TANA TIDUNG, Fokusborneo.com – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan Kabupaten Tana Tidung. Desa Limbu Sedulun, Kecamatan Sesayap, berhasil masuk dalam 15 besar Desa Cantik (Desa Cinta Statistik) tingkat nasional Tahun 2026.
Capaian tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi Pemerintah Kabupaten Tana Tidung karena menunjukkan keseriusan desa dalam membangun tata kelola data yang berkualitas sebagai dasar perencanaan pembangunan.
Momentum evaluasi Desa Cantik Tahun 2026 digelar secara daring melalui Zoom Meeting dari Kantor Desa Limbu Sedulun, Kamis (10/9/2026). Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Tana Tidung, Sabri, bersama Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Tana Tidung, Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dinsos PMD), Kepala Desa Limbu Sedulun beserta jajaran, serta pihak terkait lainnya.
Program Desa Cantik merupakan salah satu program untuk memperkuat kemampuan desa dalam mengelola data. Data yang tersedia diharapkan tidak sekadar menjadi administrasi, tetapi dapat digunakan sebagai dasar dalam menyusun kebijakan dan program pembangunan yang lebih tepat sasaran.
Masuknya Desa Limbu Sedulun ke jajaran 15 besar nasional menjadi gambaran adanya komitmen dan kerja sama antara pemerintah desa, BPS, pemerintah daerah, serta pihak terkait dalam meningkatkan kualitas pengelolaan data.
Wakil Bupati Tana Tidung Sabri memberikan apresiasi atas capaian tersebut. Menurutnya, keberhasilan Desa Limbu Sedulun tidak hanya menjadi kebanggaan bagi masyarakat desa, tetapi juga membawa nama Kabupaten Tana Tidung ke tingkat nasional.
Sabri berharap prestasi tersebut dapat menjadi penyemangat bagi pemerintah dan masyarakat Desa Limbu Sedulun untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan serta pemanfaatan data.
Ia juga mendorong agar keberhasilan tersebut dapat menjadi contoh bagi desa-desa lain di Kabupaten Tana Tidung untuk mulai memperkuat tata kelola data sebagai bagian penting dalam mendukung pembangunan berbasis bukti.
Dengan masuknya Desa Limbu Sedulun dalam 15 besar Desa Cantik nasional, Pemerintah Kabupaten Tana Tidung berharap budaya pengelolaan data yang baik semakin berkembang di tingkat desa. Data yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan menjadi salah satu fondasi penting agar pembangunan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat.(**)















Discussion about this post