TARAKAN, Fokusborneo.com – Peresmian Pasar Ikan Higienis di Pelabuhan Tengkayu II, Kota Tarakan, oleh Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) pada Minggu (3/5/26), mendapatkan apresiasi positif dari Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI) Kaltara.
Ketua KNTI Kaltara, Rustan, menilai fasilitas baru ini merupakan langkah konkret pemerintah dalam memberikan perlindungan terhadap keberlangsungan usaha perikanan, terutama dalam hal penyediaan akses pasar.
”Kami mengapresiasi pemerintah, karena ini salah satu bentuk perlindungan keberlangsungan usaha perikanan yaitu menyediakan akses pasar,” ujar Rustan.
Menurut Rustan, keberadaan pasar ini diharapkan mampu menjadi solusi dalam menstabilkan harga ikan.
Selama ini, harga seringkali didikte secara sepihak oleh para pengepul. Dengan adanya pasar yang terstruktur, nelayan berharap harga komoditas perikanan dapat lebih terkontrol dan transparan bagi konsumen.

Selain aspek ekonomi, Rustan menekankan pentingnya aspek higienitas. Ia menyoroti selama ini pasar lokal sering didominasi oleh ikan dari luar daerah (sekitar 70%), sementara ikan hasil tangkapan nelayan lokal Tarakan, seperti bawal, kakap merah, dan senangin, mayoritas ditujukan untuk pasar ekspor karena nilai ekonominya yang tinggi.
”Kalau ada pasar seperti ini, di situlah nanti kelihatan, mana hasil tangkapan nelayan Tarakan. Itu baru higienis, karena nelayannya langsung memasarkan hasil tangkapannya,” jelasnya.
Meski menyambut baik inisiatif tersebut, KNTI memiliki harapan khusus kepada pengelola pasar. Rustan mengusulkan agar pemerintah dapat menyediakan area atau meja khusus bagi nelayan untuk berjualan langsung tanpa perantara.
”Kalau bisa disiapkan tempat khusus bagi nelayan. Jadi nelayan yang mau memasarkan hasil tangkapannya secara langsung, tidak melalui pengepul, itu lebih bagus. Itu lebih dijamin lagi higienisnya,” tegas Rustan.
Ia optimistis jika operasional pasar ikan ini berjalan dengan baik dan dikelola dengan menjaga kualitas kesegaran ikan, maka pasar ini akan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan nelayan lokal di Kaltara.(*/mt)











Discussion about this post