TARAKAN, Fokusborneo.com – PT Pertamina EP menegaskan komitmen dan dukungannya terhadap rencana pembentukan Panitia Khusus (Pansus) oleh DPRD Kota Tarakan guna menyelesaikan berbagai permasalahan terkait Wilayah Kerja Pertambangan (WKP).
Hal tersebut disampaikan perwakilan Pertamina EP, Abrar, dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Tindak Lanjut Permasalahan WKP yang berlangsung di Ruang Pertemuan DPRD Kota Tarakan, Jumat (6/11/26).
Abrar menegaskan pembentukan Pansus ini menjadi salah satu poin utama dan arahan dari pimpinan Pertamina untuk dilaksanakan bersama-sama demi mendapatkan kejelasan langkah ke depan.
”Pansus ini merupakan satu poin utama dari pimpinan kami untuk sama-sama kita laksanakan. Kami dengan porsi yang sangat lengkap nanti bersama Bapak-bapak Ketua RT, Lurah, dan lainnya,” ujar Abrar.
Ia menambahkan, Pertamina EP siap memberikan dukungan penuh (full support) dalam setiap proses kerja Pansus mendatang, termasuk saat pelaksanaan uji petik di lapangan. Pertamina tidak hanya sekadar menyediakan data dasar, tetapi siap menyerahkan data komprehensif yang dibutuhkan.
”Atas arahan dari pimpinan juga, nanti disaat ada uji petik dan lainnya, kami akan mendukung penuh (support). Tidak hanya sekadar data, untuk data produksi dan lainnya itu selalu kami perbarui (update),” jelasnya.
Lebih lanjut, Abrar memaparkan gambaran umum bahwa di wilayah Tarakan terdapat lebih dari 1.500 sumur minyak yang terbagi di beberapa Wilayah Kerja (WK).
Detail teknis mengenai hal ini nantinya akan diserahkan secara langsung kepada pimpinan Pansus.
Dengan adanya forum Pansus kelak, masyarakat maupun pihak terkait tidak perlu lagi mengajukan permohonan data secara terpisah ke Pertamina, melainkan seluruh data dan data pendukung dapat disajikan dan dibahas secara terbuka di dalam forum Pansus.
”Data yang diminta masyarakat saya rasa sangat umum. Nanti secara data juga akan kami sampaikan, sehingga Bapak-bapak tidak perlu lagi meminta langsung ke Pertamina, tetapi bisa disampaikan di dalam forum Pansus tersebut,” tutup Abrar.
RDP tersebut dipimpin langsung Ketua DPRD Kota Tarakan, Muhammad Yunus, S.H., didampingi Wakil Ketua DPRD Herman Hamid, S.E., Ketua Komisi I Adyansa, serta Wakil Ketua Komisi I Baharudin dan Anggota Komisi I, Habusan.
Turut hadir dalam pertemuan tersebut perwakilan dari Pemerintah Kota (Pemkot) Tarakan, Badan Pertanahan Nasional (BPN), Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT), serta perwakilan masyarakat Kota Tarakan.(**)











Discussion about this post