• About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Fokus Borneo
Advertisement
  • Beranda
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • KPH Tarakan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • Rubrik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olah Raga
    • Sosial Budaya
    • Hiburan
    • Energi
  • Opini
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • KPH Tarakan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • Rubrik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olah Raga
    • Sosial Budaya
    • Hiburan
    • Energi
  • Opini
No Result
View All Result
Fokus Borneo
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Advetorial
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • KPH Tarakan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olah Raga
  • Sosial Budaya
  • Travel
  • Energi
  • Hiburan
  • Opini
Home Daerah

Dari Akar Mangrove ke Wadah Cuan: Asa Baru Pembudidaya Kepiting Bakau di Tarakan

by Redaksi
11/08/2026
in Daerah
A A

Area Manager Communication, Relations, and CSR Regional Kalimantan PT Pertamina Patra Niaga, Edi Mangun Menyerahkan Bantuan Program TJSL Kepada Ketua KSM di Tarakan. Foto: fokusborneo.com

TARAKAN – Hamparan hijau hutan mangrove seluas 30 hektar membentang di Kelurahan Kampung Empat, Kota Tarakan. Siapa sangka, kawasan akar napas yang dahulu sempat rusak dan tercemar kini tak hanya kembali asri, tetapi juga menyimpang potensi ekonomi baru bagi warga setempat melalui budidaya kepiting bakau.

Jejak hijau dan geliat konservasi masyarakat tersebut menjadi alasan kuat bagi PT Pertamina Patra Niaga Fuel Terminal (FT) Tarakan untuk melirik komoditas kepiting bakau dalam program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Langkah awal pemberdayaan ekonomi masyarakat pesisir ini dimulai melalui pelatihan budidaya yang melibatkan kelompok warga lokal di Kota Tarakan.

Baca Juga

FKP 2026, Pemprov Dorong Peningkatan Mutu Layanan RSUD dr. H. Jusuf SK Tarakan

Sekprov Ajak Perangkat Daerah Optimalkan Pendapatan dan Belanja

Forum Konsultasi Publik: RSUD dr. H. Jusuf SK Komitmen Tingkatkan Layanan Kesehatan

Inspektur Yuniar Ajak Perangkat Daerah Kaltara Perkuat Pengawasan Sejak Awal

Area Manager Communication, Relations, and CSR Regional Kalimantan PT Pertamina Patra Niaga, Edi Mangun, mengungkapkan bahwa langkah ini lahir dari hasil pemetaan sosial (social mapping) yang matang bersama tim konsultan.

“Dari hasil social mapping, kepiting bakau merupakan salah satu potensi daerah di Tarakan yang sangat prospektif untuk dikembangkan melalui program pemberdayaan masyarakat,” ujar Edi, Senin (10/8/2026).

Edi menekankan bahwa pelatihan teknis menjadi pijakan awal sebelum perusahaan menyalurkan bantuan fasilitas penunjang. Fasilitas tersebut nantinya akan diarahkan untuk mendampingi warga secara bertahap dalam memelihara dan membudidayakan kepiting bakau di lokasi yang telah ditentukan. Muara dari seluruh rangkaian program ini adalah menghadirkan kemandirian ekonomi yang berkelanjutan.

“Ujung dari pelaksanaan TJSL ini adalah menciptakan kemandirian. Bagaimana program yang kita gulirkan hari ini memberikan dampak nyata agar masyarakat bisa mandiri, tumbuh, dan terus berkembang,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa pelaksanaan program TJSL Pertamina berpedoman pada ketentuan Kementerian BUMN. Kawasan Ring 1 yang berada di sekitar area operasional perusahaan menjadi perhatian utama sebelum pengembangan diarahkan ke wilayah Ring 2 maupun Ring 3.

Senada dengan hal tersebut, Fuel Terminal Manager PT Pertamina Patra Niaga FT Tarakan, Hario Somapangestu, menjelaskan bahwa kegiatan pelatihan ini merupakan tahap penjajakan awal (engagement). Pertamina memilih berkolaborasi dengan kelompok masyarakat yang sudah mengakar serta memiliki rekam jejak di lapangan, seperti KSM Malundung Soekaraya dan Pokmas Antara Lestari.

“CSR yang baik itu harus selaras dengan kebutuhan dan aktivitas warga. Kelompok ini pada dasarnya sudah terbiasa melakukan budidaya, sehingga kami tinggal meningkatkan wawasan (upgrade) serta membantu sarana yang masih kurang agar usaha mereka makin berkembang,” terang Hario.

Geliat program ini pun disambut hangat oleh para pelaku di lapangan. Bagi Ketua KSM Malundung Sokaraya, Eko Wahyudi, tambahan pengetahuan mengenai sirkulasi air, manajemen pakan, hingga sistem pembibitan menjadi angin segar bagi kelompoknya.

Eko, yang sebelumnya berfokus pada penggemukan kepiting bakau dan kepiting soka, menilai transfer pengetahuan ini sangat krusial untuk meminimalkan risiko gagal panen.

“Pelatihan ini sangat-sangat penting bagi kami. Harapannya program edukasi seperti ini bisa terus berjalan konsisten agar masyarakat punya modal ilmu yang cukup, dan bantuan fasilitas yang diberikan benar-benar bermanfaat serta menambah pendapatan usaha,” tutur Eko.

Di sudut lain, Sekretaris Pokmas Antara Lestari Kelurahan Kampung Empat, Cindy, melihat peluang emas untuk mengawinkan aksi konservasi lingkungan dengan peningkatan kesejahteraan warga. Berhasil mengonservasi 30 hektar hutan mangrove hingga tampak hijau dari citra satelit, kelompoknya kini siap mempraktikkan langsung ilmu budidaya kepiting di celah-celah rimbunnya akar bakau.

“Di Kampung Empat kami punya potensi kawasan mangrove sekitar 30 hektar yang sudah berhasil direhabilitasi. Pelatihan dari Pertamina Patra Niaga ini membuka jalan bagi kami untuk langsung mempraktikkan budidaya kepiting bakau di habitat alaminya tanpa perlu repot mencari lokasi lain,” ungkap Cindy penuh semangat.

Bagi Cindy dan anggotanya, menjaga rimbunnya bakau kini terasa kian bermakna. Selain berfungsi sebagai benteng alam penahan abrasi, ekosistem mangrove yang lestari kini bertransformasi menjadi sumber penghidupan baru yang menjanjikan.

“Kami sangat berterima kasih kepada Pertamina Patra Niaga yang telah memfasilitasi kegiatan ini. Selain menambah ilmu pengetahuan, harapannya potensi kawasan mangrove ini ke depan bisa mendatangkan manfaat ekonomi atau ‘cuan’ bagi masyarakat sekitar,” tuntasnya.

Guna memastikan program berjalan terarah dan berkelanjutan, Pertamina juga menjalin kolaborasi erat dengan Dinas Perikanan Kota Tarakan serta tim pendamping dari akademisi perguruan tinggi.

Sejumlah bantuan fisik awal seperti crab box, crab trap, hingga jaring-jaring operasional pun mulai disalurkan untuk menyokong asa baru para pembudidaya di Bumi Paguntaka. (ary)

 

 

Berita Lainnya

Daerah

FKP 2026, Pemprov Dorong Peningkatan Mutu Layanan RSUD dr. H. Jusuf SK Tarakan

10 Agustus 2026 21:01
Daerah

Sekprov Ajak Perangkat Daerah Optimalkan Pendapatan dan Belanja

10 Agustus 2026 20:16
Daerah

Forum Konsultasi Publik: RSUD dr. H. Jusuf SK Komitmen Tingkatkan Layanan Kesehatan

10 Agustus 2026 18:14
Daerah

Inspektur Yuniar Ajak Perangkat Daerah Kaltara Perkuat Pengawasan Sejak Awal

10 Agustus 2026 17:00
Daerah

Pemprov Bagikan Bendera Merah Putih, Ajak Masyarakat Semarakkan HUT RI ke-81

10 Agustus 2026 14:25
Status Lahan Dipersoalkan, PT Medco Tegaskan Area Mamburungan Merupakan Aset Barang Milik Negara
Daerah

Status Lahan Dipersoalkan, PT Medco Tegaskan Area Mamburungan Merupakan Aset Barang Milik Negara

10 Agustus 2026 13:13

Discussion about this post

Ikuti Kami

Ikuti Kami
  • Efisiensi APBD, Wali Kota Tarakan Rampingkan OPD dan Pangkas Jabatan

    Efisiensi APBD, Wali Kota Tarakan Rampingkan OPD dan Pangkas Jabatan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Desak Pengusutan Dugaan Penghinaan Pancasila, Ratusan Warga Datangi Polres Tarakan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dari Medan Tugas ke Arena Kempo, Prajurit Yonif TP 922/Upun Taka Raih Lima Medali

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dua Aliansi Datangi Polres Tarakan, Laporkan Dugaan Penghinaan Pancasila

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Derry Pilih Damai, Perselisihan dengan Karyawan Bank Diselesaikan Secara Adat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Fokus Borneo

Ikuti Kami

Rubrik

  • Advetorial
  • Daerah
  • Derap Nusantara
  • Ekonomi
  • Energi
  • Fokus
  • Hiburan
  • IKN
  • Kantah Kota Balikpapan
  • Kementrian ATR/BPN
  • KPH Tarakan
  • Kriminal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Olah Raga
  • Opini
  • Otomotif
  • Parlemen
  • Pemkab Bulungan
  • Pemkab Malinau
  • Pemkab Nunukan
  • Pemkab Tana Tidung
  • Pemkot Balikpapan
  • Pemkot Tarakan
  • Pemprov Kaltara
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial Budaya
  • TNI Polri
  • Travel
  • Video

Recent News

Dari Akar Mangrove ke Wadah Cuan: Asa Baru Pembudidaya Kepiting Bakau di Tarakan

11 Agustus 2026 08:35
PHSS Fasilitasi Pelatihan Sertifikasi Operator K3 Migas untuk Perkuat SDM Lokal

PHSS Fasilitasi Pelatihan Sertifikasi Operator K3 Migas untuk Perkuat SDM Lokal

11 Agustus 2026 08:15
  • About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 PT KITA MEDIA GROUP

error: Content is protected !!
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • KPH Tarakan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olah Raga
  • Sosial Budaya
  • Travel
    • Kuliner
  • Energi
  • Hiburan
  • Opini

© 2025 PT KITA MEDIA GROUP