TARAKAN – Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Tarakan akan melaksanakan Konferensi PGRI Tahun 2020, masa bhakti 2020 – 2025, pada Minggu 16 Februari 2020,
Jelang Konferensi sejumlah nama mulai bermunculan yang digadang-gadang atau diinginkan menjadi ketua PGRI Kota Tarakan.
Nama Slamet Kurniawan salah satunya, dimana dukungan tersebut datang dari Forum Guru Muhammadiyah (FGM) dan Ikatan Guru Bustanul Atfhal, yang menginginkan sosok Slamet dapat menahkodai PGRI Kota Tarakan
Ketua FGM Tarakan Taqwim Almustaqim menilai, Slamet Kurniawan adalah orang yang tepat dan mampu untuk menjadi ketua PGRI, untuk itu FGM mendukung Slamet maju menjadi calon ketua.
“Beliau sudah berpengalaman dalam dunia pendidikan di Tarakan,†ujar Taqwin, Sabtu (15/2/2020).
Selama berkarir di dunia Pendidikan, Slamet banyak membantu menyelesaikan persoalan – persoalan Pendidikan yang ada di Tarakan, salah satunya yang berhubungan dengan kesejahteraan guru khususnya guru swasta.
Dukungan juga datang dari IGABA (Ikatan Guru Bustanul Atfhal). Yang menyatakan bahwa siap mendukung apabila Slamet mencalonkan diri.
“Kami siap mendukung Slamet jadi ketua, beliau saat ini juga menjabat sebagai ketua PGRI Kecamatan Tarakan tengah, Beliau adalah sosok yang ramah, dermawan, mudah akrab dan bergaul dengan siapa saja,†tegas Amelia Iskandar, Ketua IGABA.
Slamet Kurniawan saat ini juga menjabat sebagai kepala SMA Muhammadiyah Tarakan, peluang menjadi ketua PGRI cukup besar dilihat dari kiprahnya selama ini.
“Secara sosial, pak Slamet sangat peduli dengan pendidikan dilingkungan siswa dan guru – guru, seperti mengusahakan dana untuk pelatihan pendidikan guru, seminar, studi banding, serta tunjangan sosial dan finansial,†ungkapnya.
Harapan guru – guru, ketua PGRI harus mampu memberikan perhatian Pendidikan bagi siswa sekolah dan memperjuangan kesejahteraan bagi guru khususnya di Tarakan.
“Semoga ini bisa menjadi tolak ukur bagi kita, siapa yg berkompeten sebagai seorang pemerhati pendidikan sejati dan layak menjadi ketua PGRI Tarakan,†tutupnya. (*/wic/iik)














Discussion about this post