TARAKAN, Fokusborneo.com – Komite Sekolah Dasar Negeri (SDN) 020 Sebengkok menunjukkan kepedulian nyata terhadap dunia pendidikan di Kota Tarakan.
Pada Senin (20/7/26), pengurus Komite SDN 020 Sebengkok menyerahkan secara langsung bantuan perlengkapan sekolah kepada para siswa yang membutuhkan, khususnya anak-anak dari keluarga kurang mampu.
Penyerahan bantuan yang berlangsung di lingkungan SDN 020 Sebengkok ini, meliputi berbagai paket alat tulis seperti buku tulis, pensil, serta peralatan penunjang belajar lainnya.
Langkah tersebut diambil guna menyambut tahun ajaran baru sekaligus meringankan beban finansial orang tua murid.
Ketua Komite SDN 020 Sebengkok, Herman Hamid, menyampaikan aksi sosial ini didasari niat tulus dari pengurus komite untuk bersedekah dan berbagi kebaikan demi kelancaran proses belajar-mengajar anak-anak.
“Niat kami dari komite murni untuk bersedekah dan berbagi. Memang nilainya mungkin tidak seberapa, tetapi kami berharap paling tidak ini bisa sedikit mengurangi beban pengeluaran Ibu-Ibu dalam menyediakan kebutuhan perlengkapan sekolah anak-anak di tahun ajaran baru,” ujar Herman.
Herman yang juga merupakan Wakil Ketua DPRD Kota Tarakan menambahkan, agenda sosial ini lahir dari hasil diskusi internal komite yang ingin memberikan kontribusi konkret dan berdampak langsung bagi kebaikan warga sekolah.

Selain menyerahkan bantuan, Herman juga mengajak para orang tua murid untuk terus menjaga ruang komunikasi yang harmonis dengan pihak sekolah maupun komite.
Ia mengimbau agar setiap keluhan atau aspirasi diselesaikan melalui diskusi bersama komite ketimbang diunggah ke media sosial, demi menjaga nama baik almamater sekolah.
Sementara itu, Kepala SDN 020 Sebengkok, Sri Lestari, memberikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas kepedulian yang ditunjukkan oleh pengurus Komite Sekolah.
“Kami mengucapkan terima kasih banyak atas bantuan dari Pak Komite. Bantuan alat tulis ini tentu sangat bermanfaat untuk mengurangi beban orang tua, terutama bagi mereka yang memang sangat memerlukan. Sepanjang niatnya tulus untuk membantu anak-anak, kami sangat menyambut baik,” ungkap Sri Lestari.
Sri menambahkan, meskipun pemerintah daerah telah menyediakan skema dukungan bagi siswa kurang mampu melalui jalur afirmasi, kepedulian dan inisiatif gotong royong dari komite tetap menjadi bagian penting dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang saling mendukung.
Ia berharap sinergi yang baik antara sekolah, komite, dan orang tua dapat terus terjalin erat pada program-program mendatang.(*/mt)














Discussion about this post