TARAKAN, Fokusborneo.com – Universitas Borneo Tarakan (UBT) terus memperkuat posisinya sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan di perbatasan utara Indonesia.
Salah satu akademisi senior dari Fakultas Teknik, Dr. Ismit Mado, S.T., M.T., menekankan pentingnya integrasi teknologi elektro dalam mengoptimalkan potensi daerah di Kaltara.
Dalam berbagai kesempatan akademis, Kepala laboratorium stabilitas sistem tenaga listrik Dr. Ismit Mado yang merupakan pakar di bidang Teknik Elektro, secara konsisten mendorong mahasiswa dan peneliti muda untuk menciptakan solusi teknologi yang aplikatif.
Menurutnya, tantangan geografis di wilayah Kaltara menuntut adanya inovasi di sektor energi terbarukan dan sistem kelistrikan yang mandiri.
Sebagai akademisi dengan latar belakang pendidikan magister dan doktor di bidang teknik, Dr. Ismit Mado dikenal aktif dalam melakukan riset terkait stabilitas sistem tenaga dan pemanfaatan energi.

“Pengembangan teknologi bukan hanya soal mengikuti tren global, tetapi bagaimana teknologi tersebut bisa menjawab kebutuhan spesifik masyarakat lokal, seperti akses energi di wilayah terpencil,” ujar Dr. Ismit, Kamis (7/5/26).
Kehadiran Dr. Ismit Mado di lingkungan Teknik Elektro UBT memberikan warna tersendiri bagi perkembangan kurikulum dan riset di fakultas tersebut.
Ia membimbing mahasiswa dalam penelitian tugas akhir yang berfokus pada efisiensi energi. Selain itu, juga implementasi teknologi tepat guna bagi masyarakat di pesisir dan pedalaman Kaltara.
Selain itu, membangun jejaring antar-akademisi teknik untuk membawa standar pendidikan terbaik ke Bumi Paguntaka.
Dengan dedikasi yang tinggi, Dr. Ismit Mado diharapkan terus membawa nama harum Universitas Borneo Tarakan di kancah nasional maupun internasional melalui karya-karya ilmiah dan pengabdiannya kepada masyarakat.(**)














Discussion about this post