• About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Fokus Borneo
Advertisement
  • Beranda
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • KPH Tarakan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • Rubrik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olah Raga
    • Sosial Budaya
    • Hiburan
    • Energi
  • Opini
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • KPH Tarakan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • Rubrik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olah Raga
    • Sosial Budaya
    • Hiburan
    • Energi
  • Opini
No Result
View All Result
Fokus Borneo
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Advetorial
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • KPH Tarakan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olah Raga
  • Sosial Budaya
  • Travel
  • Energi
  • Hiburan
  • Opini
Home Nasional

Partai Nasdem Dukung Pilkada Serentak Tetap Dilaksanakan 2022 dan 2023

by Redaksi
01/02/2021
in Nasional, Politik
A A
DPP Nasdem: Ketua DPW Belum Jaminan Diusung Partai

Ketua Fraksi Nasdem DPR RI Ahmad M Ali. Foto : Fokusborneo.com

JAKARTA – Partai Nasional Demokrat (Nasdem) mendukung Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak tetap dilaksanakan 2022 dan 2023. Setiap lima tahun sekali, rakyat memiliki hak untik kembali memilih pemimpin atau wakil-wakilnya di lembaga-lembaga negara.

Baca Juga

Cegah Narkotika, Herman Hamid Dorong Peran Ibu-ibu Majelis Taklim Beri Edukasi Warga

M. Nasir Dorong UMKM Nunukan Naik Kelas, Aspirasi Bantuan Alat Produksi Mulai Diverifikasi

Wujud Kepedulian Sesama, Kader Partai Demokrat Tarakan Kompak Donor Darah di HUT ke-25

Karhutla Kalimantan Kian Kritis, Hasan Basri Desak Presiden Tetapkan Bencana Nasional

Ketua Fraksi Partai Nasdem DPR RI Ahmad M. Ali mengatakan sesuai amar Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 55/PUU-XVII/2019 Tentang Tafsir Terhadap Keserentakan Penyelenggaraan Pemilu Nasional dan pilkada, memberikan pemahaman bahwa pemilu nasional tidak harus bersamaan dengan pilkada. Keserentakan dapat diartikan bahwa, dalam setiap tahunnya pilkada diselenggarakan pada hari dan bulan yang sama untuk seluruh daerah.

“Persyaratan sebuah negara yang demokrasinya terkonsolidasi adalah terdapatnya regularitas, rutinitas yang kesinambungan, di dalam pelaksanaan pemilunya. Adanya pemilu atau pilkada yang jujur dan adil secara periodik, merupakan wujud yang paling nyata dari demokrasi itu sendiri. Ini artinya terjadi pertanggungjawaban politik lewat pergantian pemimpin atau pelaksana kekuasaan secara berkala,” kata Ahmad M. Ali melalui siaran press rilisnya, Senin (1/2/21).

Menurut Ahmad, pelaksanaan pemilu/pilkada adalah kunci dari daulat rakyat. Tidak ada mandat sedikit pun, baik itu dari konstitusi maupun dari rakyat yang mempersilakan pemerintah menghilangkan atau menunda proses pemilu/pilkada. Mandat dari rakyat untuk pemimpinnya, baik level nasional maupun daerah, berada dalam rentang lima tahunan. Dalam masa lima tahun itu, adalah hak rakyat untuk memilih kembali pemimpin atau wakil-wakilnya di lembaga-lembaga negara.

“Pergantian kekuasaan melalui pemilu/pilkada, selain akan menjamin peralihan kekuasaan secara aman dan tertib, juga akan menjamin adanya legitimasi yang kuat bagi pemerintah itu sendiri. Jika pemilu/pemilukada ditunda, apalagi hanya berdasarkan asumsi-asumsi teknis semata, maka tidak ada legitimasi yang kuat dari rakyat yang menyertainya dan juga bagi penjabat yang mengisinya,” ujarnya.

Ahmad menambahkan berdasarkan pemikiran tersebut maka Fraksi Partai Nasdem menyatakan sikapnya pilkada serentak tetap dilaksanakan tahun 2022 dan 2023. Selain demi terpenuhinya hak dasar politik rakyat, beberapa impak dari pelaksanaan pemilu dan pilpres tahun 2019 secara bersamaan adalah pelajaran berharga bagi kita sebagai bangsa.

“Selain itu, adanya Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 55/PUU-XVII/2019 yang mengubah pendiriannya soal konstitusionalitas pemilu serentak 5 kotak sebagai satu-satunya pilihan yang konstitusional, sebagaimana termuat dalam Putusan MK Nomor 14/PUU-XI/2013 (23 Januari 2014), sesungguhnya merupakan refleksi atas kompleksitas Pemilu 2019,” tegasnya.

Ahmad menjelaskan pelaksanaan pilkada serentak tahun 2020, telah dinilai berjalan baik tidak ada persoalan stabilitas keamanan dan stabilitas pemerintahan yang terganggu. Menjadi tidak relevan apabila dikatakan bahwa pilkada 2022 dan 2023 mengganggu stabilitas pemerintahan nasional.

“Sebaliknya, penyatuan pemilu nasional dan pilkada, legislatif dan eksekutif, dan terutama pilpres mengandung risiko sangat besar mengganggu stabilitas politik dan sosial serta dapat berisiko melemahkan arah berjalannya sistem demokrasi,” bebernya.

Ahmad menegaskan pelaksanaan pilkada serentak pada 2024, hanya akan membuat banyaknya Plt Kepala Daerah dan/atau Penjabat Kepala Daerah dalam rentang waktu satu hingga dua tahun. Kondisi demikian berpotensi membuka celah bagi terjadinya rekayasa politik untuk mendukung kepentingan pihak tertentu dan jauh dari komitmen pelayanan bagi publik.

“Itu akan terjadi pula penumpukan biaya yang membebani APBN, sementara sistem keuangan dan anggaran pemilu yang ada pada saat ini perlu untuk dipertahankan dan terus disempurnakan,” jelasnya.

Ahmad pun menilai pemisahan antara pemilu dengan pilkada, akan menciptakan iklim politik yang kondusif sekaligus menjadi ruang pendewasaan kehidupan berbangsa dan bernegara. Figur pilihan rakyat di daerah tidak terdistorsi oleh kepentingan pusat, diferensiasi pun terjadi berdasarkan pertimbangan rasional, obyektifdan berkualitas.

“Mari kedepankan kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan individu dan kelompok. Marilah berjuang, tidak sekadar untuk memenangkan ruang-ruang elektoral, tetapi juga demi meningkatnya kualitas demokrasi deliberatif bangsa ini,” tutupnya.(**/Iik)

Tags: Ahmad M. AliDPR RIFraksi Partai Nasdem DPR RIPartai NasdemPilkada Serentak 2022 dan 2023

Berita Lainnya

Cegah Narkotika, Herman Hamid Dorong Peran Ibu-ibu Majelis Taklim Beri Edukasi Warga
Parlemen

Cegah Narkotika, Herman Hamid Dorong Peran Ibu-ibu Majelis Taklim Beri Edukasi Warga

14 Oktober 2026 17:51
M. Nasir Dorong UMKM Nunukan Naik Kelas, Aspirasi Bantuan Alat Produksi Mulai Diverifikasi
Parlemen

M. Nasir Dorong UMKM Nunukan Naik Kelas, Aspirasi Bantuan Alat Produksi Mulai Diverifikasi

14 Oktober 2026 12:22
Wujud Kepedulian Sesama, Kader Partai Demokrat Tarakan Kompak Donor Darah di HUT ke-25
Politik

Wujud Kepedulian Sesama, Kader Partai Demokrat Tarakan Kompak Donor Darah di HUT ke-25

14 Oktober 2026 11:15
Hasan Basri Desak Mabes Polri Usut Tuntas Keterlibatan Aparat dalam Jaringan Narkoba
Nasional

Karhutla Kalimantan Kian Kritis, Hasan Basri Desak Presiden Tetapkan Bencana Nasional

14 Oktober 2026 07:29
Dukung TMMD di Tarakan, Ketua DPRD: Solusi Efektif di Tengah Keterbatasan Fiskal
Parlemen

Dukung TMMD di Tarakan, Ketua DPRD: Solusi Efektif di Tengah Keterbatasan Fiskal

13 Oktober 2026 20:40
Komitmen Sukir untuk Warga Tarakan Timur, Realisasikan Kanopi Masjid Baitul Jannah
Parlemen

Komitmen Sukir untuk Warga Tarakan Timur, Realisasikan Kanopi Masjid Baitul Jannah

13 Oktober 2026 20:31
Next Post

Disdik Jadwalkan Verifikasi Sekolah Tatap Muka, Ada 17 Sekolah Sudah Mengajukan

Entry Meeting Bersama BPK Kaltara, Pemkab Malinau Target Opini WTP

Resmikan 5 Fasilitas Pendidikan, Laura: Pemkab Sangat Komitmen di Bidang Pendidikan

Discussion about this post

Ikuti Kami

Ikuti Kami
  • Terapkan Sistem Manajemen Talenta, Ini Daftar Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Dilantik Walikota Tarakan 

    Terapkan Sistem Manajemen Talenta, Ini Daftar Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Dilantik Walikota Tarakan 

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dua Putri Peltu Jun Priyanto Borong 7 Medali, Pamela Bersiap Wakili Kaltara di O2SN Nasional

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gerebek Sarang Narkoba di Tanjung Selor, Tim Gabungan Polresta Bulungan Amankan Pengedar dan Puluhan Paket Sabu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Situasi Terkendali, Pria Pembawa Mandau di Makodim Bulungan Minta Kenakan PDL dan Hormat Bendera

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pimpin PPP Tarakan, Habusan Targetkan Satu Fraksi di Pileg Mendatang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Fokus Borneo

Ikuti Kami

Rubrik

  • Advetorial
  • Daerah
  • Derap Nusantara
  • Ekonomi
  • Energi
  • Fokus
  • Hiburan
  • IKN
  • Kantah Kota Balikpapan
  • Kementrian ATR/BPN
  • KPH Tarakan
  • Kriminal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Olah Raga
  • Opini
  • Otomotif
  • Parlemen
  • Pemkab Bulungan
  • Pemkab Malinau
  • Pemkab Nunukan
  • Pemkab Tana Tidung
  • Pemkot Balikpapan
  • Pemkot Tarakan
  • Pemprov Kaltara
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial Budaya
  • TNI Polri
  • Travel
  • Video

Recent News

Festival Sungai Kayan 2026, Sekprov Ajak Daerah Bersama Lestarikan Budaya Kaltara

14 Oktober 2026 20:17
Festival Sungai Kayan 2026 Dimulai, 3.500 Pendayung Meriahkan Bulungan

Festival Sungai Kayan 2026 Dimulai, 3.500 Pendayung Meriahkan Bulungan

14 Oktober 2026 20:00
  • About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 PT KITA MEDIA GROUP

error: Content is protected !!
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • KPH Tarakan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olah Raga
  • Sosial Budaya
  • Travel
    • Kuliner
  • Energi
  • Hiburan
  • Opini

© 2025 PT KITA MEDIA GROUP