BALIKPAPAN, Fokusborneo.com – Dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila, PT Pertamina Patra Niaga (PPN) Kilang Balikpapan menyelenggarakan upacara bendera yang diikuti oleh jajaran manajemen, pekerja, serta mitra kerja di lingkungan perusahaan. Kegiatan berlangsung dengan khidmat sebagai wujud penghormatan terhadap nilai-nilai luhur Pancasila yang menjadi dasar negara sekaligus pedoman dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Dalam kesempatan itu, General Manager (GM) PT PPN Kilang Balikpapan bertindak sebagai inspektur upacara. Upacara Hari Lahir Pancasila ini juga diselenggarakan di berbagai wilayah operasional Pertamina Group di seluruh Indonesia.
“Pancasila adalah “bintang penuntun” yang telah membuktikan ketangguhannya. Di tengah dunia yang diwarnai ketidakpastian dan ancaman fragmentasi, Indonesia tetap berdiri kokoh sebagai contoh nyata bagaimana keberagaman yang terdiri atas lebih dari 17.000 (tujuh belas ribu) pulau
dan ratusan etnik dapat disatukan dalam satu ikatan kebangsaan,” kata GM PT PPN Kilang Balikpapan Novie Handoyo Anto ketika membacakan sambutan dari Badan Pembinaan Ideologi Pancasila Republik Indonesia.
Sebagai pijakan dasar, seluruh pekerja Pertamina diminta untuk mengimplementasikan dan mengaktualisasikan nilai-nilai luhur Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Tentunya juga dalam bekerja sehari-hari, dalam memberikan layanan kepada masyarakat dan Bangsa Indonesia.
Anto juga menyampaikan bahwa tema Hari Lahir Pancasila tahun 2026 adalah “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”, tema tersebut menjadi pengingat pentingnya menjaga persatuan, memperkuat semangat gotong royong, dan menanamkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari maupun lingkungan kerja.
Pancasila menjadi nilai luhur yang menyatukan keberagaman Indonesia untuk hidup rukun, saling menghormati dan bergotong royong membangun bangsa. Nilai-nilai Pancasila menjadi fondasi bagi terciptanya harmoni sebagai kontribusi nyata mewujudkan perdamaian dunia.
Anto juga mengajak seluruh elemen bangsa, terutama generasi muda sebagai penjaga masa depan, untuk menjadikan Pancasila sebagai ideologi yang hidup (living ideology). Jangan biarkan nilai-nilai luhur ini hanya menjadi hiasan di dinding kantor atau teks di buku sejarah,” kata Anto.
Melalui peringatan Hari Lahir Pancasila ini, seluruh pekerja diharapkan semakin memperkuat semangat nasionalisme, menjaga persatuan, serta mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila dalam setiap aspek pekerjaan dan kehidupan bermasyarakat demi mewujudkan Indonesia yang maju, tangguh, dan berdaya saing.(**)















Discussion about this post