• About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Fokus Borneo
Advertisement
  • Beranda
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • KPH Tarakan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • Rubrik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olah Raga
    • Sosial Budaya
    • Hiburan
    • Energi
  • Opini
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • KPH Tarakan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • Rubrik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olah Raga
    • Sosial Budaya
    • Hiburan
    • Energi
  • Opini
No Result
View All Result
Fokus Borneo
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Advetorial
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • KPH Tarakan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olah Raga
  • Sosial Budaya
  • Travel
  • Energi
  • Hiburan
  • Opini
Home Daerah

Dinkes Balikpapan Tekankan Lansia Produktif Lebih Tepat Didorong ke Sektor Informal

by Redaksi
29 Desember 2025 14:47
in Daerah, Pemkot Balikpapan
A A

Kepala Dinas Kesehatan Kota Balikpapan, Alwiati, menyampaikan pandangan mengenai konsep lansia produktif dalam rapat pembahasan regulasi daerah bersama DPRD Kota Balikpapan, Senin (29/12/2025).

BALIKPAPAN, Fokusborneo.com – Kepala Dinas Kesehatan Kota Balikpapan, Alwiati, menyampaikan pandangannya terkait pengaturan usia pekerjaan bagi lanjut usia (lansia) dalam pembahasan regulasi daerah. Hal tersebut disampaikannya pada rapat bersama DPRD Kota Balikpapan yang digelar di ruang rapat DPRD, Senin (29/12/2025).

Alwiati menjelaskan bahwa dalam kebijakan daerah terkait lansia, fokus utama yang perlu diperhatikan adalah konsep lansia produktif sesuai dengan definisi lansia, yakni berusia 60 tahun ke atas. Menurutnya, tidak semua lansia dapat serta-merta diarahkan untuk bekerja di sektor formal, mengingat adanya keterbatasan tertentu, terutama dari sisi kesehatan dan kemampuan kognitif.

Baca Juga

Siap Layani Masyarakat, PELNI Kerahkan 55 Kapal dan 751 Ribu Tiket untuk Angkutan Lebaran 2026

THR Wajib Dibayar Paling Lambat H-7 Lebaran, Disperinaker Tarakan Siapkan Posko Aduan

THR ASN Tunggu Regulasi, Bupati Siapkan Perhatian untuk Petugas Kebersihan

Kementerian Kebudayaan dan JMSI Sepakat Perkuat Promosi Budaya Nasional

“Pemanfaatan lansia produktif di sektor formal mungkin masih memungkinkan untuk profesi tertentu, misalnya sebagai konsultan yang mengandalkan pengalaman dan pengetahuan. Namun secara umum, sektor formal ini cukup sulit jika harus diterapkan secara luas,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak mungkin memaksakan perusahaan untuk mempekerjakan lansia, khususnya jika kondisi kognitif dan fisik sudah tidak memungkinkan. Dari sudut pandang dunia usaha, perusahaan tentu akan mempertimbangkan secara matang beban dan risiko yang harus ditanggung apabila mempekerjakan tenaga kerja lansia.

Lebih lanjut, Alwiati menyampaikan bahwa pengaturan pemanfaatan lansia sebaiknya lebih difokuskan pada sektor informal. Di sektor ini, pemerintah dapat berperan melalui pemberian edukasi, pelatihan keterampilan, serta pendampingan agar lansia tetap bisa berproduksi dan aktif secara sosial maupun ekonomi.

“Yang penting, dari sisi kesehatan, kemampuan kognitif lansia juga harus dinilai. Jangan sampai aktivitas kerja justru membahayakan kesehatan mereka,” tambahnya.

Alwiati juga menyinggung data harapan hidup masyarakat Kota Balikpapan yang tergolong cukup tinggi jika dibandingkan dengan beberapa daerah perkotaan lain, termasuk Jakarta. Menurutnya, tingginya harapan hidup ini merupakan indikator positif dari pembangunan kesehatan di Balikpapan.

“Ini tentu hal yang baik dan patut disyukuri. Namun, kebijakan terkait lansia harus tetap realistis, berimbang, dan mengutamakan kesejahteraan serta kualitas hidup lansia itu sendiri,” pungkasnya.(oc)

Tags: AlwiatiDinkes BalikpapanDPRD Balikpapanharapan hidup Balikpapankebijakan lansiakesehatan lansialansia produktifregulasi daerahsektor informalusia kerja

Berita Lainnya

Daerah

Siap Layani Masyarakat, PELNI Kerahkan 55 Kapal dan 751 Ribu Tiket untuk Angkutan Lebaran 2026

5 Maret 2026 13:45
Daerah

THR Wajib Dibayar Paling Lambat H-7 Lebaran, Disperinaker Tarakan Siapkan Posko Aduan

5 Maret 2026 13:08
Daerah

THR ASN Tunggu Regulasi, Bupati Siapkan Perhatian untuk Petugas Kebersihan

5 Maret 2026 08:08
Kementerian Kebudayaan dan JMSI Sepakat Perkuat Promosi Budaya Nasional
Daerah

Kementerian Kebudayaan dan JMSI Sepakat Perkuat Promosi Budaya Nasional

4 Maret 2026 21:09
Daerah

Gubernur Kaltara Tegaskan Larangan Gratifikasi bagi ASN Jelang Idulfitri 1447 H

4 Maret 2026 18:03
Daerah

Cuti Bersama Ikuti Edaran Kemendagri, Pelayanan Publik Tetap Jalan

4 Maret 2026 15:19
Next Post
Perkuat Stabilitas Daerah, FKDM dan Polda Kaltara Gelar Dialog Publik Strategis Cegah Konflik Sosial

Perkuat Stabilitas Daerah, FKDM dan Polda Kaltara Gelar Dialog Publik Strategis Cegah Konflik Sosial

Belajar dari Alam, Generasi Muda Tarakan Didorong Jadi Wirausaha Hijau

Satu Unit Rumah Warga di Tideng Pale Ludes Dilahap Si Jago Merah

Discussion about this post

Ikuti Kami

Ikuti Kami
  • Penyesuaian Anggaran, 361 Tenaga Non-ASN DLH Tarakan Resmi Dialihdayakan

    Penyesuaian Anggaran, 361 Tenaga Non-ASN DLH Tarakan Resmi Dialihdayakan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akses Putus Total, Polresta Bulungan Arahkan Jalur Alternatif

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bertemu Menteri PKP, Gubernur Kaltara Berhasil Perjuangkan 2.000 Unit Rumah Subsidi untuk Warga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • THR ASN Tunggu Regulasi, Bupati Siapkan Perhatian untuk Petugas Kebersihan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kecewa Kualitas Menu MBG, Komisi IV DPRD Kaltara Sidak ke SMAN 1 Tarakan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Fokus Borneo

Ikuti Kami

Rubrik

  • Advetorial
  • Daerah
  • Derap Nusantara
  • Ekonomi
  • Energi
  • Fokus
  • Hiburan
  • IKN
  • Kantah Kota Balikpapan
  • Kementrian ATR/BPN
  • KPH Tarakan
  • Kriminal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Olah Raga
  • Opini
  • Otomotif
  • Parlemen
  • Pemkab Bulungan
  • Pemkab Malinau
  • Pemkab Nunukan
  • Pemkab Tana Tidung
  • Pemkot Balikpapan
  • Pemkot Tarakan
  • Pemprov Kaltara
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial Budaya
  • TNI Polri
  • Travel
  • Video

Recent News

Siap Layani Masyarakat, PELNI Kerahkan 55 Kapal dan 751 Ribu Tiket untuk Angkutan Lebaran 2026

5 Maret 2026 13:45

THR Wajib Dibayar Paling Lambat H-7 Lebaran, Disperinaker Tarakan Siapkan Posko Aduan

5 Maret 2026 13:08
  • About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 PT KITA MEDIA GROUP

error: Content is protected !!
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • KPH Tarakan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olah Raga
  • Sosial Budaya
  • Travel
    • Kuliner
  • Energi
  • Hiburan
  • Opini

© 2025 PT KITA MEDIA GROUP