• About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Fokus Borneo
Advertisement
  • Beranda
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • KPH Tarakan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • Rubrik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olah Raga
    • Sosial Budaya
    • Hiburan
    • Energi
  • Opini
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • KPH Tarakan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • Rubrik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olah Raga
    • Sosial Budaya
    • Hiburan
    • Energi
  • Opini
No Result
View All Result
Fokus Borneo
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Advetorial
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • KPH Tarakan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olah Raga
  • Sosial Budaya
  • Travel
  • Energi
  • Hiburan
  • Opini
Home Daerah

Pasar Induk Balikpapan Disiapkan Sentra Logistik Modern Pangan Kalimantan

by Redaksi
10/10/2025
in Daerah, Pemkot Balikpapan
A A

Kepala Disdag Balikpapan, Haemusri Umar.

BALIKPAPAN, Fokusborneo.com  — Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan terus menyiapkan langkah besar dalam memperkuat sistem pangan dan distribusi komoditas di daerah.

Melalui kerja sama dengan DPRD dan Universitas Gadjah Mada (UGM), pemerintah daerah kini mematangkan pembangunan Pasar Induk Balikpapan, proyek strategis yang dirancang menjadi pusat logistik modern dan tulang punggung ketahanan pangan untuk Kalimantan bagian timur.

Baca Juga

Dorong Kepatuhan PROPER dan Regulasi, PPLI Edukasi Industri Kaltim soal Pengelolaan Limbah B3

Disdikbud Tana Tidung Dorong 10 Sekolah SUMD Jadi Pelopor Peningkatan Mutu Pendidikan

Jambore Ceria 2026 Tana Tidung Resmi Ditutup, Peserta Raih Penghargaan

18.329 Peserta JKN Masih Nonaktif, BPJS Kesehatan Tarakan Minta Masyarakat Segera Reaktivasi

Pertemuan teknis bersama DPRD dan tim ahli UGM yang digelar pekan ini membahas hasil kajian akademik terkait desain konseptual dan kebutuhan sistem distribusi yang efisien. Kajian tersebut menjadi dasar penyusunan master plan pembangunan pasar induk, yang kini tengah dirancang oleh Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Balikpapan.

Kepala Disdag Kota Balikpapan, Haemusri Umar, menjelaskan bahwa penyelarasan antara hasil kajian akademik dan master plan daerah merupakan langkah penting untuk memastikan seluruh proses perencanaan berjalan selaras dan terukur.

“Kami ingin pembangunan ini tidak hanya sebatas proyek infrastruktur, tapi juga bagian dari strategi besar membangun ketahanan pangan kota. Kajian dari UGM memberikan panduan akademik, sementara kami fokus pada implementasi di lapangan agar hasilnya konkret,” ujarnya, Kamis (9/10/2025).

Menurutnya, proyek ini akan berdiri di atas lahan lebih dari sembilan hektare, dan akan dilengkapi berbagai fasilitas logistik pendukung seperti gudang penyimpanan komoditas, area bongkar muat terintegrasi, serta jalur distribusi yang langsung terhubung dengan pelabuhan utama.

“Pasar induk ini nantinya akan menjadi pusat distribusi utama seluruh komoditas pangan dan hortikultura. Semua arus barang masuk dan keluar akan dipusatkan di sini agar rantai pasok lebih singkat, efisien, dan bisa menekan biaya logistik,” tambahnya.

Haemusri juga menyebutkan bahwa pihaknya tengah menyusun mekanisme pengaturan aktivitas logistik agar tidak mengganggu arus lalu lintas kota. Salah satu gagasan yang kini diformulasikan adalah pemusatan seluruh aktivitas bongkar muat di Pelabuhan Peti Kemas Kariangau, menggantikan peran beberapa pelabuhan kecil yang selama ini masih digunakan distributor.

“Kalau aktivitas bongkar muat dipusatkan di Kariangau, tidak ada lagi truk besar yang melintas di tengah kota. Ini juga bentuk dukungan terhadap kebijakan pembatasan kendaraan berat di siang hari. Jadi, dari pelabuhan, barang langsung ke pasar induk tanpa menimbulkan kemacetan,” jelasnya.

Lebih lanjut, Haemusri menerangkan seluruh distributor akan diarahkan untuk menyewa gudang resmi di kawasan pasar induk. Langkah ini tidak hanya menertibkan sistem logistik, tetapi juga berpotensi meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor retribusi dan sewa fasilitas.

“Semua komoditas yang masuk akan melewati satu pintu, yaitu pasar induk. Dari situ, distribusi ke pasar-pasar tradisional dilakukan secara terencana dan diawasi. Konsep ini akan menjadikan sistem pangan kita lebih tertib, transparan, dan efisien,” ungkapnya.

Pemerintah berharap pasar induk ini bukan hanya menjadi tempat transaksi grosir, melainkan juga kawasan ekonomi baru yang menumbuhkan aktivitas usaha masyarakat, mulai dari transportasi, jasa logistik, hingga pengolahan produk pangan lokal.

“Pasar induk ini menjadi backbone sistem pangan Balikpapan. Selain memperkuat distribusi, kawasan ini juga akan membuka banyak peluang kerja baru dan menggerakkan ekonomi masyarakat sekitar,” tuturnya.

Haemusri menekankan pembangunan pasar induk akan diarahkan dengan prinsip keberlanjutan dan efisiensi tata ruang. Semua desain infrastruktur mengacu pada konsep ramah lingkungan serta memperhatikan potensi pengembangan kawasan penyangga ekonomi di sekitar Kariangau.

“Kita belajar dari kota besar lain yang sukses membangun pasar induk modern. Tantangan logistik ke depan bukan sekadar soal tempat, tapi soal bagaimana kita mengelola sistemnya agar tangguh dan adaptif terhadap perubahan pasar,” katanya.

Ia juga menambahkan, keberadaan Pasar Induk Balikpapan diharapkan menjadi solusi terhadap permasalahan klasik terkait lonjakan harga bahan pokok akibat distribusi yang panjang dan tidak teratur. Dengan sistem yang lebih tertata, pemerintah optimistis harga pangan bisa lebih stabil.

“Kalau distribusi rapi, rantai pasok pendek, otomatis harga bisa lebih terkendali. Ini juga membantu masyarakat kecil agar tidak terbebani lonjakan harga,” pungkasnya. (*)

 

 

Tags: BalikpapanDinas perdaganganDPRD BalikpapanHaemusri UmarkaltimKetahanan PanganLogistik KotaPasar Induk BalikpapanPembangunan daerahUGM

Berita Lainnya

Daerah

Dorong Kepatuhan PROPER dan Regulasi, PPLI Edukasi Industri Kaltim soal Pengelolaan Limbah B3

2 Oktober 2026 19:04
Daerah

Disdikbud Tana Tidung Dorong 10 Sekolah SUMD Jadi Pelopor Peningkatan Mutu Pendidikan

2 Oktober 2026 09:47
Daerah

Jambore Ceria 2026 Tana Tidung Resmi Ditutup, Peserta Raih Penghargaan

2 Oktober 2026 08:33
Besok, BPJS Kesehatan, Pemprov, dan DPRD Gelar Rekonsiliasi Kejelasan 30.727 JKN Terancam Nonaktif 
Daerah

18.329 Peserta JKN Masih Nonaktif, BPJS Kesehatan Tarakan Minta Masyarakat Segera Reaktivasi

2 Oktober 2026 08:19
Daerah

Wagub Minta Pengelolaan SDA Kaltara Dilakukan Terpadu dan Berkelanjutan

1 Oktober 2026 21:15
Temui Kapolda Kaltara, KSBSI Bahas Isu Pengupahan 2027 hingga PHI
Daerah

Temui Kapolda Kaltara, KSBSI Bahas Isu Pengupahan 2027 hingga PHI

1 Oktober 2026 20:29
Next Post

Dinas Kehutanan Pamer Stan di PEDA KTNA 2025 Tarakan

MKP Kenawai Makin Diminati

Satgas TMMD ke-126 Kodim 0914/Tana Tidung Laksanakan Grading Jalan

Discussion about this post

Ikuti Kami

Ikuti Kami
  • Pemkot Tarakan Akan Menanggung 6.071 Warga Terdampak Penonaktifan BPJS Pemprov Kaltara

    Pemkot Tarakan Akan Menanggung 6.071 Warga Terdampak Penonaktifan BPJS Pemprov Kaltara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gunadarma Jadi Universitas Pertama di IKN, 48 Mahasiswa Kini Mulai Perkuliahan di Nusantara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tampil Anggun Berbusana Adat Tidung, 29 Ketua RT Selumit Pantai Resmi Dikukuhkan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tim Gabungan Tertibkan Bangunan Liar di Kawasan Konservasi Tahura Bukit Soeharto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tunggakan Iuran BPJS Kesehatan di Kaltara Tembus Rp 82 Miliar, Tarakan Menyumbang Angka Terbesar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Fokus Borneo

Ikuti Kami

Rubrik

  • Advetorial
  • Daerah
  • Derap Nusantara
  • Ekonomi
  • Energi
  • Fokus
  • Hiburan
  • IKN
  • Kantah Kota Balikpapan
  • Kementrian ATR/BPN
  • KPH Tarakan
  • Kriminal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Olah Raga
  • Opini
  • Otomotif
  • Parlemen
  • Pemkab Bulungan
  • Pemkab Malinau
  • Pemkab Nunukan
  • Pemkab Tana Tidung
  • Pemkot Balikpapan
  • Pemkot Tarakan
  • Pemprov Kaltara
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial Budaya
  • TNI Polri
  • Travel
  • Video

Recent News

Sertipikat Tanah Hilang? Kantah Balikpapan Layani Proses Penerbitan Sertipikat Pengganti

2 Oktober 2026 20:29

BI Balikpapan Ungkap Pemicu Inflasi September di Balikpapan dan PPU

2 Oktober 2026 20:18
  • About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 PT KITA MEDIA GROUP

error: Content is protected !!
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • KPH Tarakan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olah Raga
  • Sosial Budaya
  • Travel
    • Kuliner
  • Energi
  • Hiburan
  • Opini

© 2025 PT KITA MEDIA GROUP