TARAKAN, Fokusborneo.com – Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Borneo Tarakan (FT UBT) terus memperkuat kerja sama strategis dengan dunia industri.
Baru-baru ini, jajaran dosen Jurusan Teknik Elektro UBT melakukan kunjungan kerja langsung ke fasilitas operasional PT Kayan LNG Nusantara.
Ketua Jurusan Teknik Elektro FT UBT, Dr. Ir. Patria Julianto, mengungkapkan kunjungan ini bertujuan untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperluas kolaborasi yang selama ini telah berjalan baik antara pihak kampus dan industri.
Dr. Patria menjelaskan, kerja sama antara UBT dan PT Kayan LNG Nusantara telah melahirkan berbagai program nyata. Salah satunya adalah keterlibatan praktisi industri sebagai pengajar di kampus.
”Kerja sama yang sudah berjalan saat ini antara lain keterlibatan dari PT Kayan LNG Nusantara sebagai dosen tamu pada mata kuliah Topik Khusus. Materi yang dibawakan berfokus pada industri LNG khususnya yang berkaitan dengan teknik elektro, dengan narasumber langsung dari General Manager PT Kayan LNG Nusantara, Bapak Morip Mulyadi,” ujar Dr. Patria ditemui, Jumat (31/7/26).
Selain pengajaran, sinergi juga diwujudkan melalui program magang mahasiswa. Pada semester lalu, sebanyak tiga mahasiswa Teknik Elektro UBT telah menyelesaikan masa magang selama tiga bulan di PT Kayan LNG Nusantara. Tak berhenti di situ, pengalaman magang tersebut dilanjutkan dengan penyusunan tugas akhir (skripsi).
”Satu mahasiswa sudah berhasil lulus, sedangkan dua lainnya saat ini sedang menyelesaikan skripsinya,” tambahnya.
Kabar baik lahir dari kunjungan kali ini. PT Kayan LNG Nusantara memberikan kepercayaan lebih kepada Jurusan Teknik Elektro UBT dengan menambah kuota magang bagi mahasiswa untuk semester ini.
”Jika sebelumnya kuota magang ada tiga orang, untuk semester ini PT Kayan LNG Nusantara membuka kesempatan bagi empat orang mahasiswa khusus dari Teknik Elektro. Ini nambah satu orang, tentu menjadi kesempatan yang sangat bagus bagi mahasiswa untuk mengaplikasikan ilmu teknik elektro secara langsung di industri LNG,” ungkapnya.
Dalam kunjungan tersebut, Dr. Patria Julianto didampingi jajaran dosen Teknik Elektro, yaitu Dr. Ismit Mado, S.T., M.T, dan Fitriani, S.T, M.T, serta seorang mahasiswa Muhammad Fazri.
Selama di lokasi, rombongan melakukan peninjauan sekaligus diskusi mendalam terkait potensi permasalahan industri yang dapat diselesaikan bersama melalui riset akademis.
Menurut Dr. Patria, PT Kayan LNG Nusantara memiliki ekosistem keilmuan teknik elektro yang sangat lengkap, mulai dari hulu hingga hilir.
Pembangkit listrik mandiri, industri pemrosesan gas menjadi liquefied natural gas (LNG), hingga sistem instrumentasi seperti PLC (Programmable Logic Controller) dan DCS (Distributed Control System) tersedia di sana.
”Lengkap sekali, ilmu teknik elektro sangat banyak diterapkan di sana. Harapan kita, kerja sama ini saling menguntungkan (win-win solution). Kami dari akademisi dapat membantu memecahkan permasalahan teknis melalui riset, sementara pihak Kayan LNG memberi fasilitas bagi dosen dan mahasiswa untuk melakukan penelitian serta pengembangan ilmu,” pungkasnya.(*/mt)











Discussion about this post