapor jika ada indikasi berbahaya,” kata Wakapolda.
Baca Juga : Ribuan Paket Skincare Ilegal Dimusnahkan Polres TarakanÂ
Sementara itu, Kabid Humas Polda Kaltara Kombes Pol Budi Rachmat, menambahkan terkait bentuk pelaporan yang dapat dilakukan oleh komunitas travel apabila menemukan indikasi yang mencurigakan oleh penumpang, maka komunitas bisa menginstal Super App Presisi dimana setiap kejadian dapat terpantau bahkan lokasi pelapor dapat diketahui.
“Hal ini dapat memudahkan masyarakat untuk melakukan pelaporan tanpa harus mendatangi Polres atau Polsek terdekat,” imbuh Kabid Humas.
Dengan dilaksanakan dialog Jumat Curhat ini, komunitas travel sangat mengapresiasi Polri khususnya Polda Kaltara. Karena dengan kegiatan ini, terbentuklah komunikasi dua arah secara langsung yang mampu meningkatkan sinergitas Polri dan masyarakat. Sehingga sitkamtibmas yang aman, nyaman dan damai dapat diwujudkan. (wic/Iik)














Discussion about this post