• About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Fokus Borneo
Advertisement
  • Beranda
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • KPH Tarakan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • Rubrik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olah Raga
    • Sosial Budaya
    • Hiburan
    • Energi
  • Opini
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • KPH Tarakan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • Rubrik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olah Raga
    • Sosial Budaya
    • Hiburan
    • Energi
  • Opini
No Result
View All Result
Fokus Borneo
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Advetorial
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • KPH Tarakan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olah Raga
  • Sosial Budaya
  • Travel
  • Energi
  • Hiburan
  • Opini
Home Nasional

Bertemu Aher di DPP PKS, Anies Bahas Masalah Pendidikan di Indonesia

by Redaksi
31 Oktober 2022 14:50
in Nasional, Politik
A A
Bertemu Aher di DPP PKS, Anies Bahas Masalah Pendidikan di Indonesia

Anies Baswedan bertemu Aher di Kantor DPP PKS. Foto : Ist

JAKARTA – Mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bertemu dengan mantan Gubernur dua periode Jawa Barat Ahmad Heryawan di kantor DPP Partai Keadilan Sejahtera, Jalan TB Simatupang, Jakarta, Minggu (30/10/22).

Pertemuan ini merupakan bagian dari kegiatan pelatihan relawan Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) yang diinisiasi oleh Bidang Kesejahteraan Sosial DPP PKS.

Baca Juga

Apresiasi Capaian Ekonomi, Pansus LKPJ DPRD Tarakan Beri Catatan Kritis Sektor Infrastruktur

Jadwalkan Uji Petik ke 9 OPD, Pansus LKPJ Ingin Pastikan Kesesuaian Laporan dan Lapangan

Hadiri Haul ke-58 Guru Tua di Palu, Achmad Djufrie Ajak Teladani Semangat Pendidikan Sang Ulama

Aksi Nyata Hasan Basri Dongkrak Ekonomi Lokal Kaltara Lewat Bantuan Mesin Bordir

Dalam sambutannya, Ahmad Heryawan mengatakan bahwa negara hadir untuk mewujudkan keamanan dan kesejahteraan sesuai dengan amanat Pembukaan UUD 1945.

Keamanan merupakan hasil dari tidak adanya rasa takut, sementara kesejahteraan diindkasikan dari tidak adanya rasa lapar.

Menurut Kang Aher, panggilan akrab Wakil Ketua Majelis Syuro PKS tersebut, jalan negara menuju kesejahteraan masih cukup jauh karena adanya persoalan yang belum terselesaikan baik dari hasil pembangunan saat ini yang berdampak pada masalah sosial maupun dari masalah eksternal.

“Ada 17 persen dari 88 juta kepala keluarga yang masih masuk kelompok pra sejahtera. Mengapa ini terjadi, karena salah satunya adalah rendahnya pendidikan. Dari 17 persen tersebut, 50 persen di antaranya lulusan sekolah dasar. Inillah persoalannya,” ungkap Aher.

Menurutnya, meningkatkan kualitas sumber daya manusia harus melalui pendidikan dan kesehatan. Mengutip dari UNESCO, pendidikan yang baik minimal SLTA dan S1. Jika pendidkan sudah merata dan bisa mencapai indeks 0,94, maka bisa mendekati angka kesejahteraan.

“Apalagi jika ditopang dengan kesehatan dasar yang prima. Di Jawa Barat, posyandu berperan dalam membangun kesehatan dasar. Kita lakukan baik lewat pemerintah melalui APBD mapun melalui relawan-relawan kita di lapangan. Kita menjadi masyarakat sipil yang menjadi mitra negara dalam membangun Indonesia yang lebih baik,” ujar Aher.

Aher mengatakan, meski pembangunan diukur dari pertumbuhan ekonomi makro, namun dampaknya harus bisa juga untuk sampai pada level mikro.

“Kesejahteraan masyarakat pada level yang paling bawah juga (harus) terdampak (dari pembangunan),” pungkas Aher.

Anies Baswedan bertemu Aher di Kantor DPP PKS. Foto : Ist

Anies Baswedan yang hadir dalam kapasitasnya sebagai pendiri gerakan Indonesia Mengajar menegaskan bahwa masalah utama pendidikan di Indonesia adalah guru. Mereka yang berprestasi di kampus tidak berminat menjadi guru dan lebih memilih profesi lain. Apalagi menjadi guru di daerah-daerah pedalaman dan terpencil.

“Padahal sebenarnya mereka ini mau menjadi guru, yang tidak mau adalah menjadi guru seumur hidup. (Maka) kami tawarkan mereka insentif non material. Kami tidak pernah menawari mereka rupiah, karena mereka pasti akan membandingkannya dengan di kota. Kami tawarkan apakah mereka mau punya bekas yang akan terus diingat seumur hidup oleh anak-anak di pedalaman ini. Sesuatu yang mulia harus diturunkan dengan sesuatu yang rasional,” ungkap Anies.

Anies mengatakan bahwa ada dua pendekatan ketika melakukan aktifitas sosial, yaitu program dan gerakan. Sifat program adalah pelakunya hanya terbatas pada mereka yang terlibat di dalamnya, sedangkan gerakan lebih melibatkan sebanyak mungkin masyarakat.

“Hampir semua kegiatan kita bersifat program sehingga orang-orang yang berada di luar program hanya akan menjadi penonton. Republik ini tidak dibangun dengan program, tapi dengan gerakan. Misalnya, saat awal merdeka, ada 95 persen penduduk Indonesia yang buta huruf. Pemerintah lalu membuat gerakan untuk memberantas buta huruf dengan mengajak masyarakat yang bisa membaca untuk mengajar mereka yang buta huruf. Bung Karno tahun 1948 mengajak masyarakat yang melek huruf di alun-alun Yogyakarta untuk mengajar,” tambah Anies.

Dalam bahasa terkini, tutur Anies, gerakan adalah kolaborasi. Ketika mendorong gerakan seperti Indonesia Mengajar, maka harus ada pesan yang membuat orang terpancing untuk ikut memikirkan sehingga berujung pada keterlibatan.

“Indonesia Mengajar menawarkan pengalaman baru yang akan didapat oleh mereka yang terlibat. Bukan menceritakan adanya suatu masalah untuk diselesaikan, melainkan apa yang mereka dapatkan jika berpartisipasi dalam gerakan ini,” jelas Anies.

Keunggulan sebuah gerakan bukan hanya menyelesaikan masalah, tapi mengajak sebanyak mungkin orang untuk ikut menyelesaikan masalah.

“Kalau hanya program, efek tularnya kecil. Birokrasi terbiasa program, menyusun anggaran sendiri, dan rakyat hanya diminta untuk bayar pajak saja. Begitu birokrasi terlatih untuk berkolaborasi, masyarakat itu datang membawa ide, gagasan, terobosan,” beber Anies.

Menurut Anies, pendidikan itu adalah tentang siapa dapat apa. Siapa dididik apa hari ini, besok akan duduk di mana.

“Pendidikan adalah instrument untuk membentuk masyarakat yang adil di masa akan datang,” tutur Anies.(**)

Tags: AherAhmad HeryawanAniesAnies BaswedanDPP PKSHeadlinePKS

Berita Lainnya

Apresiasi Capaian Ekonomi, Pansus LKPJ DPRD Tarakan Beri Catatan Kritis Sektor Infrastruktur
Parlemen

Apresiasi Capaian Ekonomi, Pansus LKPJ DPRD Tarakan Beri Catatan Kritis Sektor Infrastruktur

4 April 2026 16:21
Pansus LKPJ DPRD Tarakan Bedah Rapor Hijau Pemkot 2025, Barokah: Capaian Makro Oke, Tapi Hilirisasi dan Banjir Masih Jadi PR
Parlemen

Jadwalkan Uji Petik ke 9 OPD, Pansus LKPJ Ingin Pastikan Kesesuaian Laporan dan Lapangan

4 April 2026 15:50
Hadiri Haul ke-58 Guru Tua di Palu, Achmad Djufrie Ajak Teladani Semangat Pendidikan Sang Ulama
Parlemen

Hadiri Haul ke-58 Guru Tua di Palu, Achmad Djufrie Ajak Teladani Semangat Pendidikan Sang Ulama

4 April 2026 15:32
Aksi Nyata Hasan Basri Dongkrak Ekonomi Lokal Kaltara Lewat Bantuan Mesin Bordir
Parlemen

Aksi Nyata Hasan Basri Dongkrak Ekonomi Lokal Kaltara Lewat Bantuan Mesin Bordir

4 April 2026 11:10
Tiga Nama Pimpinan DPRD Tarakan Ditetapkan, Berharap Secepatnya Dilantik
Parlemen

Bantah Isu Boros, DPRD Tarakan Tegaskan Anggaran Rp10 Miliar Sesuai Aturan

3 April 2026 21:05
Komisi II DPRD Tarakan Apresiasi Standar Pengelolaan Limbah di SPPG Gunung Lingkas 2
Parlemen

Komisi II DPRD Tarakan Apresiasi Standar Pengelolaan Limbah di SPPG Gunung Lingkas 2

3 April 2026 14:12
Next Post

Hadapi Ancaman di Perbatasan, TNI Indonesia - Malaysia Latihan Bersama di Tarakan

Deddy Sitorus Bersama Petinggi PLN Resmikan Listrik di Malinau dan Nunukan

Deddy Sitorus Bersama Petinggi PLN Resmikan Listrik di Malinau dan Nunukan

Terpilih Jadi Ketua, Idoeliansyah Ingin FKWT Tarakan Berkontribusi Terhadap Pembangunan di Bumi Paguntaka

Terpilih Jadi Ketua, Idoeliansyah Ingin FKWT Tarakan Berkontribusi Terhadap Pembangunan di Bumi Paguntaka

Discussion about this post

Ikuti Kami

Ikuti Kami
  • Sembilan Dapur SPPG di Tarakan Berhenti Beroperasi Akibat Kendala Limbah dan Sanitasi

    Sembilan Dapur SPPG di Tarakan Berhenti Beroperasi Akibat Kendala Limbah dan Sanitasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pertama Kalinya, Tana Tidung akan Gelar Upacara HUT RI di Pusat Pemerintahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Beredar Isu BBM Naik 1 April 2026, Ini Penjelasan Pertamina Patra Niaga Kalimantan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • KM Lambelu Docking Tahunan, Pelni Buka Rute Khusus Tarakan – Surabaya – Jakarta Berangkat 24 April 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Camat Tarakan Utara Pantau Kawasan RTH, Pastikan Pengamanan Aset Daerah Sesuai Aturan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Fokus Borneo

Ikuti Kami

Rubrik

  • Advetorial
  • Daerah
  • Derap Nusantara
  • Ekonomi
  • Energi
  • Fokus
  • Hiburan
  • IKN
  • Kantah Kota Balikpapan
  • Kementrian ATR/BPN
  • KPH Tarakan
  • Kriminal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Olah Raga
  • Opini
  • Otomotif
  • Parlemen
  • Pemkab Bulungan
  • Pemkab Malinau
  • Pemkab Nunukan
  • Pemkab Tana Tidung
  • Pemkot Balikpapan
  • Pemkot Tarakan
  • Pemprov Kaltara
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial Budaya
  • TNI Polri
  • Travel
  • Video

Recent News

Apresiasi Capaian Ekonomi, Pansus LKPJ DPRD Tarakan Beri Catatan Kritis Sektor Infrastruktur

Apresiasi Capaian Ekonomi, Pansus LKPJ DPRD Tarakan Beri Catatan Kritis Sektor Infrastruktur

4 April 2026 16:21
Pansus LKPJ DPRD Tarakan Bedah Rapor Hijau Pemkot 2025, Barokah: Capaian Makro Oke, Tapi Hilirisasi dan Banjir Masih Jadi PR

Jadwalkan Uji Petik ke 9 OPD, Pansus LKPJ Ingin Pastikan Kesesuaian Laporan dan Lapangan

4 April 2026 15:50
  • About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 PT KITA MEDIA GROUP

error: Content is protected !!
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • KPH Tarakan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olah Raga
  • Sosial Budaya
  • Travel
    • Kuliner
  • Energi
  • Hiburan
  • Opini

© 2025 PT KITA MEDIA GROUP