• About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Fokus Borneo
Advertisement
  • Beranda
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • KPH Tarakan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • Rubrik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olah Raga
    • Sosial Budaya
    • Hiburan
    • Energi
  • Opini
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • KPH Tarakan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • Rubrik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olah Raga
    • Sosial Budaya
    • Hiburan
    • Energi
  • Opini
No Result
View All Result
Fokus Borneo
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Advetorial
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • KPH Tarakan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olah Raga
  • Sosial Budaya
  • Travel
  • Energi
  • Hiburan
  • Opini
Home Daerah

BREAKING NEWS!! Gempa M4,8 Guncang Tarakan, Warga Berhamburan Keluar Rumah

by Redaksi
05/11/2025
in Daerah, Fokus
A A

GEMPA : warga berhamburan keluar dari pusat perbelanjaan di Kota Tarakan, Rabu (5/11/25)

TARAKAN, Fokusborneo.com  — Guncangan gempa bumi tektonik dengan kekuatan magnitudo 4,8 mengguncang wilayah Tarakan, Kalimantan Utara, Rabu (5/11/25) sore sekitar pukul 18.37 Wita. Berdasarkan hasil analisis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), pusat gempa berada di laut pada koordinat 3,33° Lintang Utara dan 117,82° Bujur Timur, atau sekitar 24 kilometer tenggara Kota Tarakan, dengan kedalaman 10 kilometer.

Kepala Stasiun Geofisika Balikpapan, Rasmid, M.Si, menjelaskan bahwa gempa ini tergolong sebagai gempa dangkal akibat aktivitas Sesar Tarakan, yang kerap memicu getaran di wilayah pesisir utara Kalimantan.

Baca Juga

Tabrakan Beruntun di Depan Pasar Induk Bulungan Libatkan 2 Mobil dan 2 Motor 

Sinergi Perangkat Daerah untuk Mendukung Kemandirian Fiskal

Memasuki Semester Kedua, Pemprov Kaltara Diminta Percepat Capaian Target Kinerja

Kasus Turun, Prevalensi Naik: TPPS Tana Tidung Evaluasi Data Stunting

“Hasil analisis menunjukkan sumber gempa berasal dari aktivitas sesar lokal di sekitar Tarakan. Berdasarkan kedalamannya yang hanya sekitar 10 kilometer, gempa ini termasuk kategori dangkal,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Rabu malam.

Getaran dirasakan cukup kuat di Tarakan dengan intensitas IV–V MMI, yang artinya getaran terasa oleh hampir seluruh penduduk, sebagian orang berlarian keluar rumah, perabotan bergeser, hingga benda-benda ringan bergoyang.

Sementara itu, di Tanjung Selor, Berau, dan Nunukan, gempa dirasakan dengan intensitas III–IV MMI, dan di Malinau mencapai III MMI.

Hingga pukul 17.51 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan (aftershock). Rasmid menegaskan, masyarakat diminta tetap tenang dan tidak terpancing isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.

“Kami mengimbau masyarakat agar tetap waspada namun tidak panik, dan pastikan informasi hanya diperoleh dari kanal resmi BMKG,” jelasnya.

Suasana kepanikan sempat mewarnai sejumlah wilayah di Kota Tarakan. Hana, warga Kelurahan Karang Anyar, menceritakan bahwa saat gempa terjadi, ia sedang duduk di depan televisi bersama keluarganya.

“Pokoknya panik, semua langsung spontan lari keluar rumah. Getarannya terasa betul, sampai jendela bergetar dan televisi juga. Ini saya saja masih gemetaran sampai sekarang,” katanya.

Sementara itu, Eka Mardiana, warga RT 22 Kelurahan Selumit Pantai, menyampaikan bahwa getaran terasa kuat hingga membuat warga di lingkungannya berhamburan keluar rumah.

“Pas air pasang juga, jadi terasa juga karena air ikut bergerak. Ini sementara warga berkumpul di teras masjid,” tuturnya.

Meski guncangan terasa kuat, hingga Rabu malam belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan maupun korban jiwa. Aktivitas masyarakat perlahan kembali normal, meskipun sebagian warga memilih bertahan di luar rumah untuk sementara waktu.

BMKG mengingatkan masyarakat agar memeriksa kondisi bangunan tempat tinggal sebelum kembali ke dalam rumah, guna memastikan tidak ada retakan atau kerusakan yang dapat membahayakan keselamatan. Warga juga diimbau memastikan jalur evakuasi dalam kondisi aman dan mengetahui titik kumpul terdekat di lingkungannya.

“BMKG terus memantau perkembangan aktivitas seismik di Tarakan dan sekitarnya. Kami berkomitmen menyampaikan informasi secepat mungkin apabila terjadi gempa susulan,” kata Rasmid.

Untuk memperoleh informasi resmi dan akurat, masyarakat disarankan memantau kanal komunikasi BMKG, seperti laman www.bmkg.go.id, aplikasi InfoBMKG, serta akun media sosial terverifikasi @infoBMKG. (**)

Tags: BerauBMKGeka mardianagempa tarakanhanaKalimantan UtaraMalinauNunukanrasmidSesar Tarakanstasiun geofisika balikpapanTanjung Selor

Berita Lainnya

Fokus

Tabrakan Beruntun di Depan Pasar Induk Bulungan Libatkan 2 Mobil dan 2 Motor 

22 Juni 2026 19:58
Daerah

Sinergi Perangkat Daerah untuk Mendukung Kemandirian Fiskal

22 Juni 2026 19:55
Daerah

Memasuki Semester Kedua, Pemprov Kaltara Diminta Percepat Capaian Target Kinerja

22 Juni 2026 19:40
Daerah

Kasus Turun, Prevalensi Naik: TPPS Tana Tidung Evaluasi Data Stunting

22 Juni 2026 18:55
Daerah

Didampingi Anggota DPR RI, Gubernur Usulkan Sejumlah Program Pengembangan UMKM ke Pemerintah Pusat

22 Juni 2026 17:52
Program SUMD Tana Tidung Tuntas, Guru Tingkatkan Kompetensi TPACK Berbasis Digital
Daerah

Program SUMD Tana Tidung Tuntas, Guru Tingkatkan Kompetensi TPACK Berbasis Digital

22 Juni 2026 17:02
Next Post

Pasang Clamp Underwater SPL 20 Inch, Cara Kilang Pertamina Unit Balikpapan Jaga Teluk Balikpapan

BMKG Tegaskan Informasi Prediksi Gempa Susulan di Tarakan Tidak Benar

BMKG Tegaskan Informasi Prediksi Gempa Susulan di Tarakan Tidak Benar

Otorita IKN Tanam 600 Pohon Peringati Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional

Discussion about this post

Ikuti Kami

Ikuti Kami
  • Otorita IKN Gelar Aksi Bersih Pantai dan Tanam 350 Mangrove di Pantai Tanah Merah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Memasuki Hari Kedua, SPMB di SMAN 1 Tarakan Berjalan Aman dan Lancar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kesaksian Pegawai Bakso dan Mie Ayam ABC Mulawarman saat Kebakaran: Api Muncul dari Lantai Dua

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lomba Domino Meriahkan HARI Bhayangkara ke-80 di Polsek Tarakan Utara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Yuk, Kenalan sama Program Studi di Politeknik Agraria STPN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Fokus Borneo

Ikuti Kami

Rubrik

  • Advetorial
  • Daerah
  • Derap Nusantara
  • Ekonomi
  • Energi
  • Fokus
  • Hiburan
  • IKN
  • Kantah Kota Balikpapan
  • Kementrian ATR/BPN
  • KPH Tarakan
  • Kriminal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Olah Raga
  • Opini
  • Otomotif
  • Parlemen
  • Pemkab Bulungan
  • Pemkab Malinau
  • Pemkab Nunukan
  • Pemkab Tana Tidung
  • Pemkot Balikpapan
  • Pemkot Tarakan
  • Pemprov Kaltara
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial Budaya
  • TNI Polri
  • Travel
  • Video

Recent News

Tabrakan Beruntun di Depan Pasar Induk Bulungan Libatkan 2 Mobil dan 2 Motor 

22 Juni 2026 19:58

Sinergi Perangkat Daerah untuk Mendukung Kemandirian Fiskal

22 Juni 2026 19:55
  • About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 PT KITA MEDIA GROUP

error: Content is protected !!
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • KPH Tarakan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olah Raga
  • Sosial Budaya
  • Travel
    • Kuliner
  • Energi
  • Hiburan
  • Opini

© 2025 PT KITA MEDIA GROUP