Menu

Mode Gelap
Capaian WTP Harus Berkorelasi dengan Pembangunan Daerah Gubernur Bantu Pembangunan Masjid Al Ikhlas Polairud Polda Kaltara Gubernur Santuni Pemilik Taman Pendidikan Alquran (TPA) Pantai Amal yang Terbakar Percepat Herd Immunity, Kodim Tarakan Gelar Serbuan Vaksin Untuk Pelajar Sinergikan Pemerintah Pusat dan Daerah, Pemprov Gelar Rakor GWPP

Fokus · 12 Agu 2020 18:11 WITA ·

Bandara Juwata Dilayani 4 Penerbangan Semua Transit Balikpapan


Agus Priyanto, Kabandara Internasional Juwata Tarakan. foto: fokusborneo.com Perbesar

Agus Priyanto, Kabandara Internasional Juwata Tarakan. foto: fokusborneo.com

TARAKAN – Kepala Bandara Internasional Juwata Tarakan Agus Priyanto menjelaskan, sampai saat ini frekuensi penerbangan di Bandara Juwata masih belum normal jika dibandingkan dengan penerbangan sebelum pandemi Covid-19, Rabu (12/8/2020).

“Kalau sudah normal masih belum, jika dibandingkan penebangan sebelum Covid-19,” jelasnya kepada media.

Menurutnya dengan dari frekuensi penerbangan dari 7 penerbangan sekarang baru 4 penerbangan, Lion Air 3 pesawat, dan Batik Air 1 pesawat.

“Sekarang jam 11 (siang) itu Batik Air, jam 12 Lion Air terus jam 3 (sore) sama jam 5 (sore) Lion Air,” katanya.

Agus Priyanto mengatakan, frekuensi penerbangan normal sebelum pandemi Covid-19 yakni 7 pesawat, naik tidaknya arus penumpang dilihat dari jumlah pesawat.

“Persentase silahkan dipersentase, kalau kenaikan itu kita lihat dari jumlah penerbangan nanti kelihatan,” ujarnya.

Dari jadwal penerbangan dari Tarakan seluruhnya transit di Balikpapan, belum ada penerbangan yang direct (langsung) ke Jakarta, Surabaya, Makassar, seluruhnya transit via Balikpapan.

Sementara untuk jumlah penumpang sesuai dengan aturan sampai saaat ini maskapai hanya diperbolehkan mengangkut penumpang sebanyak 75 persen dari jumlah kursi.

“Kita monitor terus setiap harinya, jumlah penumpang 75 persen kalau melanggar kita beri sanksi,” tegasnya.

Dari arus penumpang 4 pesawat ini sepertinya beranjak naik, dan memenuhi standart sesuai dengan aturan. Untuk penambahan maskapai sampai dimungkinkan ada penambahan jika ada demand atau permintaan.

“Penambahan airlines Insya Allah ada, tergantung dari demand (permintaan), jika banyak yang membeli tiket itu kan rejeki airlines, pasti menambah pesawat,” tutunya.

Agus Priyanto tegaskan, sampai saat ini dengan 4 pesawat masih memenuhi permintaan, terkait dengan harga tiket pesawat sesuai aturan sudah ada batas bawah dan batas atas. (wic/iik)

Artikel ini telah dibaca 394 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Fungsi Poskamling Akan Kembali Diaktifkan

27 Januari 2022 - 17:38 WITA

Keroyok Satu Siswa, 3 Pelajar SMA Diamankan Polsek Tarakan Barat

27 Januari 2022 - 15:54 WITA

Paguyuban di Tarakan Desak Aparat Proses Edy Mulyadi

27 Januari 2022 - 12:58 WITA

Lantamal XIII Tarakan Swab Massal Prajurit Markas dan KRI Pari – 849

26 Januari 2022 - 12:01 WITA

36 Pegawai BKP Tarakan Tes Urine, Semua Negatif Narkoba

26 Januari 2022 - 11:44 WITA

Tiga UPT Kemenkumham di Tarakan Komitmen Tingkatkan Kinerja

26 Januari 2022 - 09:54 WITA

Trending di Daerah