BALIKPAPAN, Fokusborneo.com – Di tengah berbagai tantangan kelistrikan yang sedang dihadapi, PT PLN (Persero) terus menunjukkan kepeduliannya kepada masyarakat, tidak hanya melalui upaya pemulihan sistem kelistrikan, tetapi juga melalui kegiatan sosial dan kemanusiaan. Melalui Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN Group Balikpapan, PLN menghadirkan program Rumah Cahaya bagi keluarga Zidhan Nugraha yang beranggotakan sembilan orang di Kota Balikpapan, Jumat (9/10).
Program Rumah Cahaya menjadi wujud kepedulian sosial melalui penyaluran dana zakat, infak, dan sedekah pegawai PLN untuk membantu masyarakat memperoleh hunian yang lebih layak, aman, dan nyaman. Sebelumnya, keluarga Zidhan harus tinggal di rumah sewa dengan kondisi yang kurang layak. Kini, keluarga tersebut dapat menempati rumah yang lebih nyaman untuk menjalani kehidupan sehari-hari.
Peresmian Rumah Cahaya dihadiri General Manager PLN UID Kaltimra Muchamad Chaliq Fadli, Staf Ahli Wali Kota Balikpapan Bidang Pemerintahan Adwar Skenda Putra, S.Sos., M.M., Ketua YBM PLN UID Kaltimra Bambang Heriyanto, jajaran manajemen PLN, unsur pemerintah kecamatan dan kelurahan, tokoh masyarakat, serta keluarga penerima manfaat.
General Manager PLN UID Kaltimra, Muchamad Chaliq Fadli, mengatakan bahwa berbagai tantangan kelistrikan yang tengah dihadapi tidak mengurangi komitmen PLN untuk terus menghadirkan manfaat bagi masyarakat.
“Di tengah berbagai tantangan kelistrikan yang sedang kami tangani, PLN terus berupaya memberikan pelayanan terbaik sekaligus tetap hadir melalui berbagai kegiatan sosial dan kemanusiaan. Melalui Rumah Cahaya, kami ingin menunjukkan bahwa kepedulian PLN tidak hanya diwujudkan melalui penyediaan listrik, tetapi juga melalui langkah nyata yang dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat,” ujar Chaliq.
Menurut Chaliq, rumah memiliki arti penting bagi sebuah keluarga karena menjadi tempat membangun kebersamaan, memperoleh ketenangan, serta menumbuhkan harapan untuk masa depan.
“Bagi kami, kegiatan ini bukan sekadar peresmian rumah. Ketika sebuah keluarga memperoleh hunian yang lebih layak, yang berubah bukan hanya tempat tinggalnya, tetapi juga rasa aman, kenyamanan, dan kesempatan untuk menata kehidupan yang lebih baik. Kami berharap Rumah Cahaya ini membawa kebahagiaan dan keberkahan bagi keluarga penerima manfaat,” tambah Chaliq.
Sementara itu, mewakili Wali Kota Balikpapan, Staf Ahli Wali Kota Balikpapan Bidang Pemerintahan, Adwar Skenda Putra, menyampaikan apresiasi kepada YBM PLN Group Balikpapan atas kepeduliannya dalam membantu masyarakat melalui program Rumah Cahaya.
“Pemerintah Kota Balikpapan menyambut baik dan memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada YBM PLN Group Balikpapan atas kepedulian dan konsistensinya membantu masyarakat melalui program kemanusiaan, salah satunya program Rumah Cahaya ini,” ujar Adwar.
Menurut Adwar, rumah bukan hanya tempat berlindung, tetapi juga menjadi fondasi bagi keluarga untuk membangun masa depan, mendidik anak-anak, dan menciptakan lingkungan kehidupan yang sehat serta harmonis.
“Kami berharap program seperti ini dapat terus memberikan manfaat dan menginspirasi berbagai pihak untuk bersama-sama meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.
Ketua YBM PLN UID Kaltimra, Bambang Heriyanto, menjelaskan bahwa Rumah Cahaya merupakan salah satu bentuk penyaluran amanah zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun dari pegawai PLN untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.
“Program ini merupakan wujud amanah dari para muzaki yang telah menyisihkan sebagian rezekinya untuk berbagi kepada sesama. Kami berharap Rumah Cahaya tidak hanya memberikan tempat tinggal yang lebih layak, tetapi juga menghadirkan semangat dan harapan baru bagi keluarga penerima manfaat,” ujar Bambang.
Kebahagiaan turut dirasakan keluarga penerima manfaat. Zidhan Nugraha menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas bantuan rumah yang kini dapat ditempati bersama keluarganya.
“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur dan berterima kasih atas bantuan ini. Rumah ini sangat berarti bagi kami sekeluarga. Semoga kebaikan seluruh pihak yang telah membantu dibalas dengan keberkahan dan menjadi amal ibadah,” tutur Zidhan.
Pada 2026, YBM PLN memasuki usia ke-20 tahun. Momentum dua dekade ini menjadi pengingat untuk terus menjaga amanah para pegawai PLN melalui pengelolaan dan penyaluran zakat, infak, serta sedekah kepada masyarakat yang membutuhkan.
Melalui program Rumah Cahaya, PLN bersama YBM PLN Group Balikpapan terus menghadirkan kepedulian sosial yang memberikan manfaat nyata. Di tengah berbagai tantangan yang dihadapi, PLN berupaya tetap hadir bagi masyarakat, tidak hanya melalui layanan kelistrikan, tetapi juga melalui semangat berbagi, gotong royong, dan kepedulian terhadap sesama.(*)












Discussion about this post