TARAKAN – Seratus enam puluh pucuk senjata rakitan yang diserahkan warga secara sukarela, telah dimusnahkan Komando Daerah Militer VI/Mulawarman. Pemusnahan senjata rakitan, dilakukan di Markas besar Komando Distrik Militer 0907 Tarakan, Kamis (4/7/19).
Pemusnahan dengan cara dipotong menggunakan mesin gerindra, secara simbolis dipimpin Kasdam VI/Mulawarman Brigjen TNI Richard Tampubolon, dengan diikuti Wagub Kaltara Udin Hianggio, Danlantamal Tarakan Laksamana Pertama TNI Judijanto, Kabinda Kaltara Brigjen TNI Rudi dan Wakapolda Kaltara Kombes POL Zainal. Senjata yang dimusnahkan, terdiri dari 159 senapan rakitan laras Panjang dan 1 pucuk pistol rakitan. Selain itu, juga ada amunisi sebanyak 250 butir.

“Hasil senjata rakitan ini, didapat dari kegiatan teritorial yang mengedepankan komunikasi sosial dialogis dimana terjadi interaksi hubungan baik antara TNI dan seluruh komponen masyarakat. Sehingga mereka menyerahkan senjata rakitan yang dimilikinya baik kepada satgas teritorial, satgas pengamanan perbatasan maupun kepada Kodim pada periode 2016 sampai 2019,†ungkap Kasdam VI/MUlawarman Brigjen Richard
“Penyerahan senjata tersebut, dilakukan secara sukarela dengan cara mengantar secara pribadi baik kepada personil pos satgas pengamanan perbatasan maupun kepada babinsa yang bertugas di Kodim perbatasan. Masyarakat yang masih memiliki senjata api dihimbau untuk menyerahkan kepada keamanan terdekat untuk menjaga kondusifitas agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,†Tambah Richard.
Ketua Pemangku Adat Tidung Kabupaten Nunukan Brahim Latif mengatakan, senjata yang dimiliki digunakan berburu hewan dan menjaga kebun bukan untuk manusia.
“Karena masyarakat sudah sadar, senjata rakitan yang dimilikinya diserahkan kepada aparat keamanan. Warga tidung yang masih memiliki senpi diminta untuk segara diserahkan kepihak keamanan,†Terang latif.
Hal yang sama juga diungkapkan Perwakilan Warga Long Peso Kabupaten Bulungan Laing Luhat mengatakan, memiliki senjata rakita digunakan berburu hewan untuk makan dan menjaga kebun.
“ Warga Long Peso dan warga lainnya yang masih menyimpan atau memiliki senpi dihimbau untuk menyerahkan kepada pihak keamanan,†Ujar Laing Luhat.
Wagub Kaltara Udin Hianggio, mengucapkan terima kasih kepada seluruh lapisan masyarakat di kaltara yang telah menyerahkan senjata rakitan kepada pihak keamanan. “Dengan kesadaran masyarakat dan apa yang sudah dilakukan TNI-POLRI harus diberikan apresiasi yang sangat tinggi sehingga keamanan di Kaltara bisa terjamin dengan baik,†Ujar Udin Hianggio.(spo/aii)














Discussion about this post