• About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Fokus Borneo
Advertisement
  • Beranda
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • KPH Tarakan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
    • Parlemen
  • Rubrik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olah Raga
    • Sosial Budaya
    • Hiburan
    • Energi
  • Opini
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • KPH Tarakan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
    • Parlemen
  • Rubrik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olah Raga
    • Sosial Budaya
    • Hiburan
    • Energi
  • Opini
No Result
View All Result
Fokus Borneo
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Advetorial
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • KPH Tarakan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olah Raga
  • Sosial Budaya
  • Travel
  • Energi
  • Hiburan
  • Opini
Home Nasional

Harga Rapid Test dan Swab Test Mahal, Hasan Basri Usul Digratiskan Bagi Warga Terdampak Covid-19

by Redaksi
8 Juni 2020 10:41
in Nasional, Politik
A A
0
Harga Rapid Test dan Swab Test Mahal, Hasan Basri Usul Digratiskan Bagi Warga Terdampak Covid-19

Wakil Ketua Komite II DPD RI Hasan Basri menjalani rapid test. Foto : Istimewa

JAKARTA – Mewabahnya Covid-19 berpengaruh besar terhadap berbagai bidang kehidupan. Bukan hanya di Indonesia, namun diseluruh dunia. Semua aktivitas dibatasi, bahkan dihentikan sementara dalam upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Di tanah air, wabah virus corona disease 19 sudah hampir tiga bulan melanda. Untuk melawan virus ini, berbagai kebijakan dikeluarkan pemerintah mulai dari meliburkan kegiatan belajar mengajar di semua jenjang pendidikan, kantor, mall, tempat wisata, tempat ibadah, bahkan transportasi juga diberhentikan sementara.

Baca Juga

Menteri PU: Investor Jangan Ragu, Pembangunan IKN Terus Berjalan

Hasan Basri Suarakan Aspirasi Sub Wilayah Timur I dalam Sidang Paripurna DPD RI

Terima Laporan OIKN, Presiden Prabowo Tekankan Percepatan Pembangunan IKN

Sekjen Demokrat Herman Khaeron Boyong Rombongan DPP Ke Kaltara, Tekankan Pentingnya Soliditas  

Mengendalikan penyebaran Covid-19, pemerintah juga membuat kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di beberapa daerah dengan tingkat kasus positif Covid-19 yang tinggi. Akibatnya masyarakat tidak bisa melakukan pekerjaan dan aktivitas ekonomi turun tajam hampir 80 persen. Walaupun melalaui kemajuan teknologi virtual semua bisa terwakili, namun itu tetap tidak bisa menggantikan interaksi sosial secara langsung.

Awal bulan Juni pemerintah, mengeluarkan kebijakan baru dengan diberlakukannya new normal atau cara hidup baru yaitu dengan melonggarkan penerapan PSBB sebelum masuk fase new normal. Sosialisasi penerapan new normal, terus digalakkan agar masyarakat bisa beradaptasi dan mendisiplinkan diri untuk tetap melakukan upaya pencegahan penularan Covid-19 sesuai protokol yang ada.

New normal memang telah dimulai, namun permasalahan lain datang yaitu kebijakan yang dikeluarkan terkait protokol kesehatan pada masa new normal. Penerapan new normal yang tidak dilaksanakan secara serentak diseluruh daerah, membuat masing-masing daerah punya kebijakan yang berbeda-beda sehingga membingungkan masyarakat untuk mengikuti kebijakan tersebut.

Salah satunya , kebijakan rapid test dan swab test bagi pelaku perjalanan yang ingin berpergian untuk mengetahui kondisi kesehatan bagi calon penumpang tersebut positif atau negatif Covid-19 sebelum diijinkan berpergian.

Dibeberapa daerah, ada yang menggratiskan rapid test namun di daerah lainnya harga rapid test ada yang mencapai satu juta rupiah. Dampaknya masyarakat yang akan melakukan perjalanan keluar Kota dalam rangka melakukan aktivitas ekonomi akhirnya terhambat. Tidak hanya itu saja, aktivitas transportasi darat, laut dan udara menjadi terganggu karena kurangnya jumlah penumpang.

Bahkan, demi menjaga kebijakan physical distancing di dalam moda transportasi membuat biaya mengurus dokumen wajib bebas Covid-19 untuk syarat perjalanan yang mencapai satu juta rupiah lebih mahal dari pada harga tiket perjalanan.

Menanggapi hal tersebut, Senator muda perwakilan Kalimantan Utara Hasan Basri yang sekaligus Wakil Ketua Komite II DPD RI, banyak menerima keluhan dari masyarakat di berbagai daerah mengenai mahalnya biaya rapid test yang tidak bisa dijangkau masyarakat. Padahal kebijakan new normal telah mulai, namun peraturan protokol kesehatan di berbagai daerah masih belum serentak.

“Saya mengharapkan kepada semua Kementerian terkait khususnya Kementerian yang menjadi mitra kerja Komite II DPD RI untuk bisa mengambil tindakan yang tepat untuk menanggulangi ini,” kata Hasan Basri, Senin (8/6/20).

Pimpinan Komite II DPD RI Hasan Basri mendesak setiap Kementerian terkait diantaranya Kementerian Perhubungan, Kementerian Kesehatan, BNPB, untuk berkoordinasi membuat suatu peraturan protokol kesehatan yang menyeluruh untuk semua daerah di Indonesia.

“Saya meminta agar rapid test digratiskan bagi warga kurang mampu yang mempunyai kebutuhan khusus untuk bekerja atau berobat ke luar daerah. Angka 405 triliun untuk Covid-19 bukan kecil, makanya saya meminta digratiskan dan utamakan untuk urusan kesehatan,” imbau HB juga alumni Magister Universitas Borneo Tarakan.

Ia menekankan, agar menjadi perhatian Kementerian terkait mengenai aturan tentang pedoman Covid-19. Sehingga ada keseragaman aturan dan masyarakat tidak bingung dan bisa beraktivitas sehari-hari dari daerah satu ke daerah lainnya.

“Yang paling penting itu, pemerintah memberikan subsidi jika perlu menggratiskan rapid test kepada warga yang tidak mampu agar perekonomian segera pulih kembali,” ungkap Hasan Basri.

Wakil Ketua Komite II DPD RI Hasan Basri, juga memberikan apresiasi kepada pemerintah daerah di Kaltara dan Provinsi Kaltara atas keberhasilannya membuat penyebaran Covid-19 melandai.(mt)

Tags: borneoDPD RIFBFokusfokusborneoHasan BasriKaltaraKomite II DPD RISenator Kaltara
Share154TweetSendShareSend

Berita Lainnya

Menteri PU: Investor Jangan Ragu, Pembangunan IKN Terus Berjalan
IKN

Menteri PU: Investor Jangan Ragu, Pembangunan IKN Terus Berjalan

14 Januari 2026 15:28
Hasan Basri Suarakan Aspirasi Sub Wilayah Timur I dalam Sidang Paripurna DPD RI
Nasional

Hasan Basri Suarakan Aspirasi Sub Wilayah Timur I dalam Sidang Paripurna DPD RI

14 Januari 2026 14:24
IKN

Terima Laporan OIKN, Presiden Prabowo Tekankan Percepatan Pembangunan IKN

14 Januari 2026 07:21
Politik

Sekjen Demokrat Herman Khaeron Boyong Rombongan DPP Ke Kaltara, Tekankan Pentingnya Soliditas  

14 Januari 2026 07:15
Politik

Rakerda Demokrat Kaltara Resmi Digelar, Yansen TP Tegaskan Strategi Pemenangan Pemilu 

14 Januari 2026 07:09
Presiden Prabowo Resmikan Infrastruktur Energi Terintegrasi Senilai Rp123 Triliun di Kalimantan Timur
Energi

Presiden Prabowo Resmikan Infrastruktur Energi Terintegrasi Senilai Rp123 Triliun di Kalimantan Timur

14 Januari 2026 07:05
Next Post
Pelaksanaan PON Ditunda, Gubernur Semangati Atlet untuk Giat Berlatih

Pelaksanaan PON Ditunda, Gubernur Semangati Atlet untuk Giat Berlatih

Waspada Covid-19, KONI Kaltara Gelar Rapid Test

Waspada Covid-19, KONI Kaltara Gelar Rapid Test

Pasien Positif Covid-19 Terus Bertambah, Total di Kaltara Jadi 90 Orang

Pasien Sembuh dari Covid-19 di Kaltara Sudah 77 Persen, Sisa 38 Orang Masih Dirawat

Discussion about this post

Ikuti Kami

Ikuti Kami
  • Disdik Tana Tidung Sosialisasikan SPMB, Istilah Baru Pengganti PPDB

    SK Paruh Waktu Diserahkan Februari, Ratusan Tenaga Kerja Kembali Aktif di Tana Tidung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • KM Logistik Nusantara V Resmi Layani Tol Laut Tarakan Januari Ini, Layani Rute Surabaya 

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tingkatkan Konektivitas, Pemprov Dorong AirAsia Buka Rute Penerbangan Tarakan-Tawau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perjuangan Karyawan PT Intraca Menuntut Penyatuan Saldo BPJS Ketenagakerjaan Akhirnya Ada Titik Temu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menjaga Paru-Paru Tarakan, Tantangan KPH di Tengah Maraknya Perambahan dan Pemukiman

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Fokus Borneo

Ikuti Kami

Rubrik

  • Advetorial
  • Daerah
  • Derap Nusantara
  • Ekonomi
  • Energi
  • Fokus
  • Hiburan
  • IKN
  • Kantah Kota Balikpapan
  • Kementrian ATR/BPN
  • KPH Tarakan
  • Kriminal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Olah Raga
  • Opini
  • Otomotif
  • Parlemen
  • Pemkab Bulungan
  • Pemkab Malinau
  • Pemkab Nunukan
  • Pemkab Tana Tidung
  • Pemkot Balikpapan
  • Pemkot Tarakan
  • Pemprov Kaltara
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial Budaya
  • TNI Polri
  • Travel
  • Video

Recent News

Kebakaran Hanguskan 3 Rumah dan Lamin Adat di Desa Long Peso 

14 Januari 2026 21:44

HUT ke-45 Satpam Indonesia, Gubernur Kaltara Apresiasi Peran Penjaga Keamanan

14 Januari 2026 19:36
  • About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 PT KITA MEDIA GROUP

error: Content is protected !!
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
    • Parlemen
  • KPH Tarakan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olah Raga
  • Sosial Budaya
  • Travel
    • Kuliner
  • Energi
  • Hiburan
  • Opini

© 2025 PT KITA MEDIA GROUP