TARAKAN, Fokusborneo.com – Universitas Borneo Tarakan (UBT) dan Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) resmi menyepakati kerja sama strategis melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU).
Langkah ini menjadi tonggak penting dalam upaya mencetak Sumber Daya Manusia (SDM) unggul dan kompetitif di wilayah perbatasan.
Penandatanganan dilakukan Wakil Rektor Bidang Akademik UBT, Dr. Heppi Iromo bersama Kepala Perwakilan BI Kaltara, Hasiando Ginsar Manik.
Prosesi ini diselenggarakan bertepatan dengan acara Kick Off Perjanjian Kerja Sama (PKS) dan Kuliah Kebanksentralan yang dihadiri oleh mahasiswa serta sivitas akademika.
Wakil Rektor Bidang Akademik UBT, Dr. Heppi Iromo, menegaskan kerja sama antara UBT dan BI Kaltara merupakan langkah krusial untuk memperpendek jarak antara teori di bangku perkuliahan dengan realitas ekonomi di lapangan.
Dr. Heppi Iromo menyoroti pentingnya program Kuliah Kebanksentralan sebagai sarana bagi mahasiswa untuk mendapatkan wawasan eksklusif langsung dari otoritas moneter.
”Kami ingin memastikan bahwa mahasiswa UBT tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga memiliki literasi keuangan yang matang. Sinergi dengan Bank Indonesia ini adalah instrumen penting dalam menciptakan SDM yang relevan dengan kebutuhan industri dan pembangunan daerah,” ujar Dr. Heppi, Senin (27/4/26).
Kerja sama ini menjadi wadah bagi implementasi kurikulum Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), khususnya dalam membuka peluang riset dan magang strategis bagi mahasiswa.
Dr. Heppi mendorong para dosen dan peneliti di lingkungan UBT untuk berkolaborasi dengan BI dalam membedah potensi ekonomi lokal Kaltara agar dapat menghasilkan rekomendasi kebijakan yang berbasis data (evidence-based policy).
Ia menegaskan UBT akan mengawal PKS ini agar program-program yang telah disusun dapat berjalan secara konkret dan tidak berhenti pada tataran dokumen saja.
”Sinergi ini adalah pijakan awal. Kami berharap kolaborasi ini melahirkan inovasi-inovasi baru yang memberikan dampak langsung, baik bagi peningkatan kualitas lulusan kami maupun bagi kemajuan ekonomi masyarakat di Kalimantan Utara,” pungkasnya.
Melalui penandatanganan ini, Dr. Heppi Iromo optimistis UBT akan semakin kokoh dalam menjalankan fungsinya sebagai pusat pengembangan intelektual yang berkontribusi nyata bagi pembangunan nasional, khususnya di wilayah perbatasan.(*/mt)















Discussion about this post