• About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Fokus Borneo
Advertisement
  • Beranda
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • KPH Tarakan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • Rubrik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olah Raga
    • Sosial Budaya
    • Hiburan
    • Energi
  • Opini
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • KPH Tarakan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • Rubrik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olah Raga
    • Sosial Budaya
    • Hiburan
    • Energi
  • Opini
No Result
View All Result
Fokus Borneo
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Advetorial
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • KPH Tarakan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olah Raga
  • Sosial Budaya
  • Travel
  • Energi
  • Hiburan
  • Opini
Home IKN

Pengusaha UMKM di Nusantara Dapat Bekal Kelola Keuangan dan Akses Modal

by Redaksi
10 Juni 2026 20:15
in IKN
A A
Pengusaha UMKM di Nusantara Dapat Bekal Kelola Keuangan dan Akses Modal

Pelaku UMKM mengikuti kegiatan Akademi SIAPIK (AKSI) 2026 dan Business Matching Pembiayaan UMKM di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN, Rabu (10/6/2026).

NUSANTARA, Fokusborneo.com – Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) terus memperkuat komitmennya untuk menempatkan warga lokal sebagai prioritas utama dalam ekosistem pembangunan. Langkah ini diwujudkan melalui serangkaian upaya kolaboratif guna mendongkrak kapasitas Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) agar mampu berdaya saing.

Salah satu langkah konkret yang diambil adalah penyelenggaraan kegiatan Akademi SIAPIK (AKSI) 2026 dan Business Matching Pembiayaan UMKM 2026 yang diselenggarakan di Kantor Bersama Kemenko 4, Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN, Rabu (10/06/2026). Agenda strategis ini diinisiasi oleh Sekretariat Kerja Bersama KOPERBI IKN, bekerja sama dengan Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Balikpapan serta Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wilayah Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara.

Baca Juga

Otorita IKN Perkuat Kolaborasi dengan Empat Perguruan Tinggi untuk Siapkan SDM dan Inovasi Nusantara

Pelantikan PNS Angkatan Pertama Otorita IKN, Kepala Otorita IKN Tekankan Empat Karakter Insan Otorita

Pelantikan PNS Angkatan Pertama Otorita IKN, Tonggak Sejarah Dukungan Penyelenggaraan Pembangunan dan Pemerintahan di Nusantara

Dari Masjid Negara IKN, Green Warrior Gaungkan Gaya Hidup Bersih dan Hijau di Nusantara

Program ini ditujukan bagi para pengusaha UMKM di wilayah IKN dan Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) guna memperkuat literasi finansial, mendorong inklusi keuangan, sekaligus memperluas akses pembiayaan ke lembaga perbankan.

Melalui Akademi SIAPIK 2026, para peserta mendapatkan edukasi komprehensif mengenai pemanfaatan Sistem Informasi Aplikasi Pencatatan Informasi Keuangan (SIAPIK). Selain materi tata kelola keuangan sederhana, para pelaku usaha juga dibekali pemahaman mengenai kebanksentralan, ekonomi syariah, digitalisasi sistem pembayaran, hingga pelindungan konsumen.

Tidak berhenti pada edukasi teori, kegiatan ini juga memfasilitasi sesi business matching. Lewat forum ini, para pengusaha UMKM dipertemukan langsung dengan sejumlah lembaga jasa keuangan dan perbankan untuk membuka peluang akses permodalan yang sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan usaha mereka.

Deputi Bidang Sosial, Budaya, dan Pemberdayaan Masyarakat Otorita IKN, Alimuddin, menyampaikan apresiasi atas inisiatif Bank Indonesia melalui SKB KOPERBI IKN yang secara konsisten menghadirkan program peningkatan kapasitas bagi pengusaha UMKM di wilayah IKN dan sekitarnya.

“Kami mengapresiasi Bank Indonesia, OJK, serta seluruh pihak yang terus bersinergi dalam memperkuat kapasitas UMKM melalui program seperti Akademi SIAPIK. Inisiatif ini sangat penting karena UMKM merupakan tulang punggung ekonomi masyarakat yang akan menjadi aktor utama yang akan tumbuh bersama perkembangan Nusantara,” ujar Alimuddin melalui keterangan tertulis, pada Rabu, (10/06/2026).

Menurut Alimuddin, pembangunan IKN harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat lokal, termasuk melalui penguatan pelaku usaha agar mampu menangkap berbagai peluang ekonomi yang terus berkembang.

“Kami ingin para pelaku UMKM lokal percaya diri dan terus meningkatkan kapasitas usahanya. Kehadiran IKN membuka ruang yang sangat besar untuk berkembang, baik dari sisi pasar, kemitraan, maupun akses pembiayaan. Manfaatkan kesempatan ini dengan terus berinovasi, menjaga kualitas produk, dan memperkuat tata kelola usaha. Otorita IKN akan terus mendukung upaya pemberdayaan UMKM agar dapat naik kelas, berdaya saing, dan menjadi bagian penting dari ekosistem ekonomi Nusantara,” tambahnya.

Alimuddin juga menekankan pentingnya membangun sinergi dan kolaborasi antarpelaku UMKM sebagai bagian dari penguatan ekosistem ekonomi lokal di Nusantara. Menurutnya, setiap pelaku usaha perlu saling bersinergi dan mengambil peran dalam rantai nilai ekonomi yang saling mendukung.

“Kami juga mendorong para pelaku UMKM untuk terus membangun sinergi dan kolaborasi dengan sesama pelaku usaha. Bisa jadi produk yang dihasilkan oleh satu UMKM menjadi bahan baku atau bahan pendukung bagi UMKM lainnya untuk menghasilkan produk baru. Karena itu, UMKM tidak bisa berjalan sendiri. Ekosistem usaha yang kuat dibangun melalui kerja sama dan kolaborasi antarpelaku usaha dalam rantai ekonomi yang saling menguatkan. UMKM lokal akan semakin tangguh, berkembang bersama, dan mampu memanfaatkan berbagai peluang ekonomi yang tumbuh di Nusantara,” ujar Alimuddin.

Dalam kegiatan tersebut, Kepala Sekretariat Kerja Bersama KOPERBI IKN, Aura Pandu Wirawan, mengatakan bahwa tema kegiatan ini, ENERGI (Edukasi dan siNERGI), mencerminkan pentingnya kolaborasi berbagai pihak dalam meningkatkan kapasitas pelaku usaha lokal.

“Edukasi dan sinergi menjadi dua hal yang sangat penting. Melalui kolaborasi ini, kami ingin meningkatkan kapasitas UMKM agar semakin kuat, semakin maju, dan mampu memanfaatkan peluang ekonomi yang berkembang di kawasan IKN,” ujarnya.

Menurut Pandu, UMKM memiliki peran strategis dalam perekonomian nasional karena jumlahnya yang besar, kemampuannya menyerap tenaga kerja, serta kontribusinya terhadap pertumbuhan ekonomi. Bahkan dalam berbagai periode krisis, sektor UMKM terbukti menjadi salah satu penopang utama perekonomian.

Karena itu, Bank Indonesia bersama Otorita IKN, OJK, pemerintah daerah, dan perbankan terus mendorong peningkatan kapabilitas UMKM melalui program pendampingan, pelatihan, perluasan akses pasar, hingga fasilitasi pembiayaan usaha.

“UMKM yang memiliki potensi berkembang akan mendapatkan pendampingan sesuai kebutuhannya. Mulai dari peningkatan kapasitas, bantuan teknis, akses pasar, hingga dukungan pembiayaan. Harapannya, pelaku usaha lokal dapat tumbuh lebih cepat dan berdaya saing,” katanya.

Dalam kegiatan AKSI 2026, peserta memperoleh edukasi mengenai penggunaan Sistem Informasi Aplikasi Pencatatan Informasi Keuangan (SIAPIK), pengelolaan keuangan sederhana, literasi dan inklusi keuangan, kebanksentralan, ekonomi syariah, sistem pembayaran, serta pelindungan konsumen.

Selain itu, peserta juga difasilitasi dalam kegiatan business matching pembiayaan yang mempertemukan UMKM dengan berbagai lembaga jasa keuangan dan perbankan, termasuk BRI, Bank Mandiri, BNI, BSI, Bank Kaltimtara dan sejumlah bank lainnya yang tergabung dalam Forum Perbankan IKN.

Pandu menjelaskan bahwa pencatatan keuangan yang baik menjadi salah satu kunci agar UMKM dapat berkembang dan memperoleh akses pembiayaan yang lebih luas.

“Selama ini masih banyak pelaku usaha yang melakukan pencatatan secara manual. Melalui SIAPIK, UMKM dapat mencatat biaya, pemasukan, keuntungan, dan perkembangan usaha secara lebih terstruktur. Catatan keuangan yang baik juga akan membantu ketika mengajukan pembiayaan ke perbankan,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa peserta yang menunjukkan perkembangan dan potensi usaha akan memiliki kesempatan mengikuti program pembinaan lanjutan, termasuk fasilitasi akses pasar melalui berbagai kegiatan promosi dan pameran seperti Road to Festival Ekonomi Syariah (FESyar) hingga Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF).

Manfaat kegiatan ini dirasakan langsung oleh para pelaku UMKM. Salah satunya Reni Sayu, pelaku usaha Keripik Pisang asal Kabupaten Penajam Paser Utara.

Menurut Reni, pelatihan SIAPIK membantu pelaku usaha beralih dari pencatatan keuangan manual menuju sistem digital yang lebih tertata.

“Selama ini pencatatan keuangan saya masih manual dan kadang ada transaksi yang tidak tercatat. Bahkan modal usaha terkadang tercampur dengan kebutuhan pribadi. Melalui kegiatan ini kami belajar bagaimana mengelola keuangan usaha secara lebih baik dan modern menggunakan aplikasi digital,” ujarnya.

Reni menilai kehadiran IKN membuka peluang besar bagi UMKM lokal untuk berkembang seiring meningkatnya aktivitas ekonomi dan jumlah penduduk di kawasan tersebut.

“Peluangnya sangat besar. IKN sekarang menjadi salah satu tujuan kunjungan masyarakat dan banyak pendatang baru yang datang ke sini. Kalau UMKM bisa masuk dan berjualan di kawasan ini, peluang berkembangnya juga semakin besar,” katanya.

Ia berharap program pendampingan dan akses pembiayaan bagi UMKM dapat terus berlanjut sehingga pelaku usaha memperoleh pembinaan yang berkesinambungan hingga mampu tumbuh mandiri secara finansial.

Melalui AKSI 2026 dan Business Matching Pembiayaan UMKM, Otorita IKN bersama Bank Indonesia dan OJK berharap semakin banyak UMKM yang mampu mengelola usahanya secara profesional, memiliki akses terhadap layanan keuangan formal, serta memanfaatkan berbagai peluang ekonomi yang tumbuh seiring perkembangan Nusantara.

Pembangunan IKN tidak hanya menghadirkan infrastruktur dan pusat pemerintahan baru, tetapi juga membangun fondasi ekonomi yang kuat melalui pemberdayaan masyarakat dan penguatan UMKM sebagai penggerak utama ekonomi lokal.

___
Humas Otorita Ibu Kota Nusantara

Tags: Bank IndonesiaEkonomi LokalIKNInklusi KeuanganKalimantan TimurKIPP IKNKOPERBI IKNLiterasi KeuanganNusantaraOjkOtorita IKNpembiayaan UMKMPenajam Paser Utarapengembangan usahaSIAPIKUMKM

Berita Lainnya

Otorita IKN Perkuat Kolaborasi dengan Empat Perguruan Tinggi untuk Siapkan SDM dan Inovasi Nusantara
IKN

Otorita IKN Perkuat Kolaborasi dengan Empat Perguruan Tinggi untuk Siapkan SDM dan Inovasi Nusantara

10 Juni 2026 09:49
IKN

Pelantikan PNS Angkatan Pertama Otorita IKN, Kepala Otorita IKN Tekankan Empat Karakter Insan Otorita

9 Juni 2026 19:31
IKN

Pelantikan PNS Angkatan Pertama Otorita IKN, Tonggak Sejarah Dukungan Penyelenggaraan Pembangunan dan Pemerintahan di Nusantara

9 Juni 2026 09:07
Dari Masjid Negara IKN, Green Warrior Gaungkan Gaya Hidup Bersih dan Hijau di Nusantara
IKN

Dari Masjid Negara IKN, Green Warrior Gaungkan Gaya Hidup Bersih dan Hijau di Nusantara

7 Juni 2026 14:08
IKN Dukung Gerakan ASRI Nasional melalui Aksi Nyata Pemulihan Lingkungan dan Keadilan Iklim
IKN

IKN Dukung Gerakan ASRI Nasional melalui Aksi Nyata Pemulihan Lingkungan dan Keadilan Iklim

6 Juni 2026 21:45
IKN

Membangun Greater Nusantara untuk Memperluas Manfaat Ekonomi IKN

6 Juni 2026 15:41
Next Post

Konsultasi Syarat Pengurusan Berkas Pertanahan, MPP Jadi Pilihan Masyarakat Cari Kepastian Layanan Pertanahan

Bupati Bulungan Syarwani Kembangkan Wisata Susur Sungai Kayan Lewat Kapal Tenguyun

Discussion about this post

Ikuti Kami

Ikuti Kami
  • BMKG Mutakhirkan Peringatan Dini Tsunami,  Gempa M7,7 Mindanao Picu Status WASPADA di Tarakan

    BMKG Mutakhirkan Peringatan Dini Tsunami, Gempa M7,7 Mindanao Picu Status WASPADA di Tarakan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kawal Unjuk Rasa, Kapolresta Bulungan Apresiasi Demo Berjalan Damai

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wagub dan Mabes TNI Sinkronkan Strategi Percepatan Pembangunan Perbatasan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Protes Spanduk Larangan di Pasar Beringin, ADO Kaltara Boikot Layanan Penumpang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tarif Angkutan Udara Picu Inflasi di Tarakan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Fokus Borneo

Ikuti Kami

Rubrik

  • Advetorial
  • Daerah
  • Derap Nusantara
  • Ekonomi
  • Energi
  • Fokus
  • Hiburan
  • IKN
  • Kantah Kota Balikpapan
  • Kementrian ATR/BPN
  • KPH Tarakan
  • Kriminal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Olah Raga
  • Opini
  • Otomotif
  • Parlemen
  • Pemkab Bulungan
  • Pemkab Malinau
  • Pemkab Nunukan
  • Pemkab Tana Tidung
  • Pemkot Balikpapan
  • Pemkot Tarakan
  • Pemprov Kaltara
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial Budaya
  • TNI Polri
  • Travel
  • Video

Recent News

Bupati Bulungan Syarwani Kembangkan Wisata Susur Sungai Kayan Lewat Kapal Tenguyun

10 Juni 2026 21:25

Konsultasi Syarat Pengurusan Berkas Pertanahan, MPP Jadi Pilihan Masyarakat Cari Kepastian Layanan Pertanahan

10 Juni 2026 21:09
  • About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 PT KITA MEDIA GROUP

error: Content is protected !!
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • KPH Tarakan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olah Raga
  • Sosial Budaya
  • Travel
    • Kuliner
  • Energi
  • Hiburan
  • Opini

© 2025 PT KITA MEDIA GROUP