• About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Fokus Borneo
Advertisement
  • Beranda
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • KPH Tarakan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • Rubrik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olah Raga
    • Sosial Budaya
    • Hiburan
    • Energi
  • Opini
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • KPH Tarakan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • Rubrik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olah Raga
    • Sosial Budaya
    • Hiburan
    • Energi
  • Opini
No Result
View All Result
Fokus Borneo
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Advetorial
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • KPH Tarakan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olah Raga
  • Sosial Budaya
  • Travel
  • Energi
  • Hiburan
  • Opini
Home Daerah

Selamat Ulang Tahun Pak Haji 

by Redaksi
28/12/2025
in Daerah, Fokus
A A
Selamat Ulang Tahun Pak Haji 

H. Udin Hianggio. Foto: ist

TARAKAN, Fokusborneo.com – “Kamu masih sering ketemu Pak Haji Pai?” Tanya seorang kawan. “Jarang!” Jawab saya.

Pertanyaan seperti itu kerap saya dapati. Terutama dari kawan yang mengetahui kedekatan saya dengan H Udin Hianggio. Ia tidak sekadar politisi kawakan. Mantan Ketua DPRD 2 periode. Walikota ke 2 Tarakan. Atau Wakil Gubernur Kaltara pertama. H Udin adalah seorang legenda. Pejuang moralis, panutan sekaligus tokoh kontroversial.

Baca Juga

Dukung DPRD Bentuk Pansus Soal WKP, Pertamina EP Siap Berikan Data

BPN Kota Tarakan Dukung Pembentukan Pansus DPRD Terkait Sengketa Lahan WKP Pertamina

DWP Kaltara Aktifkan Kembali Koperasi, Perkuat Pemberdayaan Ekonomi Anggota

Gubernur Resmikan Kapel Rumah Doa SMA Negeri 1 Tanjung Palas Barat

Dia bergerak lincah menundukkan lawan-lawan politiknya. Menjadi tempat belajar anak-anak muda. Motivator ulung dan orator yang andal.

Kelemahan H Udin bukanlah harta, tahta wanita. Atau iming-iming suap. Tidak ada toleransi untuk korupsi. Dia kerja keras menjaga integritasnya. Menghalau godan. Memilih hidup sederhana, jauh dibandingkan koleganya. Tidak ragu menghukum anak buahnya yang terlibat korupsi setelah diingatkan berkali-kali.

Ia hanya kalah oleh waktu. Jam tangan yang terpasang di lengannya betul-betul menjadi aksesoris bukan pengingat. Begitu pula jam di layar handphone. Tidak ada gunanya. Selalu lupa waktu. Apalagi saat bermain domino atau catur. Bisa pagi berjumpa pagi.

Waktu istirahat lenyap. Wajahnya selalu terlihat kelelahan kurang tidur. Anda pasti tahu, itulah hobinya. Domino atau catur adalah obat penenang. Sarana penghiburan. Melupakan sejenak beban dipundak.

20 tahun lebih saya disebelahnya tidak pernah sanggup mengikuti ritme itu. Bagi saya, waktu istirahat telah tiba bertepatan dengan bidak catur disusun di atas meja. Atau kartu domino mulai dibagi.

Tapi tahukah Anda strategi politik H Udin yang dikenal taktis itu diasah di meja catur? Bukan di bangku sekolah. Atau buku-buku politik yang tebal itu.

Sederhana saja. Bergaulah dengan PION (rakyat). Siapkan BENTENG (loyalis) pertahanan kokoh. Kaderisasi KUDA (partai) yang lincah. Rekrut PELUNCUR (intelektual/birokrat) yang bertugas melakukan analisa fakta. Dan tunjuk MENTERI (ahli strategi) sebagai jenderal lapangan. Kuasai petak-petak strategis dan skak mat.

Simpel. Tidak banyak teori. Makanya H Udin dikenal memiliki gaya politik yang unik. Tahu kapan harus agresif menyerang dan bertahan dari serangan. Iu semua dibuktikan dengan jaringannya yang luas. Jangan pernah bicara jelek soal H Udin dimana saja. Tembok warung kopi pun bisa berbagi informasi ke beliau.

Itu terjadi secara alamiah. Sikapnya yang baik membuat orang-orang ingin melindunginya sesuai kemampuan mereka masing-masing. Saya banyak belajar soal itu.

Secara fisik memang saya jarang bertemu. Ada perasaan yang sulit saya jelaskan jika duduk disebelah beliau. Mungkin orang banyak menganggap saya seperti pepatah habis manis sepah dibuang. Sory bro. Pepatah itu tidak berlaku bagi saya.

H Udin tetap spesial. Saya sampai dijuluki Pai Hianggio. Anak Pertama atau anak angkat. Itu karena saya mengenalnya luar dalam. Mencintainya seperti Ayah saya sendiri. Saya pernah berada disisi beliau ketika menang besar atau posisi hancur lebur.

Keinginan saya cuma satu. Mengembalikan H Udin Hianggio ketengah-tengah keluarga yang berpuluh-puluh tahun beliau abaikan.

Bayangkan, sejak muda Ia sudah bekerja keras di PT Pelni. Waktunya habis bertarung di pelabuhan. Masuk dunia politik apalagi. 10 tahun menjadi ketua DPRD Kota nyaris rumah hanya jadi tempat persinggahan sementara. Begitu pula saat menjadi walikota, makan bersama keluar di meja makan adalah barang mewah. Apalagi waktu menjabat Wagub, beliau menetap di Tanjung Selor.

Untung saja Ovan, Nani dan Amah adalah anak-anak yang kuat dan mandiri. Mereka memilih mengalah. Bapaknya sedang fokus memberikan perhatian kepada ribuan keluarga tidak beruntung di luar sana.

Jangan disebut pengorbanan Ibu Haji. Tuh, selalu saja ingin menetes air mata ini kalau membayangkan kesabaran Ibu Haji. Dia secara sadar mengikhlaskan suaminya bukan mutlak miliknya sendiri. Pengorbanannya soal perhatian, waktu berduaan atau kesepian yang mendalam tidak bisa dikompensasikan dengan apapun.

Betul istilah dibelakang laki-laki yang tangguh, pasti ada wanita yang sabar. Itulah Bu Haji. Kalem, tenang selalu mengalah. Kemewahan baginya bukan tas branded. Atau pelesiran keluar negeri. Tapi yang bikin dia bahagia adalah bisa memasakkan ikan bandeng pedas dan sambel dabu-dabu untuk sang suami.

Makanya, saya memilih untuk memendam perasaan ingin berjumpa itu dalam-dalam. Biarlah waktu bersama keluarga yang hilang dulu kembali hadir di rumah hijau. Apalagi kesehatan Pak Haji tidak sebugar lima tahun lalu.

Sudahlah cukup Pak Haji melewatkan anak-anaknya tumbuh besar. Kini Ia tinggal menyaksikan cucu-cucunya beranjak dewasa. Sebagai pengganti waktu yang hilang dialami Bapak Ibunya.

Pak Haji selamat ulang tahun ya. Semalam saya mimpi bapak. Tersenyum lebar tanpa bercakap-cakap. Bagaikan pepatah. Jauh Dimata Dekat di Hati.(pai)

Tags: H Udin HianggioHeadlineHUTMiladUlang Tahun

Berita Lainnya

Dukung DPRD Bentuk Pansus Soal WKP, Pertamina EP Siap Berikan Data
Daerah

Dukung DPRD Bentuk Pansus Soal WKP, Pertamina EP Siap Berikan Data

6 November 2026 17:52
BPN Kota Tarakan Dukung Pembentukan Pansus DPRD Terkait Sengketa Lahan WKP Pertamina
Daerah

BPN Kota Tarakan Dukung Pembentukan Pansus DPRD Terkait Sengketa Lahan WKP Pertamina

6 November 2026 17:40
Daerah

DWP Kaltara Aktifkan Kembali Koperasi, Perkuat Pemberdayaan Ekonomi Anggota

6 November 2026 11:32
Daerah

Gubernur Resmikan Kapel Rumah Doa SMA Negeri 1 Tanjung Palas Barat

6 November 2026 10:31
Sertifikat Tanah di WKP Pertamina Tertahan, BPN Tarakan Beberkan Alasannya
Daerah

Sertifikat Tanah di WKP Pertamina Tertahan, BPN Tarakan Beberkan Alasannya

6 November 2026 07:35
Daerah

Wagub Tinjau Pembangunan dan Fasilitas Pendidikan di Pulau Sebatik

6 November 2026 07:34
Next Post
Wali Kota Tarakan Buka Pameran Kriya Nusa Kaltara 2025, Dorong UMKM Naik Kelas

Wali Kota Tarakan Buka Pameran Kriya Nusa Kaltara 2025, Dorong UMKM Naik Kelas

Pemprov Dorong Optimalisasi Peran FKDM Menjaga Stabilitas Sosial Kaltara

Simbol Tolerans, Barber Tarakan Cukur Gratis di Panti Asuhan Pelangi Kasih

Simbol Tolerans, Barber Tarakan Cukur Gratis di Panti Asuhan Pelangi Kasih

Discussion about this post

Ikuti Kami

Ikuti Kami
  • Polemik Gaji Karyawan Dicicil, Manajemen PT Intracawood Beberkan Alasannya

    Polemik Gaji Karyawan Dicicil, Manajemen PT Intracawood Beberkan Alasannya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Otorita IKN, FK UI, dan Universitas Gunadarma Wujudkan Kolaborasi di Bidang Pendidikan dan Riset Kesehatan di IKN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gaji Dibayar Dicicil, Karyawan Intracawood Mengadu ke DPRD Tarakan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pascakebakaran Hutan di Tahura Bukit Soeharto, Otorita IKN dan Borneo Kind Tanam 1.000 Bibit Pohon

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Setiap Liter Berarti, Pertamina Patra Niaga Kalimantan Jaga Ketepatan Takaran BBM di SPBU

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Fokus Borneo

Ikuti Kami

Rubrik

  • Advetorial
  • Daerah
  • Derap Nusantara
  • Ekonomi
  • Energi
  • Fokus
  • Hiburan
  • IKN
  • Kantah Kota Balikpapan
  • Kementrian ATR/BPN
  • KPH Tarakan
  • Kriminal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Olah Raga
  • Opini
  • Otomotif
  • Parlemen
  • Pemkab Bulungan
  • Pemkab Malinau
  • Pemkab Nunukan
  • Pemkab Tana Tidung
  • Pemkot Balikpapan
  • Pemkot Tarakan
  • Pemprov Kaltara
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial Budaya
  • TNI Polri
  • Travel
  • Video

Recent News

Dukung DPRD Bentuk Pansus Soal WKP, Pertamina EP Siap Berikan Data

Dukung DPRD Bentuk Pansus Soal WKP, Pertamina EP Siap Berikan Data

6 November 2026 17:52
BPN Kota Tarakan Dukung Pembentukan Pansus DPRD Terkait Sengketa Lahan WKP Pertamina

BPN Kota Tarakan Dukung Pembentukan Pansus DPRD Terkait Sengketa Lahan WKP Pertamina

6 November 2026 17:40
  • About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 PT KITA MEDIA GROUP

error: Content is protected !!
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • KPH Tarakan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olah Raga
  • Sosial Budaya
  • Travel
    • Kuliner
  • Energi
  • Hiburan
  • Opini

© 2025 PT KITA MEDIA GROUP