• About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Fokus Borneo
Advertisement
  • Beranda
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • KPH Tarakan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
    • Parlemen
  • Rubrik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olah Raga
    • Sosial Budaya
    • Hiburan
    • Energi
  • Opini
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • KPH Tarakan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
    • Parlemen
  • Rubrik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olah Raga
    • Sosial Budaya
    • Hiburan
    • Energi
  • Opini
No Result
View All Result
Fokus Borneo
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Advetorial
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • KPH Tarakan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olah Raga
  • Sosial Budaya
  • Travel
  • Energi
  • Hiburan
  • Opini
Home Fokus

Simposium Budaya Tidung KTT: Menuju Budaya Literasi Nasional

by Redaksi
4 Juli 2021 20:35
in Fokus, Opini
A A

Idoeliansyah Sabran / Anggota DPRD Kota Tarakan

Merajut asa di tengah redupnya semangat merawat, menjaga dan mengembangkan aspek budaya yang hampir tenggelam oleh hiruk pikuk dan akselerasi perkembangan modernisasi adalah sebuah upaya yang hebat dan tak boleh berhenti, karena budaya bukan semata simbol dan atraksi yang memenuhi ruang tontonan bak sinetron atau drama kolosal, tapi budaya penuh dengan makna serta nilai-nilai moral  dan sosial yang dituangkan dalam berbagai simbol dan atraksi budaya.
 
Eksistensi budaya melalui berbagai ragam simbol dan atraksi budaya merupakan wujud eksistensi dan keterwakilan sebuah komunitas sosial dalam dinamika dan interaksi sosial. Bangsa Indonesia mengilustrasikan dan memberikan pengakuan terhadap eksistensi kekayaan dan keragaman budaya yang berada ditengah masyarakat Indonesia dalam terminologi nasionalisme. Penggunaan terminologi nasionalisme adalah bentuk pengakuan bangsa Indonesia terhadap eksistensi ragam budaya yang berkembang dalam masyarakat Indonesia yang harus disatukan dalam sebuah semangat dan kekuatan untuk kemajuan bangsa Indonesia.

Founding father bangsa Indonesia memahami bahwa salah satu kekuatan bangsa Indonesia terletak pada kekuatan ragam budaya yang hidup dan berkembang dalam komunitas-komunitas sosial bangsa Indonesia, sebagai bentuk pengakuan, perlindungan dan memajukan kebudayaan yang berkembangan di masyarakat Pemerintah melalui Undang-undang Nomor 5 tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan memberikan ruang dan mendorong setiap komunitas masyarakat untuk mengembangkan budaya-budaya yang berkembang di masyarakat agar berkontribusi secara produktif dan menjadikan setiap budaya sebagai bagian penguatan dan pembentukan karakter bangsa (nation character building).

Baca Juga

Blue Sky Hotel Balikpapan Hadirkan Grand Prize Motor dalam Perayaan Imlek 2026

Bhabinkamtibmas Polsek Tanjung Palas Utara Tanam Jagung Bersama Kelompok Tani di Desa Pimping

Pawai Obor di Tepian Sungai Kayan, Polresta Bulungan Pastikan Kegiatan Berjalan Aman dan Tertib

MBG: Investasi Besar, Perlu Desain Cermat

Simposium Budaya Tidung merupakan salah satu bentuk upaya mengali, mengembangkan dan meletakkan potensi nilai-nilai luhur masyarakat Tidung sebagai nilai-nilai yang produktif dalam menghadapi tantangan yang terus berkembang di masyarakat, baik secara global maupun nasional. Upaya ini dilakukan agar nilai-nilai luhur budaya Tidung berkontribusi terhadap pembangunan daerah maupun secara nasional.

Upaya yang dilakukan tidak semata-mata dalam rangka euforia sesaat, tapi sebagai upaya yang sungguh-sungguh dan berkelanjutan dari waktu ke waktu dengan didasarkan pada kajian ilmiah yang terdokumentasi dengan baik, sehingga setiap aspek budaya mampu diuraikan secara sistematis dan mudah dipahami setiap individu yang ingin mengenal lebih jauh tentang eksistensi nilai-nilai luhur yang terdapat pada simbol dan atraksi budaya masyarakat Tidung.

Aspek kajian ilmiah, penyusunan secara sistematis dan dokumentasi membutuhkan peran dari berbagai pihak, khususnya para tokoh masyarakat adat Tidung dan akademisi yang memiliki pengalaman empiris dan pengetahuan literasi tentang keberadaan budaya masyarakat Tidung.

Pengalaman empiris dan pengetahuan literasi yang tersebar dengan berbagai macam perspektif dan pemahaman harus tervalidasi dengan konsensus bersama masyarakat adat Tidung, sehingga perbedaan perspektif dan pemahaman tentang eksistensi simbol, linguistik dan atraksi budaya yang pernah ada hidup dan berkembang di masyarakat Tidung dapat diuraikan dengan argumentasi yang baik.

Budaya Tidung yang telah melalui proses kajian ilmiah dan validasi harus terdokumentasi dengan baik, sehingga menjadi sumber referensi dalam penelitian dan penulisan ilmiah tentang masyarakat dan budaya Tidung.

Simposium Budaya Tidung adalah momentum dan bentuk komitmen masyarakat Tidung untuk berkontribusi dalam membangun budaya literasi, karena eksistensi masyarakat dan budaya Tidung telah menjadi bagian penting dalam sejarah bangsa Indonesia, khususnya ketika kajian sejarah dan sosial tentang Provinsi Kalimantan Utara, maka tak lepas dari keberadaan masyarakat Tidung sebagai masyarakat adat Kalimantan Utara.

Budaya Tidung sebagai bagian yang tak terpisahkan dengan sejarah Provinsi Kalimantan Utara harus ditata dengan memenuhi berbagai standard kajian literasi ilmiah, sehingga eksistensi Budaya Tidung sebagai pendukung sejarah keberadaan Provinsi Kalimantan Utara dapat dipertanggungjawabkan secara keilmuan.

Eksistensi budaya sebuah keniscahyaan, budaya akan terus hidup ditengah-tengah masyarakat, tak akan pernah punah ditelan jaman, karena budaya adalah proses yang bersifat alamiah turun temurun dari generasi ke generasi, yang menawarkan “ruang-ruang gelap” penuh makna dan nilai yang mampu mendorong setiap individu menikmati atraksi budaya dan menjadi simbol sebagai bagian jati diri.

Energi yang terdapat sektor budaya ini harus didorong menjadi energi yang produktif dalam konteks berperan serta secara aktif dalam pembangunan daerah dan nasional. Simposium Budaya Tidung yang digagas oleh Pemerintah Kabupaten Tana Tidung selayakna mendapatkan dukungan dari berbagai pihak, agar peran Budaya Tidung dapat maksimal dalam penguatan dan memajukan Provinsi Kalimantan Utara.

Penulis : Idoeliansyah Sabran
Anggota DPRD Kota Tarakan

Tags: Adat TidungBudaya TidungFBfokus Borneoibrahim aliIdoeliansyahKaltaraKTTLiterasi nasionalOpiniTana TidungTidung

Berita Lainnya

Fokus

Blue Sky Hotel Balikpapan Hadirkan Grand Prize Motor dalam Perayaan Imlek 2026

17 Februari 2026 18:32
Fokus

Bhabinkamtibmas Polsek Tanjung Palas Utara Tanam Jagung Bersama Kelompok Tani di Desa Pimping

17 Februari 2026 17:57
Pawai Obor di Tepian Sungai Kayan, Polresta Bulungan Pastikan Kegiatan Berjalan Aman dan Tertib
Fokus

Pawai Obor di Tepian Sungai Kayan, Polresta Bulungan Pastikan Kegiatan Berjalan Aman dan Tertib

14 Februari 2026 14:16
Opini

MBG: Investasi Besar, Perlu Desain Cermat

14 Februari 2026 09:35
HPN 2026 di Tarakan, Jurnalis Se-Kaltara Adu Strategi Lewat E-Sport dan Domino
Fokus

HPN 2026 di Tarakan, Jurnalis Se-Kaltara Adu Strategi Lewat E-Sport dan Domino

13 Februari 2026 19:48
Capten Egon
Daerah

Capten Egon

12 Februari 2026 09:34
Next Post

SAR Gabungan Temukan Jenazah Remaja Tenggelam di Sungai Seriang Bulungan

Wujudkan Ketahanan Pangan, Kodim Tana Tidung Tanam 1 Hektar Jagung

Wakil Bupati Hanafiah Resmikan Perumahan Karyawan PT NJL

Discussion about this post

Ikuti Kami

Ikuti Kami
  • Pilot Pesawat BBM yang Sempat Dikabarkan Selamat Dinyatakan Meninggal Dunia

    Pilot Pesawat BBM yang Sempat Dikabarkan Selamat Dinyatakan Meninggal Dunia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ketua Koperasi Selumit Curhat ke Wamenkop: “Kami Disuruh Berlari, Tapi Modal Masih Terhambat”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Desak Rute Pelni Tarakan-Surabaya Dibuka Kembali, Supa’ad Hadianto Siap Kawal ke Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Penerbangan Terakhir PK-PAA dan Gugurnya Sang Pengantar Energi di Belantara Krayan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • DPRD Pertanyakan TPP PPPK Tarakan Belum Cair, Ini Penjelasan BKPSDM 

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Fokus Borneo

Ikuti Kami

Rubrik

  • Advetorial
  • Daerah
  • Derap Nusantara
  • Ekonomi
  • Energi
  • Fokus
  • Hiburan
  • IKN
  • Kantah Kota Balikpapan
  • Kementrian ATR/BPN
  • KPH Tarakan
  • Kriminal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Olah Raga
  • Opini
  • Otomotif
  • Parlemen
  • Pemkab Bulungan
  • Pemkab Malinau
  • Pemkab Nunukan
  • Pemkab Tana Tidung
  • Pemkot Balikpapan
  • Pemkot Tarakan
  • Pemprov Kaltara
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial Budaya
  • TNI Polri
  • Travel
  • Video

Recent News

Pererat Silaturahmi, Pakuwaja Tarakan Gelar Bukber dan Santunan Anak Yatim

Pererat Silaturahmi, Pakuwaja Tarakan Gelar Bukber dan Santunan Anak Yatim

22 Februari 2026 21:18

Dari Pantai Amal, Indosat Percepat Transformasi Digital Desa

22 Februari 2026 18:15
  • About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 PT KITA MEDIA GROUP

error: Content is protected !!
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
    • Parlemen
  • KPH Tarakan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olah Raga
  • Sosial Budaya
  • Travel
    • Kuliner
  • Energi
  • Hiburan
  • Opini

© 2025 PT KITA MEDIA GROUP