TANJUNG SELOR, Fokusborneo.com – Dukungan terhadap sektor pertanian terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Bulungan. Melalui Dinas Pertanian, pemerintah daerah menyalurkan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) kepada kelompok tani dan gabungan kelompok tani (gapoktan) di sejumlah wilayah.
Bantuan yang diserahkan terdiri dari 16 unit corn seller, 80 unit hand sprayer, dan 75 unit power sprayer. Peralatan tersebut diberikan kepada sekitar 12 kelompok tani dan gapoktan sebagai penunjang kegiatan pertanian.
Penyerahan bantuan dilakukan oleh Wakil Bupati Bulungan Kilat, A.Md. Ia menyebut bantuan alsintan merupakan bagian dari upaya pemerintah membantu petani meningkatkan efisiensi kerja sekaligus produksi pertanian.
“Kami mengapresiasi Dinas Pertanian yang telah mengakomodasi kebutuhan masyarakat, khususnya para petani yang membutuhkan peralatan untuk meningkatkan produksi pertanian,” kata Kilat.
Menurutnya, bantuan tersebut diberikan berdasarkan kebutuhan dan kemampuan anggaran pemerintah daerah. Karena jumlah kelompok tani di Bulungan cukup banyak, belum seluruh usulan kebutuhan alsintan dapat direalisasikan.
Karena itu, Kilat meminta kelompok penerima memanfaatkan peralatan yang diberikan secara optimal dan sesuai peruntukannya.
“Alat ini diberikan untuk membantu petani. Jangan sampai tidak digunakan atau bahkan dijual. Manfaatkan sebaik-baiknya untuk menunjang kegiatan pertanian,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan kelompok penerima agar menjaga dan merawat peralatan tersebut. Pemerintah daerah, lanjutnya, dapat melakukan pemantauan untuk memastikan bantuan benar-benar digunakan dalam kegiatan usaha tani.
“Ke depan akan ada pengecekan. Jangan sampai sudah dibantu alat, tetapi tidak digunakan. Kalau alat diberikan untuk mendukung panen jagung, tentu harus dimanfaatkan untuk kegiatan pertanian jagung,” ujarnya.
Kilat menilai dukungan peralatan menjadi salah satu faktor penting dalam membantu petani bekerja lebih efektif. Dengan pemanfaatan alsintan yang tepat, proses budidaya hingga panen diharapkan dapat dilakukan lebih efisien sehingga berdampak terhadap hasil produksi.
Dalam kesempatan itu, ia juga menyampaikan apresiasi kepada anggota DPRD Bulungan yang ikut memperjuangkan kebutuhan masyarakat melalui penyampaian aspirasi kelompok tani.
Menurut Kilat, peningkatan sektor pertanian membutuhkan sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, perangkat daerah, serta kelompok tani. Aspirasi yang disampaikan masyarakat kemudian dapat menjadi bahan bagi pemerintah dalam menentukan program dan bantuan yang dibutuhkan di lapangan.
Ia berharap penyaluran alsintan tidak berhenti pada pemberian bantuan, tetapi benar-benar memberikan dampak terhadap aktivitas dan hasil usaha tani masyarakat.
“Kami berharap bantuan ini dapat dimanfaatkan dengan baik sehingga produksi pertanian meningkat dan pada akhirnya kesejahteraan petani juga ikut meningkat,” katanya.
Kilat juga menyampaikan salam dari Bupati Bulungan Syarwani kepada para petani dan peserta yang hadir. Bupati berhalangan hadir karena pada waktu bersamaan harus mengikuti agenda lainnya.
Pemkab Bulungan berkomitmen untuk terus memperhatikan kebutuhan masyarakat petani secara bertahap melalui program dan dukungan yang disesuaikan dengan kemampuan daerah.
Penyaluran alsintan tersebut diharapkan menjadi penguat bagi kelompok tani dalam mengembangkan usaha pertanian, sekaligus mendorong produktivitas dan ketahanan sektor pertanian di Kabupaten Bulungan.(**)















Discussion about this post