• About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Fokus Borneo
Advertisement
  • Beranda
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • KPH Tarakan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • Rubrik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olah Raga
    • Sosial Budaya
    • Hiburan
    • Energi
  • Opini
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • KPH Tarakan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • Rubrik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olah Raga
    • Sosial Budaya
    • Hiburan
    • Energi
  • Opini
No Result
View All Result
Fokus Borneo
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Advetorial
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • KPH Tarakan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olah Raga
  • Sosial Budaya
  • Travel
  • Energi
  • Hiburan
  • Opini
Home Opini

Air Mata Kilo 2

by Redaksi
02/07/2023
in Opini
A A

Deddy Sitorus Anggota DPR RI. Foto : Ist

Suaranya lantang kalau berdebat. Bahkan cendrung kasar. Menusuk ke jantung lawan debatnya. Tapi saat bicara masa depan anak-anak, Ia tanpa sadar meneteskan air mata. Itu yang terjadi pada Deddy Sitorus, Anggota DPR RI di Kilo 2, Jelarai Tanjung Selor Jumat (30/6) malam.

Hari itu politisi PDI Perjuangan ini diundang berdialog dengan warga Nusa Tenggara Timur (NTT) Kaltara. Puluhan orang berkumpul di halaman warga setempat. Acara ini sudah lama diagendakan. Namun karena kesibukan, Deddy Sitorus baru bisa menghadirinya. Itu pun disela-sela jadwal penyerahan sapi kurban.

Baca Juga

QRIS di Kaltara : Dari Warung Kelontong hingga Pelosok Desa, Bayar apa Saja Tinggal “Ting!”

Suku Bunga Tinggi, Kredit Kaltara Tetap Tumbuh Paradoks Atau Bukti Ketahanan

Pasar Karbon: Jangan Hanya Menghargai Pohon yang Ditanam, tetapi Juga Hutan yang Diselamatkan

Optimisme Manufaktur: Industri Pengolahan Terus Melaju Kencang

Satu persatu warga NTT berbicara. Ada yang mengeluh soal jalan lingkungan di Kilo 2. Ada juga yang menyampaikan pujian saat Deddy Sitorus berdebat di Indonesia Lawyer Club (ILC) TV One. Pernyataan demi pernyataan Ia simak baik-baik di kursi bagian depan.

Usai empat tokoh itu berbicara, giliran Deddy memegang mic. Penampilannya malam itu sangat sederhana. Ia mengenakan kaus polo warna hijau dan celana hijau tua. Tidak pakai sepatu. Tapi sandal. Membuat kader banteng ini begitu santai. Bersahaja dan tak berjarak.

Di kalimat pembukanya, Deddy balik bertanya. ‘’Siapa yang sudah bertemu saya? Angkat tangan?’’ Tanya Deddy.

Tidak banyak yang mengangkat tangan. Tandanya, hanya sedikit warga NTT yang hadir di acara itu pernah bertemu langsung dengan politisi Senayan ini. Namun, banyak yang mengaku selalu menonton perdebatan dirinya di televisi.

Lantas Deddy menjelaskan mengapa Ia tidak sering bertemu warga NTT di Tanjung Selor.

‘’Dulu waktu kampanye saya pernah kesini. Tapi setelah terpilih saya fokus membantu warga kita di pedalaman. Yang dikeluhkan bapak-bapak tadi belum seberapa dibandingkan apa yang dihadapi saudara-saudara kita di pedalaman,’’ ucapnya menjelaskan.

Suaranya semakin lantang. Padahal malam itu Ia mengaku kurang fit. Tapi ketika menjawab pernyataan yang disampaikan warga sebelumnya, jiwanya bergejolak. Jarang sekali ayah tiga anak itu tiba-tiba emosional ketika berpidato. Ia kembali bertanya.

‘’Berapa jumlah warga NTT di Kaltara?’’ Tanyanya. ‘’Banyak!” Jawab warga kompak. ‘’Tapi sampai hari ini, adakah warga NTT yang menjadi pejabat? Apakah ada yang menjadi anggota DPRD?’’ Tanya Deddy berapi-api.

Suasana tiba-tiba hening. Warga saling menatap. Dada mereka seperti dihujam benda keras. Beberapa tokoh di depan tertunduk. Tiba-tiba Deddy memecah keheningan. Ia memanggil seorang anak yang sedang duduk dipangkuan ibunya. Anak berusia sekitar 5 tahun itu berjalan mendekat. Deddy lantas menunduk dan menggendongnya.

‘’Kalau kalian tidak kompak, bagaimana masa depan anak ini,’’ ujarnya sambil mencium pipi balita itu.

Tangisan pria yang dikenal keras ini pun pecah. Ia seperti tidak bisa menahan gejolak emosinya. Semua melihat, Deddy menyeka air mata yang menetes dipipinya. Mengapa Ia begitu emosional?

Sebagai politisi, Deddy mengaku begitu mengenal karakter masyarakat NTT. Tanpa tedeng aling-aling Ia mengatakan, persoalan utama warga NTT itu adalah kekompakan.

‘’Politik itu matematika bukan asumsi. Jadi semua bisa dikalkulasi. Bicaralah seluruh tokoh-tokoh. Duduk kalian bersama. Satu kan suara. Tentukan siapa warga NTT yang didukung di pemilihan legislatif nanti. Jangan sampai hanya gara-gara uang 200 ribu, kalian pilih orang lain yang tidak punya ikatan emosional,’’ ujar Deddy diikuti seruan, ‘’Betul…’’ dari warga.

Deddy mewanti-wanti. Akibat tidak solid, soal jalan lingkungan seperti di Kilo 2 saja warga tidak bisa berbuat banyak. Mereka hanya bisa mengeluh. Tidak ada satu pun wakil rakyat yang bisa memperjuangkan jalan itu.

Itu baru soal jalan. Persoalan yang dihadapi warga NTT begitu kompleks. Terutama disektor perkebunan. Menurut Deddy, Ia mengetahui banyak warga NTT yang bekerja di kebun-kebun kelapa sawit mengalami perbudakan. Tinggal ditempat yang tidak layak. Para pekerja itu pasrah, yang penting mereka bisa bekerja dan makan.

‘’Itu karena apa? Karena suara kalian bisa dibeli 200 ribu saat pemilu. Yakinlah, mereka hanya datang saat kampanye. Setelah terpilih mereka tidak akan peduli. Baru sekarang kita mengeluh. Yah, nggak ada artinya,’’ papa Deddy.

Tidak terasa hampir 40 menit pria Batak ini berbicara. Diujung, Deddy kembali mengingatkan warga NTT kompak dan solid. Ia menggunakan filosofi lidi. ‘’Contoh lidi. Kalau hanya satu tidak akan ada manfaatnya. Tapi kalau banyak dan terikat kuat, lidi bisa menjadi sapu dan bermanfaat,’’ tutup Deddy. (Pai)

Penulis- Doddy Irvan

Tags: Air mata Kilo 2borneoDeddy SitoruFokusHeadline

Berita Lainnya

QRIS di Kaltara : Dari Warung Kelontong hingga Pelosok Desa, Bayar apa Saja Tinggal “Ting!”
Ekonomi

QRIS di Kaltara : Dari Warung Kelontong hingga Pelosok Desa, Bayar apa Saja Tinggal “Ting!”

27 Juli 2026 12:03
Suku Bunga Tinggi, Kredit Kaltara Tetap Tumbuh Paradoks Atau Bukti Ketahanan
Ekonomi

Suku Bunga Tinggi, Kredit Kaltara Tetap Tumbuh Paradoks Atau Bukti Ketahanan

27 Juli 2026 10:51
Opini

Pasar Karbon: Jangan Hanya Menghargai Pohon yang Ditanam, tetapi Juga Hutan yang Diselamatkan

25 Juli 2026 09:33
Optimisme Manufaktur: Industri Pengolahan Terus Melaju Kencang
Opini

Optimisme Manufaktur: Industri Pengolahan Terus Melaju Kencang

18 Juli 2026 08:58
Ketika “Tiket Pesawat” Bikin Dompet Terengah-engah
Opini

Ketika “Tiket Pesawat” Bikin Dompet Terengah-engah

1 Juli 2026 12:26
BI-Rate Meningkat, Momentum UMKM Kuliner Menata Ragam dan Jaring Digital  ​
Opini

BI-Rate Meningkat, Momentum UMKM Kuliner Menata Ragam dan Jaring Digital  ​

24 Juni 2026 22:37
Next Post

Bangun Kemitraan dengan SMX, Lapas Tarakan Bakal Gelar Pelatihan Tata Boga Bagi Narapidana

Telkom Resmi Integrasikan IndiHome ke Telkomsel Per 1 Juli 2023

Bawa Indosat Bertumbuh untuk Memberdayakan Indonesia, Vikram Sinha Meraih CEO of The Year 2023

Bawa Indosat Bertumbuh untuk Memberdayakan Indonesia, Vikram Sinha Meraih CEO of The Year 2023

Discussion about this post

Ikuti Kami

Ikuti Kami
  • Menteri ATR/Kepala BPN Tetapkan Standar Waktu Layanan untuk Pengukuran Tanah dan Peralihan Hak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Langsung Diserbu Pencaker, PT PRI Sediakan 13 Posisi Strategis di Job Fair Tarakan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bupati Ibrahim Ali Antar Kepala Desa Sambungan ke Peristirahatan Terakhir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sekda Tarakan Abd. Azis Hasan Tekankan ASN Kerja Berbasis Target

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pertamina Patra Niaga Kilang Balikpapan dan BAZMA Salurkan Bantuan Pendidikan untuk 300 Pelajar di Balikpapan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Fokus Borneo

Ikuti Kami

Rubrik

  • Advetorial
  • Daerah
  • Derap Nusantara
  • Ekonomi
  • Energi
  • Fokus
  • Hiburan
  • IKN
  • Kantah Kota Balikpapan
  • Kementrian ATR/BPN
  • KPH Tarakan
  • Kriminal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Olah Raga
  • Opini
  • Otomotif
  • Parlemen
  • Pemkab Bulungan
  • Pemkab Malinau
  • Pemkab Nunukan
  • Pemkab Tana Tidung
  • Pemkot Balikpapan
  • Pemkot Tarakan
  • Pemprov Kaltara
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial Budaya
  • TNI Polri
  • Travel
  • Video

Recent News

Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan Resmikan Bright Gas Drive Thru Pertama di Indonesia

3 Agustus 2026 22:02

Mulai 17 Agustus, Kementerian ATR/BPN Uji Coba Layanan Peralihan Hak 10 Hari di 15 Kantah

3 Agustus 2026 21:09
  • About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 PT KITA MEDIA GROUP

error: Content is protected !!
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • KPH Tarakan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olah Raga
  • Sosial Budaya
  • Travel
    • Kuliner
  • Energi
  • Hiburan
  • Opini

© 2025 PT KITA MEDIA GROUP