TARAKAN – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) memberikan pembekalan kepada kader Kelurahan/Desa Peduli Pemilu dan Pemilihan (DP3) lokus Kelurahan Sebengkok, Sabtu (27/11/21).
Pembekalan yang dilaksanakan di Rumah Pintar Pemilu (RPP) Kantor KPU Kota Tarakan ini, diikuti 25 orang kader DP3 dari Kelurahan Sebengkok. Upaya ini, sebagai persiapan menghadapi Pemilu dan Pilkada serentak 2024 mendatang.
Anggota KPU Provinsi Kaltara Hariyadi Hamid menjelaskan, kader DP3 ini terdiri dari pemilih pemula, kelompok perempuan, pemuda dan perwakilan tokoh masyarakat. Sasaran utama membentuk kader DP3, sebagai perpanjangan tangan KPU untuk membantu mensosialisasikan tentang pemilu dan pemilihan.

“Kader DP3 yang akan membantu KPU kalau sesuai kontrak kerjanya dengan pemerintah sebenarnya hanya 3 tahun, cuma kami kepinginnya 5 tahun. Di dalam program kerja kami 5 tahun nanti kita akan perpanjang MoU nya setelah pergantian kepala daerah,” kata Hariyadi Hamid saat diwawancarai Fokusborneo.com.
Para kader DP3 ini, dijelaskan Hariyadi akan direkrut menjadi penyelenggaran Adhoc, relawan demokrasi, tenaga pencocokan dan penelitian data pemilih, dan lain sebagainya. Materi pembekalan yang diberikan, salah satunya pemahaman tentang pemilu dan pemilihan, kemudian teknik komunikasi publik dan berbagai materi lainnya.
“Tugas utama mereka mensosialisasikan warga disekitarnya khususnya di Kelurahan atau Desa. Mereka ini diharapkan bisa menanamkan nilai-nilai demokrasi kemudian mencegah terjadinya hoax, politisasi sara dan memberikan kesadaran tentang politik uang,” ujar Hariyadi.

Sementara itu, Ketua KPU Kota Tarakan Nasruddin menambahkan dari 20 Kelurahan yang ada di Kota Tarakan, Kelurahan Sebengkok diusulkan menjadi Kelurahan Peduli Pemilu dan Pemilihan. Kelurahan Sebengkok ini, nantinya akan menjadi barometer demokrasi di Kota Tarakan.
“Harapannya kedepan bagaimana masyarakat di Sebengkok bisa menangkal isu-isu hoax, bagaimana memfilter money politik. Dan tujuannya utamanya masyarakat Sebengkok bisa menanamkan nilai-nilai demokrasi,” tutup Nasruddin.(Mt)















Discussion about this post