• About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Fokus Borneo
Advertisement
  • Beranda
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • KPH Tarakan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • Rubrik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olah Raga
    • Sosial Budaya
    • Hiburan
    • Energi
  • Opini
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • KPH Tarakan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • Rubrik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olah Raga
    • Sosial Budaya
    • Hiburan
    • Energi
  • Opini
No Result
View All Result
Fokus Borneo
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Advetorial
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • KPH Tarakan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olah Raga
  • Sosial Budaya
  • Travel
  • Energi
  • Hiburan
  • Opini
Home Daerah

Dinkes Balikpapan Tekankan Lansia Produktif Lebih Tepat Didorong ke Sektor Informal

by Redaksi
29/12/2025
in Daerah, Pemkot Balikpapan
A A

Kepala Dinas Kesehatan Kota Balikpapan, Alwiati, menyampaikan pandangan mengenai konsep lansia produktif dalam rapat pembahasan regulasi daerah bersama DPRD Kota Balikpapan, Senin (29/12/2025).

BALIKPAPAN, Fokusborneo.com – Kepala Dinas Kesehatan Kota Balikpapan, Alwiati, menyampaikan pandangannya terkait pengaturan usia pekerjaan bagi lanjut usia (lansia) dalam pembahasan regulasi daerah. Hal tersebut disampaikannya pada rapat bersama DPRD Kota Balikpapan yang digelar di ruang rapat DPRD, Senin (29/12/2025).

Alwiati menjelaskan bahwa dalam kebijakan daerah terkait lansia, fokus utama yang perlu diperhatikan adalah konsep lansia produktif sesuai dengan definisi lansia, yakni berusia 60 tahun ke atas. Menurutnya, tidak semua lansia dapat serta-merta diarahkan untuk bekerja di sektor formal, mengingat adanya keterbatasan tertentu, terutama dari sisi kesehatan dan kemampuan kognitif.

Baca Juga

Siap-Siap! 30.727 Peserta JKN Kaltara Nonaktif 1 Oktober, Segera Cek

Imigrasi Balikpapan Deportasi WN Malaysia Usai Dilaporkan Ganggu Ketertiban Hotel

Panen Melon Poktan Al-Barakah Bunyu, Bupati Syarwani Dorong Pengembangan Hortikultura dan Perluasan Pasar

Tinjau Infrastruktur Pulau Bunyu, Bupati Syarwani Dorong Proyek Dikebut

“Pemanfaatan lansia produktif di sektor formal mungkin masih memungkinkan untuk profesi tertentu, misalnya sebagai konsultan yang mengandalkan pengalaman dan pengetahuan. Namun secara umum, sektor formal ini cukup sulit jika harus diterapkan secara luas,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak mungkin memaksakan perusahaan untuk mempekerjakan lansia, khususnya jika kondisi kognitif dan fisik sudah tidak memungkinkan. Dari sudut pandang dunia usaha, perusahaan tentu akan mempertimbangkan secara matang beban dan risiko yang harus ditanggung apabila mempekerjakan tenaga kerja lansia.

Lebih lanjut, Alwiati menyampaikan bahwa pengaturan pemanfaatan lansia sebaiknya lebih difokuskan pada sektor informal. Di sektor ini, pemerintah dapat berperan melalui pemberian edukasi, pelatihan keterampilan, serta pendampingan agar lansia tetap bisa berproduksi dan aktif secara sosial maupun ekonomi.

“Yang penting, dari sisi kesehatan, kemampuan kognitif lansia juga harus dinilai. Jangan sampai aktivitas kerja justru membahayakan kesehatan mereka,” tambahnya.

Alwiati juga menyinggung data harapan hidup masyarakat Kota Balikpapan yang tergolong cukup tinggi jika dibandingkan dengan beberapa daerah perkotaan lain, termasuk Jakarta. Menurutnya, tingginya harapan hidup ini merupakan indikator positif dari pembangunan kesehatan di Balikpapan.

“Ini tentu hal yang baik dan patut disyukuri. Namun, kebijakan terkait lansia harus tetap realistis, berimbang, dan mengutamakan kesejahteraan serta kualitas hidup lansia itu sendiri,” pungkasnya.(oc)

Tags: AlwiatiDinkes BalikpapanDPRD Balikpapanharapan hidup Balikpapankebijakan lansiakesehatan lansialansia produktifregulasi daerahsektor informalusia kerja

Berita Lainnya

Siap-Siap! 30.727 Peserta JKN Kaltara Nonaktif 1 Oktober, Segera Cek
Daerah

Siap-Siap! 30.727 Peserta JKN Kaltara Nonaktif 1 Oktober, Segera Cek

27 September 2026 20:41
Imigrasi Balikpapan Deportasi WN Malaysia Usai Dilaporkan Ganggu Ketertiban Hotel
Daerah

Imigrasi Balikpapan Deportasi WN Malaysia Usai Dilaporkan Ganggu Ketertiban Hotel

27 September 2026 14:26
Daerah

Panen Melon Poktan Al-Barakah Bunyu, Bupati Syarwani Dorong Pengembangan Hortikultura dan Perluasan Pasar

26 September 2026 19:30
Daerah

Tinjau Infrastruktur Pulau Bunyu, Bupati Syarwani Dorong Proyek Dikebut

26 September 2026 18:51
Perpustakaan Keliling Kerjasama Lapas dengan Dinas Perpustakaan Kota Tarakan, Tingkatkan Literasi Narapidana dan Anak Binaan 
Daerah

Perpustakaan Keliling Kerjasama Lapas dengan Dinas Perpustakaan Kota Tarakan, Tingkatkan Literasi Narapidana dan Anak Binaan 

26 September 2026 10:27
Minta Maaf Soal Kata ‘Normal’ Saat Karhutla, Kepala BNPB: Tak Ada Niat Abaikan Penderitaan Warga
Daerah

Minta Maaf Soal Kata ‘Normal’ Saat Karhutla, Kepala BNPB: Tak Ada Niat Abaikan Penderitaan Warga

25 September 2026 21:31
Next Post
Perkuat Stabilitas Daerah, FKDM dan Polda Kaltara Gelar Dialog Publik Strategis Cegah Konflik Sosial

Perkuat Stabilitas Daerah, FKDM dan Polda Kaltara Gelar Dialog Publik Strategis Cegah Konflik Sosial

Belajar dari Alam, Generasi Muda Tarakan Didorong Jadi Wirausaha Hijau

Satu Unit Rumah Warga di Tideng Pale Ludes Dilahap Si Jago Merah

Discussion about this post

Ikuti Kami

Ikuti Kami
  • Tim Gabungan Tertibkan Bangunan Liar di Kawasan Konservasi Tahura Bukit Soeharto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cetak Sejarah! Dua Prodi UBT Tembus Akreditasi Unggul, Rektor Genjot Kualitas dan Ajukan Prodi Baru

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Fadly, Jorgi, dan Stasky Sabet Juara Umum Tarakan Open Grasstrack 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tabrakan Triton dan Carry di Kujau, Satu Pengemudi Meninggal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kapolda Kaltara Pimpin Upacara Serah Terima Jabatan Irwasda dan Kabid TIK

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Fokus Borneo

Ikuti Kami

Rubrik

  • Advetorial
  • Daerah
  • Derap Nusantara
  • Ekonomi
  • Energi
  • Fokus
  • Hiburan
  • IKN
  • Kantah Kota Balikpapan
  • Kementrian ATR/BPN
  • KPH Tarakan
  • Kriminal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Olah Raga
  • Opini
  • Otomotif
  • Parlemen
  • Pemkab Bulungan
  • Pemkab Malinau
  • Pemkab Nunukan
  • Pemkab Tana Tidung
  • Pemkot Balikpapan
  • Pemkot Tarakan
  • Pemprov Kaltara
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial Budaya
  • TNI Polri
  • Travel
  • Video

Recent News

Fraksi DPRD Tarakan Setujui Perubahan APBD 2026 Dengan Berbagai Catatan Kritis

Fraksi DPRD Tarakan Setujui Perubahan APBD 2026 Dengan Berbagai Catatan Kritis

27 September 2026 22:48
Siap-Siap! 30.727 Peserta JKN Kaltara Nonaktif 1 Oktober, Segera Cek

Siap-Siap! 30.727 Peserta JKN Kaltara Nonaktif 1 Oktober, Segera Cek

27 September 2026 20:41
  • About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 PT KITA MEDIA GROUP

error: Content is protected !!
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • KPH Tarakan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olah Raga
  • Sosial Budaya
  • Travel
    • Kuliner
  • Energi
  • Hiburan
  • Opini

© 2025 PT KITA MEDIA GROUP