• About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Fokus Borneo
Advertisement
  • Beranda
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • KPH Tarakan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • Rubrik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olah Raga
    • Sosial Budaya
    • Hiburan
    • Energi
  • Opini
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • KPH Tarakan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • Rubrik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olah Raga
    • Sosial Budaya
    • Hiburan
    • Energi
  • Opini
No Result
View All Result
Fokus Borneo
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Advetorial
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • KPH Tarakan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olah Raga
  • Sosial Budaya
  • Travel
  • Energi
  • Hiburan
  • Opini
Home Daerah

DKUMP Balikpapan Perkuat Manajemen Risiko Koperasi Antisipasi Kredit Macet

by Redaksi
28/04/2025
in Daerah, Ekonomi
A A

BALIKPAPAN — Mengantisipasi risiko kredit macet, koperasi dituntut harus memperkuat manajemen resiko dalam pengelolaan usaha yang dilakukan. Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (KUMKM) Balikpapan menggelar pelatihan risiko koperasi yang digelar di Swiss Belinn Balikpapan, Senin (28/4/2025).

Melalui pelatihan Manajemen Risiko Koperasi yang diikuti sekitar 30 koperasi di Balikpapan ini diharapkan bisa memperkuat manajemen risiko dan pengeloaan usaha koperasi.

Baca Juga

Ekonomi Kaltara Tumbuh 4,96 Persen di Triwulan II 2026, Hilirisasi Industri Jadi Pendorong Utama

Analisis Akademisi FEB UBT: Perilaku Konsumtif dan Fenomena “Kumpaunomic” Picu Polemik Data Desil di Kaltara

Asap Karhutla Ganggu Kualitas Udara, PAUD hingga SMP Tana Tidung BDR

Muktamar NU ke-35 Usai, PCNU Kota Tarakan Ajak Jemaah Perkokoh Ukhuwah dan Dukung Hasil Keputusan

“Kami terus mendorong koperasi agar memastikan pentingnya penerapan tata kelola yang baik, terutama dalam pelaporan keuangan dan pembentukan dana cadangan untuk mengantisipasi risiko kredit macet,” ujar Kepala Dinas KUMKM Balikpapan, Heruressandy Setia Kusuma.

Fredi Antoni dan Nabila Naimi sebagai Fasilitator dari Lembaga Inkubator Mitra Solusi KUKM (Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah) Jatinangor, Sumedang, Jawa Barat yang langsung memberikan pelatihan kepada peserta.

“Saat ini, koperasi wajib melaporkan hasil usaha simpan pinjam serta pengelolaan dana cadangan kepada pemerintah pusat melalui dinas terkait. Sementara untuk dana yang berasal dari anggota keluarga koperasi, pengawasan dilakukan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK),” imbuhnya.

Heruressandy menambahkan, kemampuan koperasi dalam mengelola dana dan risiko sangat krusial karena menyangkut kepercayaan masyarakat. Jika koperasi tidak memiliki manajemen yang baik, maka risiko usaha akan tinggi.

Akibatnya, anggota dan masyarakat bisa kehilangan kepercayaan dan pada akhirnya bisa berdampak pada kelangsungan koperasi itu sendiri. Ia mencontohkan, koperasi di lingkungan sekolah yang menghimpun simpanan dari seluruh karyawan dan tenaga pendidik memiliki potensi besar.

“Tanpa pengelolaan risiko yang tepat, koperasi di lingkungan sekolah ini pun bisa berpotensi menjadi beban,” tandasnya.

Saat ini, di Balikpapan memiliki 126 koperasi yang aktif. Namun, dari jumlah tersebut, baru 6 koperasi yang masuk kategori sehat, terutama dalam aspek pengelolaan risiko. Tahun lalu juga sudah ada 30 koperasi yang mengikuti program pendampingan ditambah 30 koperasi lagi tahun ini.

“Tapi yang baru dikategorikan sehat baru enam. Harapannya ke depan, koperasi yang saat ini cukup sehat bisa naik menjadi kategori sehat penuh,” ungkap Heruressandy.

Sedangkan terkait program inkubasi tahun ini, ia menyebut ada beberapa perbedaan pendekatan dibandingkan tahun sebelumnya. Salah satunya dengan memberikan metode penyusunan manajemen risiko yang lebih sederhana agar koperasi lebih mudah memahami dan menerapkannya.

Pihaknya pun sebenarnya sudah berupaya untuk membantu koperasi agar bisa lebih cepat dan mudah dalam menyusun manajemen risiko.

“Karena kalau terlalu rumit, kasihan mereka. Padahal ini sangat penting untuk menjaga keberlangsungan koperasi,” tandasnya. (*)

Tags: Berita BalikpapanborneoDKUMP BalikpapanFokusHeadlineKoperasi

Berita Lainnya

Ekonomi Kaltara Tumbuh 4,96 Persen di Triwulan II 2026, Hilirisasi Industri Jadi Pendorong Utama
Ekonomi

Ekonomi Kaltara Tumbuh 4,96 Persen di Triwulan II 2026, Hilirisasi Industri Jadi Pendorong Utama

2 September 2026 19:59
Analisis Akademisi FEB UBT: Perilaku Konsumtif dan Fenomena “Kumpaunomic” Picu Polemik Data Desil di Kaltara
Ekonomi

Analisis Akademisi FEB UBT: Perilaku Konsumtif dan Fenomena “Kumpaunomic” Picu Polemik Data Desil di Kaltara

2 September 2026 19:42
Daerah

Asap Karhutla Ganggu Kualitas Udara, PAUD hingga SMP Tana Tidung BDR

2 September 2026 10:53
Daerah

Muktamar NU ke-35 Usai, PCNU Kota Tarakan Ajak Jemaah Perkokoh Ukhuwah dan Dukung Hasil Keputusan

2 September 2026 10:39
Daerah

Gotong Royong Penanganan Karhutla

1 September 2026 20:10
Daerah

Numerasi Pelajar Masih Rendah, Ibrahim Ali Dorong Perpustakaan Jadi Ruang Belajar

1 September 2026 17:01
Next Post

Bupati Kukuhkan Organisasi Wanita Tana Tidung, Gerakan Nasional Tingkatkan Kesejahteraan

Rakor SPBE Se-Kaltara, Dorong Implementasi Pelayanan Publik

Pj Sekprov Ajak Masyarakat Perkuat Mitigasi Bencana

Discussion about this post

Ikuti Kami

Ikuti Kami
  • Bara Batubara di Jalan Amal Lama Kian Dalam, PU Butuh Bantuan Ahli Tambang

    Bara Batubara di Jalan Amal Lama Kian Dalam, PU Butuh Bantuan Ahli Tambang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kematian Raja Ular Dari Kalimantan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabut Asap Tebal, Super Air Jet Batal Mendarat di Bandara Juwata Tarakan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Capai Indeks 101, Kualitas Udara Tarakan Berstatus Tidak Sehat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ribuan Warga Ikuti Jalan Sehat, Gubernur Ajak Jaga Kerukunan Kaltara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Fokus Borneo

Ikuti Kami

Rubrik

  • Advetorial
  • Daerah
  • Derap Nusantara
  • Ekonomi
  • Energi
  • Fokus
  • Hiburan
  • IKN
  • Kantah Kota Balikpapan
  • Kementrian ATR/BPN
  • KPH Tarakan
  • Kriminal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Olah Raga
  • Opini
  • Otomotif
  • Parlemen
  • Pemkab Bulungan
  • Pemkab Malinau
  • Pemkab Nunukan
  • Pemkab Tana Tidung
  • Pemkot Balikpapan
  • Pemkot Tarakan
  • Pemprov Kaltara
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial Budaya
  • TNI Polri
  • Travel
  • Video

Recent News

Ekonomi Kaltara Tumbuh 4,96 Persen di Triwulan II 2026, Hilirisasi Industri Jadi Pendorong Utama

Ekonomi Kaltara Tumbuh 4,96 Persen di Triwulan II 2026, Hilirisasi Industri Jadi Pendorong Utama

2 September 2026 19:59
Analisis Akademisi FEB UBT: Perilaku Konsumtif dan Fenomena “Kumpaunomic” Picu Polemik Data Desil di Kaltara

Analisis Akademisi FEB UBT: Perilaku Konsumtif dan Fenomena “Kumpaunomic” Picu Polemik Data Desil di Kaltara

2 September 2026 19:42
  • About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 PT KITA MEDIA GROUP

error: Content is protected !!
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • KPH Tarakan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olah Raga
  • Sosial Budaya
  • Travel
    • Kuliner
  • Energi
  • Hiburan
  • Opini

© 2025 PT KITA MEDIA GROUP