Menu

Mode Gelap
Capaian WTP Harus Berkorelasi dengan Pembangunan Daerah Gubernur Bantu Pembangunan Masjid Al Ikhlas Polairud Polda Kaltara Gubernur Santuni Pemilik Taman Pendidikan Alquran (TPA) Pantai Amal yang Terbakar Percepat Herd Immunity, Kodim Tarakan Gelar Serbuan Vaksin Untuk Pelajar Sinergikan Pemerintah Pusat dan Daerah, Pemprov Gelar Rakor GWPP

Fokus · 12 Nov 2021 15:42 WITA ·

3,9 Kg Sabu Dimusnahkan, Pengendali Meninggal dan Satu Tersangka Masih Buron


3,9 Kg Sabu Dimusnahkan, Pengendali Meninggal dan Satu Tersangka Masih Buron Perbesar

TARAKAN – Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kaltara kembali memusnahkan barang bukti narkotika golongan I jenis sabu-sabu seberat 2.946.46 gram atau 2,9 Kilogram. Pemusnahan dilakukan dengan cara dilarutkan ke dalam air dan dibuang ke kloset, Jumat (12/11/2021).

Jika hari sebelumnya pemusnahan dilaksanakan di Kantor Bea Cukai, kali ini pemusnahan dilaksanakan di terminal lama Bandara Internasional Juwata Tarakan. Kegiatan dipimpin oleh Kepala BNNP Kaltara, dihadiri Kabandara Juwata Tarakan, Danlanud Anang Busra, Kapolres, Kepala Bea Cukai, Pengadilan Negeri, Kejaksaan Negeri dan dua orang tersangka.

Kepala BNNP Kaltara, Brigjen Pol Samudi menjelaskan, barang bukti (BB) yang dimusnahkan merupakan narkotika jenis sabu-sabu hasil pengungkapan kasus pada 11 Oktober 2021 lalu.

Lebih lanjut, Ia menerangkan pengungkapan kasus berawal pada 9 Oktober 2021 dimana petugas Avsec Bandara Juwata menginformasikan ke BNNP Kaltara bahwa ada barang mencurigakan di kargo yang di kirim melalui TIKI.

“Setelah dilakukan pengecekan bersama, ditemukan 3 bungkus plastik bening yang isinya dicurigai narkoba jenis sabu-sabu seberat total hampir 3 kilogram,” ungkapnya.

Di ketahui barang tersebut dikirim melalui TIKI oleh RL dari Nunukan dan penerimanya yakni BN (34) warga Pare-Pare dengan alamat bengkel Sorean.

“Dengan kontrol dilivery, tim berantas berangkat ke Pare-Pare dan berhasil mengamankan dua orang yakni BN (34) mengakui benar bahwa alamat yang dituju adalah alamat yang bersangkutan,” terangnya.

Barang tersebut rencanya akan diantar ke hotel Fortuna dengan penerima HI (30), keduanya langsung diamankan dan setelah dilakukan pengembangan keduanya disuruh oleh RL (Almarhum) seorang napi di Pare-Pare.

“Dari RL (sebelum meninggal) didapatkan nama ED dari Nunukan yang mengirim barang,” katanya.

Saat dilakukan penyelidikan di Nunukan ED sudah melarikan diri dan hanya istri di rumah yang mengatakan tidak tahu keberadaan ED. “ED sudah kami tetapkan sebagai dapat pencarian orang (DPO),” ujarnya.

BNNP Kaltara masih terus melakukan pemantauan dan pengejaran terhadap ED, masih belum diketahui apakah pelaku masih berada di Indonesia atau berada di luar negeri (Malaysia).

Brigjen Pol Samudi menambahkan, RL diketahui meninggal dunia di dalam Lapas Pare-Pare setelah sebelumnya dilakukan interogasi oleh tim BNNP Kaltara, sebelum meninggal RL dalam keadaan sehat bahkan bisa berjalan tanpa didampingi. (wic/iik)

Artikel ini telah dibaca 47 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Hilang Kontak di Perairan Tarakan, KM Subur Indah dan 5 ABK Ditemukan Selamat Dekat Ambalat

1 Desember 2021 - 15:16 WITA

Polisi Periksa 17 Saksi, Penemuan 3 Korban di Perairan Pamusian Murni Laka Laut

1 Desember 2021 - 11:41 WITA

Puluhan Pedagang Pasar Tenguyun Ikuti Sidang Tera Ulang Timbangan

30 November 2021 - 20:31 WITA

Satu Lagi Pelaku Pengeroyokan di THM Ditangkap, Total Sudah 2 Orang

30 November 2021 - 17:02 WITA

Empat Pesawat Tempur Super Tucano Gelar Operasi Garda Paus di Perbatasan

30 November 2021 - 09:31 WITA

Tabrakan Speedboat di Pulau Tias, 1 Orang Korban Dalam Pencarian

29 November 2021 - 20:24 WITA

Trending di Daerah