• About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Fokus Borneo
Advertisement
  • Beranda
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • KPH Tarakan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
    • Parlemen
  • Rubrik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olah Raga
    • Sosial Budaya
    • Hiburan
    • Energi
  • Opini
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • KPH Tarakan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
    • Parlemen
  • Rubrik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olah Raga
    • Sosial Budaya
    • Hiburan
    • Energi
  • Opini
No Result
View All Result
Fokus Borneo
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Advetorial
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • KPH Tarakan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olah Raga
  • Sosial Budaya
  • Travel
  • Energi
  • Hiburan
  • Opini
Home Daerah

Dinamika Sistem Baru, Jukir dan Pengelola Parkir Tarakan Beda Pendapat

by Redaksi
23 Januari 2026 17:14
in Daerah, Ekonomi
A A
Dinamika Sistem Baru, Jukir dan Pengelola Parkir Tarakan Beda Pendapat

Salah satu titik parkir tepi jalan yang dikelola PT Urban Park Nusantara Jaya. Foto: Fokusborneo.com

​TARAKAN, Fokusborneo.com – PT Urban Park Nusantara Jaya (UPNP) selaku pemegang mandat baru pengelolaan parkir di Kota Tarakan, angkat bicara terkait dinamika sistem baru yang memicu keluhan sejumlah juru parkir (jukir).

Pihak pengelola menegaskan kebijakan yang diterapkan saat ini merupakan langkah profesional untuk mencapai target Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta meminimalisir praktik ketidakjujuran di lapangan.

Baca Juga

BPBD Tarakan Ungkap Indikasi Kesengajaan Karhutla, Terdata 15 Kejadian Sepanjang 2026

Kolaborasi Akademik, Pemkab Bulungan Terima Penghargaan dari FT UGM

Menteri Kehutanan RI Kunjungi Siandau Sekatak, Peringati Hari Lahan Basah Sedunia dengan Penanaman Mangrove

Gubernur ajak IKA PMII Bersinergi Membangun Kaltara

​Manajer PT UPNP, Muhammad Razqi Chudari, secara tegas membantah tudingan sistem mereka tidak manusiawi.

Menurutnya, penetapan target harian bukan dilakukan secara asal, melainkan berdasarkan analisis matang dan pemantauan potensi di setiap titik parkir.

​​Razqi mengungkapkan perubahan sistem dari bagi hasil ke sistem setoran dengan pengawasan ketat dilakukan karena adanya indikasi ketidakjujuran oknum jukir di masa lalu.

​”Kami tahu, sebenarnya selama ini banyak jukir ‘nakal’ yang tidak jujur menyetorkan hasil pendapatan parkirnya. Kami menerapkan sistem ini sesuai potensi titiknya justru untuk menjaga target retribusi agar tidak bocor,” tegas Razqi, Jumat (23/1/26).

​Ia menambahkan PT UPNP memikul tanggung jawab besar untuk menyetorkan retribusi kepada pemerintah daerah sebesar Rp102.300.000 per bulan atau setara Rp1,4 Miliar per tahun. Untuk mencapai angka tersebut, transparansi pendapatan di lapangan menjadi kunci utama.

​​Mengenai keluhan jukir yang menyebut beban Rp70.000 per hari terasa berat, Razqi mengklarifikasi besaran target tersebut bervariasi tergantung keramaian lokasi. Target di titik sepi mulai dari Rp40.000 – Rp50.000 dan di titik potensial bisa mencapai Rp500.000.

Pengelola mengklaim angka yang ditetapkan sebenarnya masih jauh di bawah potensi riil di lapangan.

​”Mereka hanya menyampaikan pahitnya saja, tidak pernah menceritakan manisnya. Kami tahu mereka bisa dapat jauh di atas target. Jika kami tidak manusiawi, mungkin kami sudah tetapkan nominal yang jauh lebih tinggi dari sekarang,” lanjutnya.

Di sisi lain, para jukir yang terbiasa dengan sistem lama merasa tertekan. Joni, salah satu jukir senior sejak 2001, merasa sistem baru ini memutus pendapatan harian mereka yang sebelumnya menggunakan pola bagi hasil 50:50.

​”Dulu lebih manusiawi, walau setoran sedikit, tetap ada hasil yang dibawa pulang untuk bensin dan makan. Sekarang semua disetor ke perusahaan, sementara kami hanya menunggu gaji bulanan yang jumlahnya tidak pasti,” keluh Joni.

​Kekhawatiran senada disampaikan Waldi. Ia merasa dihantui ketakutan tidak menerima gaji jika target tidak tercapai, terutama bagi mereka yang berjaga di lokasi yang tidak menentu keramaiannya.

​​Hingga saat ini, tercatat ada 127 jukir di bawah naungan PT UPNP. Meski sebagian masih terkendala masalah kartu resmi, pengelola tetap meminta para jukir untuk kooperatif dan jujur dalam melaporkan pendapatan harian demi keberlangsungan sistem perparkiran yang lebih tertib di Tarakan.(*/mt)

Tags: jukirjuru parkirPADParkir Tepi JalanPengelola ParkirPT Urban Park Nusantara JayaPT. UPNPRetribusi

Berita Lainnya

Daerah

BPBD Tarakan Ungkap Indikasi Kesengajaan Karhutla, Terdata 15 Kejadian Sepanjang 2026

7 Februari 2026 20:41
Daerah

Kolaborasi Akademik, Pemkab Bulungan Terima Penghargaan dari FT UGM

7 Februari 2026 19:01
Daerah

Menteri Kehutanan RI Kunjungi Siandau Sekatak, Peringati Hari Lahan Basah Sedunia dengan Penanaman Mangrove

7 Februari 2026 14:16
Daerah

Gubernur ajak IKA PMII Bersinergi Membangun Kaltara

7 Februari 2026 13:21
Jaga Wilayah Perbatasan, Kantor Imigrasi Tarakan Komitmen Perkuat Pengawasan Keimigrasian 
Daerah

Jaga Wilayah Perbatasan, Kantor Imigrasi Tarakan Komitmen Perkuat Pengawasan Keimigrasian 

7 Februari 2026 11:12
Daerah

Resmi Dilantik, IKA PMII Kaltara Siap Kawal Pembangunan Daerah

7 Februari 2026 09:27
Next Post
Inovasi Layanan ATR/BPN Permudah Masyarakat Urus Pertanahan

Inovasi Layanan ATR/BPN Permudah Masyarakat Urus Pertanahan

Wujud Bakti, Bupati Tana Tidung Ziarah Makam Orang Tua dan Doa Bersama

Satgas Yonif 613/Raja Alam Bantu Warga Pedalaman Puncak Jaya Dapatkan Penanganan Medis

Discussion about this post

Ikuti Kami

Ikuti Kami
  • Pernikahan di Tarakan Kembali Bersemi, Kemudahan Layanan Digital Jadi Magnet Utama

    Pernikahan di Tarakan Kembali Bersemi, Kemudahan Layanan Digital Jadi Magnet Utama

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perkuat Sinergi Pusat-Daerah, Bupati Tana Tidung Hadiri Rakornas 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Satlantas Polres Tarakan Gelar Ramp Check Kendaraan di Bandara dan Pelabuhan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Karantina Kaltim Gagalkan Penyelundupan 2.865 Burung Asal Sulawesi di Pelabuhan Semayang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 2026, BI Targetkan Beli Tiket Speedboat di Seluruh Pelabuhan Kaltara Bisa Pakai QRIS

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Fokus Borneo

Ikuti Kami

Rubrik

  • Advetorial
  • Daerah
  • Derap Nusantara
  • Ekonomi
  • Energi
  • Fokus
  • Hiburan
  • IKN
  • Kantah Kota Balikpapan
  • Kementrian ATR/BPN
  • KPH Tarakan
  • Kriminal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Olah Raga
  • Opini
  • Otomotif
  • Parlemen
  • Pemkab Bulungan
  • Pemkab Malinau
  • Pemkab Nunukan
  • Pemkab Tana Tidung
  • Pemkot Balikpapan
  • Pemkot Tarakan
  • Pemprov Kaltara
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial Budaya
  • TNI Polri
  • Travel
  • Video

Recent News

BPBD Tarakan Ungkap Indikasi Kesengajaan Karhutla, Terdata 15 Kejadian Sepanjang 2026

7 Februari 2026 20:41

Kolaborasi Akademik, Pemkab Bulungan Terima Penghargaan dari FT UGM

7 Februari 2026 19:01
  • About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 PT KITA MEDIA GROUP

error: Content is protected !!
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
    • Parlemen
  • KPH Tarakan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olah Raga
  • Sosial Budaya
  • Travel
    • Kuliner
  • Energi
  • Hiburan
  • Opini

© 2025 PT KITA MEDIA GROUP