• About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Fokus Borneo
Advertisement
  • Beranda
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • KPH Tarakan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
    • Parlemen
  • Rubrik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olah Raga
    • Sosial Budaya
    • Hiburan
    • Energi
  • Opini
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • KPH Tarakan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
    • Parlemen
  • Rubrik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olah Raga
    • Sosial Budaya
    • Hiburan
    • Energi
  • Opini
No Result
View All Result
Fokus Borneo
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Advetorial
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • KPH Tarakan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olah Raga
  • Sosial Budaya
  • Travel
  • Energi
  • Hiburan
  • Opini
Home Nasional

Hasan Basri: Kasus Siswa Bunuh Diri di Ngada Adalah Tragedi Kemanusiaan yang Memilukan

by Redaksi
4 Februari 2026 21:15
in Nasional, Parlemen, Pendidikan, Politik
A A
Hasan Basri Meminta Pemerintah Optimalkan Mitigasi dan Tanggap Darurat Pasca Gempa M 4,8 Tarakan

Ketua PURT DPD RI, Hasan Basri. Foto: ist

​JAKARTA, Fokusborneo.com – Ketua Panitia Urusan Rumah Tangga (PURT) DPD RI, Hasan Basri, memberikan respons keras dan mendalam atas peristiwa tragis yang menimpa YBS (10), seorang siswa kelas IV SD di Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT), yang nekat mengakhiri hidupnya karena himpitan ekonomi.

​Hasan Basri menegaskan kasus ini tidak boleh dilihat sebagai peristiwa lokal semata, melainkan potret gunung es dari persoalan kemiskinan ekstrem yang terjadi di seluruh Indonesia.

Baca Juga

Kolaborasi Akademik, Pemkab Bulungan Terima Penghargaan dari FT UGM

HPN 2026, Herman Suarakan Pentingnya Keterbukaan Informasi dan Kebebasan Pers

Kunker ke Kaltara, Komisi XIII DPR RI Puji Kualitas Layanan Imigrasi Tarakan

Urusan Adminduk Jadi Prioritas, Ladullah Ajak Pemkot Tarakan Lebih Peka Soal Anggaran

​​Menurut Senator asal Kalimantan Utara (Kaltara), keputusan YBS untuk gantung diri di pohon cengkeh setelah permintaannya akan uang Rp10.000 untuk peralatan sekolah ditolak, bukanlah keputusan impulsif.

​”Uang sepuluh ribu itu hanya trigger atau pemicu. Akar masalahnya adalah tekanan mental dan depresi akibat beban hidup yang tidak menemukan jalan keluar. Bagi kita di kota, sepuluh ribu mungkin kecil, tapi bagi mereka yang hidup dalam kemiskinan ekstrem, itu adalah angka yang sangat besar dan menentukan,” ujar Hasan Basri, Rabu (4/2/26).

HB sapaan Hasan Basri menyoroti latar belakang keluarga YBS yang tinggal di tengah kemiskinan. Ibu korban adalah seorang janda yang harus menghidupi lima orang anak dengan penghasilan tidak menentu.

​​Hasan Basri juga menyampaikan kritik tajam terkait lambatnya respons pemerintah daerah dan masyarakat sekitar dalam mendeteksi keluarga yang butuh bantuan mendesak.

Ia menceritakan pengalamannya melihat kondisi warga jompo yang tinggal di hunian yang lebih mirip kandang hewan.

​”Saya pernah katakan secara spontan, jika ada orang mati dalam kondisi tragis seperti itu, maka tetangganya, Ketua RT, lurah, hingga kepala daerahnya bisa berdosa besar. Kesusahan mereka disaksikan setiap hari, tapi kenapa bantuan sering tidak sampai karena alasan kesalahan data,” tegasnya.

​Menyikapi fenomena ini, Hasan Basri mendesak pemerintah di seluruh tingkatan untuk segera melakukan langkah konkret dengan melakukan verifikasi faktual terhadap jumlah keluarga miskin ekstrem agar bantuan tepat sasaran.

Selain itu, memastikan hunian layak bagi masyarakat prasejahtera melalui alokasi APBD. Serta memberikan lapangan kerja sektor informal (petugas kebersihan, pekerja proyek) atau modal usaha bagi mereka yang masih produktif.

​”Sekarang bukan saatnya berteori. Menolong orang miskin jangan hanya menjadi jargon kampanye para calon pejabat. Mereka butuh uluran tangan nyata saat ini juga agar tidak ada lagi YBS-YBS lain yang kehilangan harapan untuk hidup,” tutup Hasan Basri.(**)

Tags: DPD RIHasan BasriHBHeadlineKabupaten NgadaKemiskinan EkstremNTTNusa Tenggara TimurPendidikanSDsekolahSenator Kaltara

Berita Lainnya

Daerah

Kolaborasi Akademik, Pemkab Bulungan Terima Penghargaan dari FT UGM

7 Februari 2026 19:01
HPN 2026, Herman Suarakan Pentingnya Keterbukaan Informasi dan Kebebasan Pers
Parlemen

HPN 2026, Herman Suarakan Pentingnya Keterbukaan Informasi dan Kebebasan Pers

7 Februari 2026 13:10
Kunker ke Kaltara, Komisi XIII DPR RI Puji Kualitas Layanan Imigrasi Tarakan
Nasional

Kunker ke Kaltara, Komisi XIII DPR RI Puji Kualitas Layanan Imigrasi Tarakan

7 Februari 2026 11:00
Urusan Adminduk Jadi Prioritas, Ladullah Ajak Pemkot Tarakan Lebih Peka Soal Anggaran
Parlemen

Urusan Adminduk Jadi Prioritas, Ladullah Ajak Pemkot Tarakan Lebih Peka Soal Anggaran

7 Februari 2026 08:30
Pansus I DPRD Kaltara Godok Dua Ranperda Strategis, Muddain: Fokus pada Penyamaan Persepsi
Parlemen

Pansus I DPRD Kaltara Godok Dua Ranperda Strategis, Muddain: Fokus pada Penyamaan Persepsi

7 Februari 2026 08:09
Peresmian Gedung BPKP, Achmad Djufrie: Momentum Perkuat Tata Kelola Pemerintahan yang Bersih
Parlemen

Peresmian Gedung BPKP, Achmad Djufrie: Momentum Perkuat Tata Kelola Pemerintahan yang Bersih

6 Februari 2026 17:34
Next Post

Pererat Persaudaraan, Satgas Mobile Yonif 613/Raja Alam dan Warga Kampung Kalome Gelar Ibadah Bersama

“Welcoming the Year of Fire Horse”, Perayaan Imlek Elegan di Swiss-Belhotel Balikpapan

Ketua DPRD Kaltara Dorong Implementasi Nyata MoU Perlindungan Hak Perempuan dan Anak

Ketua DPRD Kaltara Dorong Implementasi Nyata MoU Perlindungan Hak Perempuan dan Anak

Discussion about this post

Ikuti Kami

Ikuti Kami
  • Pernikahan di Tarakan Kembali Bersemi, Kemudahan Layanan Digital Jadi Magnet Utama

    Pernikahan di Tarakan Kembali Bersemi, Kemudahan Layanan Digital Jadi Magnet Utama

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perkuat Sinergi Pusat-Daerah, Bupati Tana Tidung Hadiri Rakornas 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Satlantas Polres Tarakan Gelar Ramp Check Kendaraan di Bandara dan Pelabuhan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Karantina Kaltim Gagalkan Penyelundupan 2.865 Burung Asal Sulawesi di Pelabuhan Semayang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 2026, BI Targetkan Beli Tiket Speedboat di Seluruh Pelabuhan Kaltara Bisa Pakai QRIS

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Fokus Borneo

Ikuti Kami

Rubrik

  • Advetorial
  • Daerah
  • Derap Nusantara
  • Ekonomi
  • Energi
  • Fokus
  • Hiburan
  • IKN
  • Kantah Kota Balikpapan
  • Kementrian ATR/BPN
  • KPH Tarakan
  • Kriminal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Olah Raga
  • Opini
  • Otomotif
  • Parlemen
  • Pemkab Bulungan
  • Pemkab Malinau
  • Pemkab Nunukan
  • Pemkab Tana Tidung
  • Pemkot Balikpapan
  • Pemkot Tarakan
  • Pemprov Kaltara
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial Budaya
  • TNI Polri
  • Travel
  • Video

Recent News

BPBD Tarakan Ungkap Indikasi Kesengajaan Karhutla, Terdata 15 Kejadian Sepanjang 2026

7 Februari 2026 20:41

Kolaborasi Akademik, Pemkab Bulungan Terima Penghargaan dari FT UGM

7 Februari 2026 19:01
  • About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 PT KITA MEDIA GROUP

error: Content is protected !!
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
    • Parlemen
  • KPH Tarakan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olah Raga
  • Sosial Budaya
  • Travel
    • Kuliner
  • Energi
  • Hiburan
  • Opini

© 2025 PT KITA MEDIA GROUP