BALIKPAPAN, – Bagian dari kepedulian terhadap masyarakat kurang mampu, Keluarga besar Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas’ud membagikan zakat kepada warga. Pembagian zakat keluarga Mas’ud ini dilakukan Yayasan Rahmad Mas’ud Center (RMC) di masjid Al Falah, Balikpapan Selatan, Senin (17/3/2025) pagi.
Kegiatan rutin yang sudah berlangsung selama 16 tahun tersebut, diserahkan secara simbolis Sekretaris RMC Idham Mustari dan Ketua RMC Selatan H. Yusri kepada mustahik yang menerima. Pembagian zakat berlangsung tertib, karena panitia RMC mengatur secara bergilir dan berjadwal.
“Kami ingin menegaskan, zakat yang dibagikan ini dari penghasilan pribadi dan usaha keluarga besar Haji Rahmat Masud, bukan dari anggaran pemerintah kota. Alokasi dana dari pemerintah tentu memiliki jalur dan peruntukannya sendiri,†ujar Idham.
Sedikitnya ada lebih 30 ribu jiwa yang akan mendapatkan zakat dari RMC kepada warga Balikpapan. Pembagian akan dilakukan secara bertahap selama beberapa hari di 6 kecamatan. Jadwal pembagian zakat setiap hari di masjid yang sudah tentukan, sehingga tidak menumpuk di satu tempat.
Pada momen pembagian zakat ini juga menjadi ajang untuk mendoakan keluarga besar Haji Rahmat Masud agar selalu diberikan kesehatan, keberkahan, dan kelancaran dalam setiap aktivitas, termasuk dalam memimpin Kota Balikpapan ke arah yang lebih baik.
Rahmad Mas’ud juga langsung meninjau membagikan hak mustahik di masjid Al Falah, Balikpapan Selatan, pada Senin (17/3/2025). Acara pembagian zakat ini pun berjalan lancar dengan antusiasme tinggi dari warga yang hadir.
Warga penerima manfaat mengucapkan terima kasih dan mendoakan agar keluarga besar Haji Rahmat Masud senantiasa diberikan kemudahan dalam segala urusan. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan semakin banyak masyarakat yang terbantu dan semangat kepedulian sosial terus terjaga di Kota Balikpapan.
Selain membagikan zakat, Rahmad Mas’ud juga mengingatkan warga agar menjaga kebersihan lingkungan di tengah cuaca ekstrem yang melanda. Ia mengimbau masyarakat tidak membuang sampah sembarangan untuk mencegah banjir akibat saluran air tersumbat.
“Jangan sampai karena kita membuang sampah sembarangan. Saluran air menjadi tersumbat dan akhirnya menyebabkan banjir. Mari kita jaga lingkungan kita bersama-sama,†katanya. (*)












Discussion about this post