• About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Fokus Borneo
Advertisement
  • Beranda
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • KPH Tarakan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • Rubrik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olah Raga
    • Sosial Budaya
    • Hiburan
    • Energi
  • Opini
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • KPH Tarakan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • Rubrik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olah Raga
    • Sosial Budaya
    • Hiburan
    • Energi
  • Opini
No Result
View All Result
Fokus Borneo
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Advetorial
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • KPH Tarakan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olah Raga
  • Sosial Budaya
  • Travel
  • Energi
  • Hiburan
  • Opini
Home Opini

dr Jusuf SK & Udin Hianggio (1)

by Redaksi
13/11/2021
in Opini
A A

dr Jusuf SK Walikota Tarakan Periode 1999 - 2009 (Kanan) H.Udin Hianggio Walikota Tarakan Periode 2009 - 2013 (Kiri)

Hubungan mereka pasang-surut seperti air laut. Bersahabat, berseberangan lalu berteman. Itulah gambaran dua tokoh besar Almarhum dr Jusuf SK dan H Udin Hianggio. Saya bersyukur menyaksikan dan mencatat pasang surut itu.

Tulisan ini tentu bukan bertujuan mengungkit luka lama. Pun mencari-cari kesalahan. Ini hanya sekadar menjadi pelajaran buat kita semua. Betapa kejamnya politik. Dan betapa indahnya sebuah persahabatan.

Baca Juga

Pengelolaan KKMB: Kuat Secara Legalitas, Terhambat Status Lahan?

QRIS di Kaltara : Dari Warung Kelontong hingga Pelosok Desa, Bayar apa Saja Tinggal “Ting!”

Suku Bunga Tinggi, Kredit Kaltara Tetap Tumbuh Paradoks Atau Bukti Ketahanan

Pasar Karbon: Jangan Hanya Menghargai Pohon yang Ditanam, tetapi Juga Hutan yang Diselamatkan

Sore itu, H Udin Hianggio tergopoh-gopoh masuk ke rumah dr Jusuf SK di Jalan Mulawarman. Jalanan macet. Di luar ramai pelayat. Ia baru saja tiba dari Tanjung Selor.

Di depan gerbang, Hj Elisabeth Venny menyambutnya. Keduanya perpegangan erat sekali. “Iklhaskan ya bu,” kata H Udin. Matanya berkaca-kaca. Ibu Veny pun tampak tegar. “Maaf kan bapak ya Pak Udin,” katanya terisak.

 

Semua mata pelayat tertuju pada momen mengharukan itu. Ya semua tau betapa heroiknya hubungan dr Jusuf SK dan H Udin Hianggio. Sore itu Ia datang seperti seorang adik yang ingin memeluk kakaknya untuk terakhir kali.

Masuk ke ruang tengah, H Udin disambut dr Ary Yusnita. Putri bungsu dr Jusuf SK yang sudah dianggap anaknya sendiri itu. Didepan terdapat keranda yang terbungkus kain hijau. Disitulah jasad dr Jusuf SK terbaring. Orang yang dulu begitu dihormatinya. Pemimpin yang sangat Ia kagumi. Tokoh yang dia idolakan.

Hari sudah diambang sore. H Udin hanya punya waktu sejenak duduk bersila menghadap keranda sebelum di sholatkan. Mungkin ada penyesalan tak sempat mencium kening dr Jusuf SK untuk terakhir kalinya sebagai tanda sayang dan hormat. Tapi persaudaraan tak selalu bersentuhan fisik. Saya yakin, hati mereka berbicara dan saling memaafkan.

Surah Al Fateha sebagai pengganti hadiah terakhir kalinya. Mereka berdua kini berada di dua alam berbeda.

Usia mereka terpaut dua tahun. Dr Jusuf SK lahir 2 Februari 1944. Sedangkan H Udin 26 Desember 1946. Uniknya, keduanya sama-sama memiliki tiga anak. Satu putra dan dua putri. Yang laki-laki nama depannya sama pula. Sofyan Kurniawan dan Sofyan Hianggio. Bahkan, kedua putri bungsu mereka, Ary Yusnita dan Rahmawati bersahabat sejak sekolah hingga saat ini.

Perjumpaan mereka di panggung politik tahun 1999. Dr Jusuf SK adalah Walikota Tarakan pertama. Sedangkan H Udin Hianggio juga Ketua DPRD pertama. Mereka kompak dan bahu-membahu membangun Tarakan. H Udin Hianggio mengakui dr Jusuf SK adalah guru politiknya.

Betapa tidak. Bagi H Udin Hianggio politik adalah dunia asing. Bertahun-tahun pria asal Gorontalo ini bergelut di dunia pelabuhan. Ia baru saja memutuskan pensiun dini dari PT Pelni tempatnya mencari nafkah.

Sedangkan dr Jusuf SK sudah dikenal malang-melintang di dunia organisasi dan politik. Sebut saja KNPI, IDI dan banyak lagi. Dia juga pengurus Partai Golkar. Nah yang tidak kalah pentingnya, Tarakan adalah tanah kelahirannya. Itu yang membuat H Udin Hianggio sadar diri. Dia benar-benar harus banyak belajar. Dan Ia menjatuhkan pilihan itu kepada dr Jusuf SK sebagai gurunya.

“Beliau itu guru saya. Guru politik. Management birokrasi. Saya belajar sama Pak Jusuf,” ujarnya kepada saya dalam perjalanan mengantarkan dr Jusuf SK ke Makam Pahlawan.

Mereka berdua digelar duet maut. Satu di eksekutif. Satunya lagi di legislatif. Hampir seluruh kebijakan Pemerintah Kota Tarakan berjalan mulus. Sebut saja pemindahan Pasar Simpang Tiga, Pembangunan Stadion Datu Adil dan Indoor Telaga Keramat serta proyek lainnya dengan mudah mendapat ketuk palu DPRD.

dr Jusuf SK punya mimpi besar membangun tanah kelahirannya. Dulu dia hanya bisa gelisah melihat pulau dimana tembuninya ditanam itu begitu terbelakang. Tertinggal jauh dari Samarinda apalagi Balikpapan. Tarakan bagaikan anak tiri yang tidak mendapat perhatian orang tuanya Kalimantan Timur. Kumuh, kotor dan sakit. Padahal kontribusi Tarakan sungguh besar terutama dari sektor migas.

Momentum otonomi daerah pasca reformasi menjadi berkah. Kota ini hanya punya satu orang pilihan sebagai pemimpin. Dia paling menonjol. Smart dan memiliki jaringan luas. Yakni putra asal Sebengkok Tiram dr Jusuf SK.

Beruntung diawal berdirinya Kota Tarakan, DPRD dipimpin H Udin Hianggio. Seorang tokoh yang berpendirian teguh, lurus, bersih dan tidak neko-neko.

Karakter mereka sesungguhnya bertolak belakang. Mungkin ini yang membuat keduanya saling melengkapi. Dr Jusuf SK lebih tenang, retorikanya matang kalau berbicara tersetruktur, faham management birokrasi. Sementara H Udin dikenal egaliter, keras dan meledak-ledak. Satu kesamaan mereka, disiplin dan tepat waktu.

Kalau ada siapa pun yang menyerang kebijakan dr Jusuf SK, H Udin adalah orang paling depan menghadapinya. Siapa saja dia tidak peduli. Kalau perlu rumahnya didatangi. Saya sempat merasakannya kala masih menjadi wartawan Radar Tarakan.

“Pai, jangan coba-coba kamu ganggu Pak Jusuf,” tegasnya disatu waktu kepada saya.

Bukan hanya saya saja yang pernah dapat “ancam” begitu. Ada politisi, aktivis bahkan preman. Semua pernah merasakannya. Rata-rata nyali mereka ciut. Dan dr Jusuf SK pun dapat bekerja dengan tenang. Ia terus menguber mimpinya menjadikan Tarakan sebagai Little Singapore.

Tapi politik memang kejam. Teman bisa jadi lawan disaat berbeda pandangan. Hubungan harmonis itu berangsur menjadi kaku. Bergeser berbeda jalan. Dan berujung berseberangan.

Kapan hubungan mereka mulai retak? Apa penyebabnya? Lantas apa yang menyatukan mereka kembali? (bersambung/pai/Nn)

Tags: borneoFbFokusborneoFokusH Udin HianggioIDIJusuf SKKaltaraKNPIOtonomi DaerahTarakanWalikota Tarakan

Berita Lainnya

Opini

Pengelolaan KKMB: Kuat Secara Legalitas, Terhambat Status Lahan?

5 Agustus 2026 11:09
QRIS di Kaltara : Dari Warung Kelontong hingga Pelosok Desa, Bayar apa Saja Tinggal “Ting!”
Ekonomi

QRIS di Kaltara : Dari Warung Kelontong hingga Pelosok Desa, Bayar apa Saja Tinggal “Ting!”

27 Juli 2026 12:03
Suku Bunga Tinggi, Kredit Kaltara Tetap Tumbuh Paradoks Atau Bukti Ketahanan
Ekonomi

Suku Bunga Tinggi, Kredit Kaltara Tetap Tumbuh Paradoks Atau Bukti Ketahanan

27 Juli 2026 10:51
Opini

Pasar Karbon: Jangan Hanya Menghargai Pohon yang Ditanam, tetapi Juga Hutan yang Diselamatkan

25 Juli 2026 09:33
Optimisme Manufaktur: Industri Pengolahan Terus Melaju Kencang
Opini

Optimisme Manufaktur: Industri Pengolahan Terus Melaju Kencang

18 Juli 2026 08:58
Ketika “Tiket Pesawat” Bikin Dompet Terengah-engah
Opini

Ketika “Tiket Pesawat” Bikin Dompet Terengah-engah

1 Juli 2026 12:26
Next Post

Buka Raker DPD PAN Malinau, Ibrahim Ali Ingatkan Kader Samakan Persepsi

Ditemukan Mayat Diduga Laka Speedboat, 2 Orang Masih Dicari

Tutup Peparnas XVI Papua, Presiden: Bukan Hanya Torang Bisa, tetapi Torang Hebat

Discussion about this post

Ikuti Kami

Ikuti Kami
  • Menteri ATR/Kepala BPN Tetapkan Standar Waktu Layanan untuk Pengukuran Tanah dan Peralihan Hak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Derry Pilih Damai, Perselisihan dengan Karyawan Bank Diselesaikan Secara Adat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sirkuit Balap Bertaraf Internasional Siap Dibangun Tahun Ini di Pantai Amal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tingkatkan Kualitas Pelayanan Publik, Wali Kota Tarakan Beri Arahan Tegas ke DPMPTSP dan Disdik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sekda Tarakan Abd. Azis Hasan Tekankan ASN Kerja Berbasis Target

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Fokus Borneo

Ikuti Kami

Rubrik

  • Advetorial
  • Daerah
  • Derap Nusantara
  • Ekonomi
  • Energi
  • Fokus
  • Hiburan
  • IKN
  • Kantah Kota Balikpapan
  • Kementrian ATR/BPN
  • KPH Tarakan
  • Kriminal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Olah Raga
  • Opini
  • Otomotif
  • Parlemen
  • Pemkab Bulungan
  • Pemkab Malinau
  • Pemkab Nunukan
  • Pemkab Tana Tidung
  • Pemkot Balikpapan
  • Pemkot Tarakan
  • Pemprov Kaltara
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial Budaya
  • TNI Polri
  • Travel
  • Video

Recent News

Resmi Dilantik, ISEI Tarakan Siap Jadi ‘Brain Trust’ Transformasi Ekonomi Daerah

Resmi Dilantik, ISEI Tarakan Siap Jadi ‘Brain Trust’ Transformasi Ekonomi Daerah

6 Agustus 2026 21:15

Masyarakat Dapat Jadwal Ukur Tanah yang Lebih Jelas Berkat Layanan Pengukuran Terjadwal

6 Agustus 2026 21:05
  • About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 PT KITA MEDIA GROUP

error: Content is protected !!
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • KPH Tarakan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olah Raga
  • Sosial Budaya
  • Travel
    • Kuliner
  • Energi
  • Hiburan
  • Opini

© 2025 PT KITA MEDIA GROUP