NUNUKAN, Fokusborneo.com – Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) dari Fraksi PKS, Muhammad Nasir, S.Pi, M.M, kembali menunjukkan komitmen nyatanya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir.
Di awal Januari 2026 ini, Nasir secara resmi menyerahkan bantuan sarana dan prasarana budidaya rumput laut kepada kelompok pembudidaya di Tanjung Nunukan Barat.
Penyerahan bantuan yang berlokasi di Pokdakan Tanjung Pinggir tersebut, disaksikan langsung Penyuluh Perikanan Lapangan (PPL) Nunukan Barat, Muhammad Yacub, S.Pi.
Adapun bantuan yang dikawal Nasir meliputi 3 unit mesin gantung 15 PK merk Yamaha, tali bettang, tali pelampung, dan tali cincin, jaring serta terpal pendukung budidaya.
Muhammad Nasir menjelaskan bantuan ini bukanlah sekadar pemberian mendadak, melainkan buah dari perjuangan panjang mengawal aspirasi warga sejak reses Januari 2025 lalu.
“Alhamdulillah, aspirasi yang disampaikan masyarakat saat reses dapat kita perjuangkan bersama. Saya mengadvokasi usulan ini melalui Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Utara, hingga akhirnya bantuan ini bisa direalisasikan dan diserahkan langsung kepada kelompok penerima,” ujar Nasir, Sabtu (3/1/26).

Ketua Pokdakan Tanjung Pinggir, Mustakim, didampingi sekretaris kelompok, Mukmin, menyampaikan rasa haru dan terima kasihnya atas perhatian konsisten yang diberikan oleh politisi PKS tersebut.
“Atas nama kelompok, kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Muhammad Nasir selaku anggota DPRD Provinsi Kaltara, serta kepada Bapak Gubernur yang telah memfasilitasi bantuan ini. Bantuan ini sangat berarti bagi kami untuk menekan biaya operasional,” ungkap perwakilan kelompok tersebut.
Masyarakat berharap dengan adanya mesin dan peralatan baru ini, produktivitas rumput laut di Nunukan dapat meningkat pesat sehingga taraf hidup keluarga pembudidaya semakin sejahtera.
Sebagai legislator yang duduk di Komisi II, Muhammad Nasir menegaskan tidak akan berhenti sampai di sini. Ia berkomitmen untuk terus menjadi penyambung lidah masyarakat perbatasan dan pesisir, khususnya di Kabupaten Nunukan.
“Ini adalah bagian dari ikhtiar kita bersama agar pembangunan benar-benar dirasakan oleh masyarakat, terutama nelayan dan pembudidaya. InsyaAllah, ke depan saya akan terus memperjuangkan program-program yang berdampak langsung bagi kesejahteraan rakyat,” pungkas Nasir.(*/mt)














Discussion about this post