• About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Fokus Borneo
Advertisement
  • Beranda
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • KPH Tarakan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • Rubrik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olah Raga
    • Sosial Budaya
    • Hiburan
    • Energi
  • Opini
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • KPH Tarakan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • Rubrik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olah Raga
    • Sosial Budaya
    • Hiburan
    • Energi
  • Opini
No Result
View All Result
Fokus Borneo
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Advetorial
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • KPH Tarakan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olah Raga
  • Sosial Budaya
  • Travel
  • Energi
  • Hiburan
  • Opini
Home Parlemen

Fakultas Kedokteran UBT Jadi Magnet Daerah, Komisi IV DPRD Kaltara Beri Dukungan Penuh

by Redaksi
16/07/2026
in Parlemen, Pendidikan, Politik
A A
Fakultas Kedokteran UBT Jadi Magnet Daerah, Komisi IV DPRD Kaltara Beri Dukungan Penuh

Komisi IV DPRD Provinsi Kaltara melakukan kunjungan kerja ke Kampus UBT. Foto: Fokusborneo.com

TARAKAN, Fokusborneo.com – Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Borneo Tarakan (UBT) kini menjadi salah satu ikon kebanggaan masyarakat Kalimantan Utara (Kaltara).

Di balik statusnya yang prestisius dan menjadi magnet bagi calon mahasiswa, FK UBT ternyata menyimpan cerita perjuangan yang luar biasa dalam pemenuhan sarana prasarana hingga keterbatasan Sumber Daya Manusia (SDM) pengajar.

Baca Juga

Kabut Asap Belum Stabil, Siswa PAUD hingga SMP di Bulungan Belajar dari Rumah

DPRD Kaltara Sebut Kain Lokal Punya Daya Saing Tinggi

Cegah Bantuan Tersendat, Disdikbud Tana Tidung Benahi Residu Data Pendidikan

Transaksi KKB Tembus Rp4,87 M, DPRD Kaltara Puji Ekosistem UMKM

​Hal ini terungkap dalam pertemuan penting antara Komisi IV DPRD Provinsi Kaltara dengan jajaran pimpinan UBT di Kampus UBT, Kota Tarakan, Kamis (16/7/26).

 

Kunjungan kerja yang dipimpin Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kaltara, Syamsuddin Arfah, awalnya berfokus pada koordinasi rencana strategis pembangunan Kampus UBT 2 di Tanjung Selor, Bulungan. Namun, pembahasan mengenai masa depan Fakultas Kedokteran justru menyita perhatian besar.

Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kaltara, Syamsuddin Arfah, mengungkapkan rasa bangganya terhadap UBT yang berhasil mengangkat marwah pendidikan di Kaltara.

Ia menyebut FK UBT saat ini menjadi program studi yang sangat diminati, bahkan oleh kalangan medis sendiri.

“Saya menjadi pembina di salah satu sekolah swasta, dan ada dokter spesialis yang cukup populer di Tarakan bercerita bahwa anaknya sangat berharap bisa masuk Kedokteran UBT. Mereka berharap tidak perlu kuliah jauh-jauh karena UBT sudah memiliki fasilitas yang sangat baik. Ini membuktikan FK UBT adalah kebanggaan kita,” ujar Syamsuddin.

​Namun, politisi dapil Tarakan ini juga menyoroti kuota penerimaan mahasiswa yang masih sangat terbatas dan selektif, mengingat FK UBT saat ini baru memasuki tahun angkatan kedua.

​Merespons hal tersebut, Wakil Rektor II UBT, Dr. Etty Wahyuni MS, S.Hut., M.P., membeberkan realitas unik di balik berdirinya FK UBT. Berbeda dengan kampus lain yang mengusulkan izin setelah siap, FK UBT berdiri karena penunjukan langsung dari Kementerian Keuangan dan Kemendikbudristek pada masa Rektor sebelumnya.

​Akibat penunjukan yang mendadak tersebut, UBT sempat terseok-seok karena belum memiliki gedung dan laboratorium yang memadai. Pada tahun 2024, UBT memang mendapatkan kucuran dana Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) untuk pembangunan fisik gedung.

​”Namun saat itu kami hanya dikasih gedung kosong, tidak ada isinya. Sementara alat laboratorium kedokteran itu sangat mahal,” ungkap Dr. Etty.

​Demi memfungsikan gedung tersebut, di bawah kepemimpinan Rektor UBT saat ini, Prof. Rektor Yahya, pihak universitas mengambil langkah berani dengan mengalihkan (men-drop) sebagian besar anggaran internal kampus sebesar Rp7 hingga Rp8 miliar pada tahun 2025 khusus untuk melengkapi fasilitas FK.

Dukungan juga mengalir dari Pemkab Bulungan melalui dana hibah sebesar Rp1 miliar. Berkat kerja keras tersebut, per awal tahun 2026, seluruh mahasiswa FK UBT dipastikan sudah bisa menikmati fasilitas perkuliahan di gedung baru mereka sendiri.

​Tantangan terbesar FK UBT saat ini bergeser ke sektor SDM pengajar. Dr. Etty mengungkapkan, UBT sempat didampingi Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta. Namun, karena status UGM sebagai PTNBH, biaya pendampingan mencapai Rp3 miliar per tahun—angka yang terlalu berat bagi satker UBT.

​”Sejak pertengahan 2025, kami beralih bermitra dengan Universitas Lambung Mangkurat (Unlam) Banjarmasin yang akreditasinya sudah internasional namun lebih ramah anggaran. Saat ini, perkuliahan ditopang oleh dosen Unlam dan dokter spesialis dari RSUD di Bulungan dan Tarakan yang diperbantukan melalui Surat Tugas Bupati,” jelasnya.

​Masalah kian pelik ketika proses rekrutmen CPNS dari kementerian tidak sinkron dengan kebutuhan riil kedokteran. Banyak dosen CPNS yang lolos memiliki latar belakang S2 Biomedik namun S1-nya bukan lulusan kedokteran (melainkan rumpun kesehatan lain), sehingga secara regulasi tidak bisa mengajar penuh di kedokteran.

Fenomena salah rekrut dari pusat ini ternyata juga dialami oleh universitas baru lainnya seperti Universitas Bangka Belitung (UBB).

​Sebagai solusi jangka panjang, UBT sebenarnya telah menyekolahkan 5 dokter dari Pemkot Tarakan dan 1 dokter dari Pemprov Kaltara ke jenjang S2.

Sayangnya, begitu mereka lulus, keran rekrutmen PPPK (P3K) justru ditutup, membuat status kelembagaan mengajar mereka sempat terkendala regulasi.

​Mendengar dinamika tersebut, Komisi IV DPRD Kaltara yang hadir lengkap mulai dari Supa’ad Hadianto, Ruman Tumbo, Dino Andrian, Listiani, hingga Siti Laela berkomitmen untuk mengawal sinergitas regulasi dan anggaran agar FK UBT semakin kuat, sekaligus memuluskan rencana perluasan Kampus UBT 2 di Tanjung Selor agar terhindar dari ego sektoral maupun dinamika politik.

​”Kami berharap proses hibah lahan di Bulungan untuk Kampus 2 bisa cepat terealisasi melalui koneksi yang baik. Jangan sampai urusan birokrasi dan politik menghambat kemajuan pendidikan kebanggaan Kaltara ini,” tegas Syamsuddin Arfah.(*/mt)

Tags: DPRDDprd provinsi kaltaraFakultas KedokteranHeadlineKomisi IVMahasiswaSyamsuddin Arfah

Berita Lainnya

Kabut Asap Belum Stabil, Siswa PAUD hingga SMP di Bulungan Belajar dari Rumah
Daerah

Kabut Asap Belum Stabil, Siswa PAUD hingga SMP di Bulungan Belajar dari Rumah

31 Agustus 2026 13:52
DPRD Kaltara Sebut Kain Lokal Punya Daya Saing Tinggi
Ekonomi

DPRD Kaltara Sebut Kain Lokal Punya Daya Saing Tinggi

31 Agustus 2026 10:17
Daerah

Cegah Bantuan Tersendat, Disdikbud Tana Tidung Benahi Residu Data Pendidikan

30 Agustus 2026 13:37
Transaksi KKB Tembus Rp4,87 M, DPRD Kaltara Puji Ekosistem UMKM
Ekonomi

Transaksi KKB Tembus Rp4,87 M, DPRD Kaltara Puji Ekosistem UMKM

30 Agustus 2026 12:28
Poltekba Bekali Siswa Melek Fintech
Daerah

Poltekba Bekali Siswa Melek Fintech

30 Agustus 2026 12:15
Daerah

Aisyiyah Tana Lia Luncurkan Sekolah Lansia, Dorong Lansia Tetap Sehat, Mandiri dan Produktif

29 Agustus 2026 19:57
Next Post

Penandatanganan PKB 2026–2028 PHI, Perkuat Hubungan Industrial Dukung Ketahanan Energi

Efisiensi Anggaran, Supa’ad Ungkap Perubahan Skema Penyaluran Beasiswa Kaltara Lewat Kampus

Efisiensi Anggaran, Supa’ad Ungkap Perubahan Skema Penyaluran Beasiswa Kaltara Lewat Kampus

UBT Dapat Kuota Beasiswa Kaltara 300 Mahasiswa, Penyaluran Tunggu Juknis Pemprov

UBT Dapat Kuota Beasiswa Kaltara 300 Mahasiswa, Penyaluran Tunggu Juknis Pemprov

Discussion about this post

Ikuti Kami

Ikuti Kami
  • Kematian Raja Ular Dari Kalimantan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • DPUPR Tarakan Siapkan Dua Jalur Alternatif Menuju Amal Lama, Ini Rutenya ​

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Petugas Gabungan Tertibkan Aktivitas Judi Sabung Ayam di Juata Laut

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PERSADAKU DPP Kaltara Gelar Aksi Damai di PT. KIPI, Soroti 21 Persoalan Masyarakat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabut Asap Tebal, Super Air Jet Batal Mendarat di Bandara Juwata Tarakan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Fokus Borneo

Ikuti Kami

Rubrik

  • Advetorial
  • Daerah
  • Derap Nusantara
  • Ekonomi
  • Energi
  • Fokus
  • Hiburan
  • IKN
  • Kantah Kota Balikpapan
  • Kementrian ATR/BPN
  • KPH Tarakan
  • Kriminal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Olah Raga
  • Opini
  • Otomotif
  • Parlemen
  • Pemkab Bulungan
  • Pemkab Malinau
  • Pemkab Nunukan
  • Pemkab Tana Tidung
  • Pemkot Balikpapan
  • Pemkot Tarakan
  • Pemprov Kaltara
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial Budaya
  • TNI Polri
  • Travel
  • Video

Recent News

BPBD Kaltara Ingatkan Warga Tak Bakar Lahan dan Sampah Sembarangan, Cegah Karhutla Meluas

31 Agustus 2026 21:45

Satgas PKH Tertibkan Kawasan Hutan di Samboja, Plang Dipasang di Sekitar Tahura

31 Agustus 2026 19:36
  • About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 PT KITA MEDIA GROUP

error: Content is protected !!
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • KPH Tarakan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olah Raga
  • Sosial Budaya
  • Travel
    • Kuliner
  • Energi
  • Hiburan
  • Opini

© 2025 PT KITA MEDIA GROUP