• About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Fokus Borneo
Advertisement
  • Beranda
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • KPH Tarakan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • Rubrik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olah Raga
    • Sosial Budaya
    • Hiburan
    • Energi
  • Opini
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • KPH Tarakan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • Rubrik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olah Raga
    • Sosial Budaya
    • Hiburan
    • Energi
  • Opini
No Result
View All Result
Fokus Borneo
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Advetorial
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • KPH Tarakan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olah Raga
  • Sosial Budaya
  • Travel
  • Energi
  • Hiburan
  • Opini
Home Daerah

Desa Berdaya Tanjung Seloka, TJSL PLN Dorong Ekonomi dan Lingkungan Berkelanjutan

by Redaksi
04/04/2026
in Daerah, Ekonomi
A A
Desa Berdaya Tanjung Seloka, TJSL PLN Dorong Ekonomi dan Lingkungan Berkelanjutan

Kegiatan pendampingan budidaya kepiting soka di Desa Tanjung Seloka, di mana tim melakukan pengecekan dan penanganan kepiting pada rak budidaya menggunakan metode Recirculating Aquaculture System (RAS) .

KOTA BARU, Fokusborneo.com –  Di balik pesisir laut Desa Tanjung Seloka, Kecamatan Pulau Laut Selatan, Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan, tersimpan cerita perubahan. Dahulu, para nelayan menggantungkan hidup sepenuhnya pada hasil tangkapan kepiting bakau dari alam. Ukuran yang kecil dan harga jual yang rendah membuat pendapatan sulit meningkat dan tidak menentu.

Kini, perlahan kondisi tersebut berubah. Melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Kalimantan Bagian Timur (PLN UIP KLT) mendorong lahirnya inovasi ekonomi berbasis pesisir yang mampu mengubah pola usaha masyarakat dari sekadar menangkap menjadi membudidayakan secara berkelanjutan.

Baca Juga

Peringati Hari Pelanggan Nasional 2026, Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan Sapa Pelanggan di Kalimantan Utara

Sidang Pleno XXV ISEI di Bogor Tegaskan Sinergi Ekonomi Kerakyatan dan Hilirisasi, ISEI Tarakan Dorong Potensi Kaltara

Udara Tarakan Mendekati Ambang Tidak Sehat, Warga Diminta Gunakan Masker

Kinerja Kesehatan Diakui Kemendagri, Tana Tidung Terbaik di Kalimantan

PLN UIP KLT tidak hanya berfokus pada pembangunan sistem ketenagalistrikan di wilayah Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, dan Kalimantan Utara, tetapi juga memastikan bahwa setiap kehadiran infrastruktur yang dibangun memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Transformasi ini dimulai sejak tahun 2024 melalui Program Desa Berdaya, dengan kegiatan pemanfaatan Fly Ash dan Bottom Ash (FABA) untuk membentuk terumbu karang buatan serta rumah ikan (Bioreef Block). Upaya ini tidak hanya berfungsi menjaga ekosistem laut, tetapi juga memperkuat fondasi sumber daya perikanan yang menjadi tumpuan hidup masyarakat pesisir.

Kemudian pada tahun 2025, program berlanjut dengan fokus pada penguatan ekonomi melalui pengembangan demplot budidaya kepiting soka dan penggemukan kepiting menggunakan metode Recirculating Aquaculture System (RAS). Pendekatan ini menjadi solusi atas rendahnya nilai jual kepiting hasil tangkapan, sekaligus membuka peluang usaha baru yang lebih stabil dan bernilai tambah.

Ketua Kelompok Nelayan “Seloka Crabs”, Irhamsyah, merasakan langsung perubahan tersebut. “Dulu kami hanya menjual kepiting apa adanya, ukurannya kecil dan harganya rendah. Sekarang, setelah dibudidayakan dan digemukkan, nilainya jauh lebih tinggi dan hasilnya lebih pasti,” ungkapnya.

Program ini dilaksanakan melalui pelatihan teknis, pendampingan intensif, serta penyediaan sarana budidaya. Masyarakat tidak hanya dikenalkan pada teknologi, tetapi juga dibekali kemampuan dalam pengelolaan usaha yang lebih efisien dan ramah lingkungan. Hasilnya mulai terlihat, dengan total produksi mencapai sekitar 90 kilogram sepanjang tahun 2025, serta perkembangan produksi yang kini stabil di kisaran 30 kilogram per bulan.

Dampak program tidak berhenti pada peningkatan produksi. Kegiatan ini juga membuka peluang kerja, memperkuat kelembagaan kelompok nelayan, serta menumbuhkan minat masyarakat lain untuk ikut mengembangkan usaha serupa. Budidaya kepiting soka pun mulai menjadi salah satu alternatif sumber penghasilan yang menjanjikan di Desa Tanjung Seloka. General Manager PLN UIP KLT, Basuki Widodo, menyampaikan “Melalui program TJSL, PLN tidak hanya berperan dalam menyediakan listrik, tetapi juga mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat. Potensi pesisir yang dimiliki Tanjung Seloka sangat besar, sehingga kami mengembangkan program yang mampu memberikan nilai ekonomi sekaligus tetap menjaga lingkungan,” ujarnya.

Ia menambahkan, keberhasilan program ini menunjukkan bahwa pemberdayaan yang tepat dapat mendorong kemandirian masyarakat secara berkelanjutan. “Kami berharap inisiatif ini dapat terus berkembang, dimanfaatkan secara mandiri oleh masyarakat, dan menjadi penggerak ekonomi baru di wilayah pesisir,” tambahnya.

Selain berdampak pada ekonomi, program ini juga memberikan kontribusi terhadap pelestarian lingkungan. Penerapan metode RAS memungkinkan budidaya dilakukan secara lebih efisien tanpa menekan populasi kepiting di alam, sehingga keseimbangan ekosistem tetap terjaga.

Pada tahun 2026, PLN UIP KLT melanjutkan Program Desa Berdaya Tanjung Seloka dengan memperkuat pilar lingkungan dan ekonomi. Kegiatan yang dilaksanakan meliputi pelatihan dan penyuluhan lingkungan, penanaman pohon, serta dukungan alat produksi bagi UMKM untuk memperluas dampak ekonomi yang telah terbentuk.

Dari laut yang dulu penuh ketidakpastian, kini tumbuh harapan baru. Tanjung Seloka menjadi bukti bahwa ketika potensi lokal dikelola dengan pendekatan yang tepat, perubahan nyata dapat tercipta dan dirasakan langsung oleh masyarakat.(**)

Tags: bioreefBudidaya KepitingDesa BerdayaEkonomi PesisirFABAkepiting sokakotabarulingkungan berkelanjutanNelayanPLN UIP KLTTanjung SelokaTJSL PLNUMKM pesisir

Berita Lainnya

Daerah

Peringati Hari Pelanggan Nasional 2026, Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan Sapa Pelanggan di Kalimantan Utara

4 September 2026 19:52
Sidang Pleno XXV ISEI di Bogor Tegaskan Sinergi Ekonomi Kerakyatan dan Hilirisasi, ISEI Tarakan Dorong Potensi Kaltara
Ekonomi

Sidang Pleno XXV ISEI di Bogor Tegaskan Sinergi Ekonomi Kerakyatan dan Hilirisasi, ISEI Tarakan Dorong Potensi Kaltara

4 September 2026 18:39
Udara Tarakan Mendekati Ambang Tidak Sehat, Warga Diminta Gunakan Masker
Daerah

Udara Tarakan Mendekati Ambang Tidak Sehat, Warga Diminta Gunakan Masker

4 September 2026 12:37
Kinerja Kesehatan Diakui Kemendagri, Tana Tidung Terbaik di Kalimantan
Daerah

Kinerja Kesehatan Diakui Kemendagri, Tana Tidung Terbaik di Kalimantan

3 September 2026 19:48
Ekonomi

Serap Keluhan Eksportir Tarakan, Kepala Barantin Urai Ruwetnya Alur Ekspor Komoditas

3 September 2026 14:40
Geliat Ekonomi Kaltara, BI Catat Penyaluran Kredit Jauh Melampaui DPK
Ekonomi

Geliat Ekonomi Kaltara, BI Catat Penyaluran Kredit Jauh Melampaui DPK

3 September 2026 13:04
Next Post
PLN EPI Perkuat Rantai Pasok Bioenergi, Gandeng Kalimantan Powerindo Dukung Ketahanan Energi

PLN EPI Perkuat Rantai Pasok Bioenergi, Gandeng Kalimantan Powerindo Dukung Ketahanan Energi

Aksi Nyata Hasan Basri Dongkrak Ekonomi Lokal Kaltara Lewat Bantuan Mesin Bordir

Aksi Nyata Hasan Basri Dongkrak Ekonomi Lokal Kaltara Lewat Bantuan Mesin Bordir

KM Lambelu Docking Tahunan, Pelni Buka Rute Khusus Tarakan - Surabaya - Jakarta Berangkat 24 April 2026

Discussion about this post

Ikuti Kami

Ikuti Kami
  • Bara Batubara di Jalan Amal Lama Kian Dalam, PU Butuh Bantuan Ahli Tambang

    Bara Batubara di Jalan Amal Lama Kian Dalam, PU Butuh Bantuan Ahli Tambang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabut Asap Tebal, Super Air Jet Batal Mendarat di Bandara Juwata Tarakan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Capai Indeks 101, Kualitas Udara Tarakan Berstatus Tidak Sehat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ribuan Warga Ikuti Jalan Sehat, Gubernur Ajak Jaga Kerukunan Kaltara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kemarau Panjang, Perumda Tirta Alam Tarakan Pastikan Pasokan Air Bersih Masih Normal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Fokus Borneo

Ikuti Kami

Rubrik

  • Advetorial
  • Daerah
  • Derap Nusantara
  • Ekonomi
  • Energi
  • Fokus
  • Hiburan
  • IKN
  • Kantah Kota Balikpapan
  • Kementrian ATR/BPN
  • KPH Tarakan
  • Kriminal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Olah Raga
  • Opini
  • Otomotif
  • Parlemen
  • Pemkab Bulungan
  • Pemkab Malinau
  • Pemkab Nunukan
  • Pemkab Tana Tidung
  • Pemkot Balikpapan
  • Pemkot Tarakan
  • Pemprov Kaltara
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial Budaya
  • TNI Polri
  • Travel
  • Video

Recent News

Wujudkan Desa Mandiri Energi, Tim Pengabdian UBT Hadirkan PATS di Malinau

Wujudkan Desa Mandiri Energi, Tim Pengabdian UBT Hadirkan PATS di Malinau

4 September 2026 20:24
Terpilih Aklamasi, Daud Nawir Kembali Pimpin Taekwondo Indonesia Kaltara

Terpilih Aklamasi, Daud Nawir Kembali Pimpin Taekwondo Indonesia Kaltara

4 September 2026 20:03
  • About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 PT KITA MEDIA GROUP

error: Content is protected !!
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • KPH Tarakan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olah Raga
  • Sosial Budaya
  • Travel
    • Kuliner
  • Energi
  • Hiburan
  • Opini

© 2025 PT KITA MEDIA GROUP